Agar Lolos Sesi Wawancara Saat Pertama Kali Melamar Kerja
Arina Yulistara - wolipop
Kamis, 11 Okt 2012 18:47 WIB
Jakarta
-
Setelah menyelesaikan pendidikan, Anda pasti ingin segera bekerja dengan mengirimkan aplikasi diri ke berbagai perusahaan. Ketika disuruh datang untuk tes kerja, Anda akan melalui beberapa prosedur, salah satunya sesi wawancara.
Apakah Anda menjadi tidak percaya diri karena minim pengalaman wawancara dibandingkan ratusan pelamar lainnya? Jangan khawatir, ada lima tips yang perlu diperhatikan agar bisa melewati tahap interview.
1. Berpakaian dengan Baik
Tidak perlu menghabiskan banyak biaya untuk membeli pakaian baru setelah lulus kuliah. Cukup membeli satu hingga dua setelan resmi yang bisa dipakai saat wawancara kerja. Namun, pakaian tersebut harus bisa membuat Anda nyaman dan tampak profesional, sebab ini akan dapat meningkatkan kepercayaan diri Anda.
2. Perhatikan Cara Anda Bersikap
Saat baru pertama kali melamar kerja, perhatikan sikap Anda di hadapan pewawancara. Jaga kontak mata, perkenalkan diri dengan jelas, dan menjabat tangan pewawancara dengan penuh keyakinan. Jangan ragu ketika berjabat tangan atau malah mengguncangkan lengan tangan mereka. Coba jabat tangan mereka secara perlahan dan buat kontak mata dengannya sambil tersenyum.
3. Jangan Gugup
Anda perlu rileks saat wawancara kerja. Jangan duduk dengan tatapan mata yang kaku karena terlalu gugup. Duduk dengan posisi tubuh yang baik sambil membuat kontak mata dengan pewawancara. Pastikan Anda tidak gemetaran ketika memegang pulpen atau menggoyangkan kaki yang bisa mengganggu pelamar lainnya. Hal itu dapat membuat Anda gagal melalui tahap wawancara.
4. Praktik Dahulu Sebelum Wawancara
Sebelum interview, latihan berbicara dulu di rumah. Hindari kata 'umm' atau 'hah' yang biasa dipakai dalam komunikasi sehari-hari. Anda harus menjaga citra diri sendiri dan tunjukkan kalau Anda memiliki kepribadian yang serius dalam bekerja. Anda pun perlu mempelajari perusahaan. "Mempelajari misi perusahaan merupakan kuncinya," ujar Bob Riney, selaku presiden dan kepala operasional di Henry Ford Health System, seperti dirangkum dari She Knows.
5. Bawa Semua Portofolio
Siapkan semua portofolio dalam notebook walaupun Anda sudah melampirkan resume, surat lamaran, hingga contoh portofolio. Tidak menutup kemungkinan pewawancara akan meminta portofolio lainnya untuk meyakinkan. "Tunjukkan ketangkasan serta niat Anda untuk bergabung dalam perusahaan," tambah Riney.
(rma/eny)
Apakah Anda menjadi tidak percaya diri karena minim pengalaman wawancara dibandingkan ratusan pelamar lainnya? Jangan khawatir, ada lima tips yang perlu diperhatikan agar bisa melewati tahap interview.
1. Berpakaian dengan Baik
Tidak perlu menghabiskan banyak biaya untuk membeli pakaian baru setelah lulus kuliah. Cukup membeli satu hingga dua setelan resmi yang bisa dipakai saat wawancara kerja. Namun, pakaian tersebut harus bisa membuat Anda nyaman dan tampak profesional, sebab ini akan dapat meningkatkan kepercayaan diri Anda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat baru pertama kali melamar kerja, perhatikan sikap Anda di hadapan pewawancara. Jaga kontak mata, perkenalkan diri dengan jelas, dan menjabat tangan pewawancara dengan penuh keyakinan. Jangan ragu ketika berjabat tangan atau malah mengguncangkan lengan tangan mereka. Coba jabat tangan mereka secara perlahan dan buat kontak mata dengannya sambil tersenyum.
3. Jangan Gugup
Anda perlu rileks saat wawancara kerja. Jangan duduk dengan tatapan mata yang kaku karena terlalu gugup. Duduk dengan posisi tubuh yang baik sambil membuat kontak mata dengan pewawancara. Pastikan Anda tidak gemetaran ketika memegang pulpen atau menggoyangkan kaki yang bisa mengganggu pelamar lainnya. Hal itu dapat membuat Anda gagal melalui tahap wawancara.
4. Praktik Dahulu Sebelum Wawancara
Sebelum interview, latihan berbicara dulu di rumah. Hindari kata 'umm' atau 'hah' yang biasa dipakai dalam komunikasi sehari-hari. Anda harus menjaga citra diri sendiri dan tunjukkan kalau Anda memiliki kepribadian yang serius dalam bekerja. Anda pun perlu mempelajari perusahaan. "Mempelajari misi perusahaan merupakan kuncinya," ujar Bob Riney, selaku presiden dan kepala operasional di Henry Ford Health System, seperti dirangkum dari She Knows.
5. Bawa Semua Portofolio
Siapkan semua portofolio dalam notebook walaupun Anda sudah melampirkan resume, surat lamaran, hingga contoh portofolio. Tidak menutup kemungkinan pewawancara akan meminta portofolio lainnya untuk meyakinkan. "Tunjukkan ketangkasan serta niat Anda untuk bergabung dalam perusahaan," tambah Riney.
(rma/eny)
Elektronik & Gadget
Charger Ngebut dan Praktis, Ini Pilihan Adapter yang Bikin Pengisian Daya Lebih Efisien!
Elektronik & Gadget
Headphone Wireless Terbaik untuk Musik, Gaming, dan Daily Use, Pilihan Nyaman dengan Suara Maksimal!
Olahraga
Dunlop ATP Viper Dry Overgrip, Solusi Genggaman Raket Stabil & Anti Slip
Home & Living
LG NanoCell 43 Inch, Smart TV 4K dengan AI untuk Semua Kebutuhan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Potret Olla Ramlan Olahraga Aerial Hoop, Pakai Busana Backless Serba Hitam
2
Pesona Tian Xiwei di Drama China Where the Mask Ends, Visualnya Memukau
3
Potret Pernikahan Keturunan Konfusius ke-46 dengan Sosialita yang Jadi Sorotan
4
Viral Cucu Eks Presiden Korsel Bongkar Skandal Keluarga Lewat Webtoon Domba
5
Viral Aktris Thailand Ngaku Dilecehkan Petugas Medis Saat Sesak Napas
MOST COMMENTED











































