Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Agar Menabung Tidak Menjadi Beban Setelah Liburan

Dona Rema - wolipop
Jumat, 24 Agu 2012 13:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Setiap pekerja tentunya memiliki penghasilan tersendiri setiap bulannya. Mereka juga memiliki kewajiban keuangan yang berbeda-beda. Bahkan terkadang, uang yang dihasilkan tidak mencukupi segala kebutuhan yang diperlukan selama satu bulan.

Terlebih lagi setelah liburan Hari Raya Idul Fitri kemarin yang membuat keuangan mereka menjadi tidak stabil karena membeli segala keperluan Lebaran, maupun untuk mudik. Penghasilan yang didapatkan pun menjadi tak bersisa dan membuat mereka sulit untuk menyisihkan uangnya kembali untuk ditabung.

Menabung memang menjadi sesuatu yang berat bagi beberapa diantara mereka. Untuk Anda yang merasakannya, berikut ini ada beberapa tips yang bisa membantu Anda menyisihkan uang setelah liburan Lebaran tanpa merasa terbebani untuk ditabung, seperti dikutip dari situs About.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut beberapa ahli, sekurang-kurangnya Anda perlu menyisihkan sepuluh persen dari penghasilan yang Anda dapatkan untuk ditabung. Jadi, ketika Anda sudahmendapatkan gaji di bulan depannya, Anda perlu berusaha untuk menabung dari nol lagi. Akan jadi tahap awal yang baik jika Anda dapat menyisihkan uang dengan jumlah yang disarankan itu di setiap bulannya. Dengan seiring berjalannya waktu, Anda bisa meningkatkan kembali jumlah uang yang akan Anda tabung kedepannya.

Lalu ada juga cara lain yang dapat Anda ukur untuk mengetahui apakah Anda sudah menabung dengan benar atau belum. Lantas apakah itu? Jika Anda merasa sedikit ketat dalam menabung, itu menandakan bahwa Anda melakukannya dengan cukup baik. Yang dimaksud dengan ketat yaitu, Anda masih bisa menyisihkan uang untuk keperluan selama satu bulan, tapi juga cukup untuk ditabung.

Sebaiknya dalam mulai menabung ini jangan terburu-buru mengubah target, misalnya dari 10% menjadi 20% setiap bulannya. Tentu akan sangat sulit jika mulai menabung langsung 20% sekaligus dari penghasilan yang didapat. Akan tetapi, jumlah tersebut bisa berubah seiring dengan usaha Anda untuk meningkatkannya. Ketika mulai bisa mendisiplinkan diri, menyisihkan 20% dari penghasilan untuk ditabung sudah tidak lagi menjadi beban untuk Anda.

Setelah mulai menyimpan uang, Anda juga harus memiliki tujuan untuk apa Anda menabung. Misalnya, selama tiga sampai enam bulan ke depan, uang dari penghasilan yang disisihkan tersebut untuk dana darurat. Kemudian Anda bisa menyisihkan sebagian lagi untuk sebagai biaya hidup di saat nantinya Anda sudah tidak lagi bekerja atau pensiun.

Beberapa ahli mengatakan bahwa Anda harus berusaha menabung sebanyak lima belas persen saja untuk biaya hidup di kala sudah pensiun nanti. Selebihnya lagi, Anda bisa menyisihkan uang untuk liburan atau membeli rumah baru. Mungkin sebagiannya lagi dapat Anda simpan untuk membangun kekayaan.

Ketika sudah tahu bagaimana caranya bisa menyisihkan uang untuk menabung dan akhirnya lepas dari utang, Anda akan terkejut dengan hasilnya. Hasil yang Anda dapat juga bisa bertambah dengan cepat jika rajin menabung setiap bulannya.

(rma/rma)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads