Benarkah Bos Wanita Cenderung Mem-Bully Bawahannya?
wolipop
Selasa, 06 Des 2011 08:33 WIB
Jakarta
-
Di era modern seperti sekarang ini, semakin banyak wanita yang mampu menunjukkan kemampuannya menjadi seorang pemimpin. Namun hal tersebut juga menimbulkan fenomena baru, yaitu 'mimpi buruk bos wanita'.
Dilansir Daily Mail, para ahli menyatakan adanya peningkatan wanita yang menduduki jabatan tinggi, namun diiringi juga dengan meningkatnya bullying di antara para pekerja dan karyawan. Berdasarkan survei yang dilakukan British Association of Anger Management, satu dari lima bos wanita mengaku pernah membentak atau berkata-kata kasar di tempat kerja.
Sementara itu, sebanyak 10% wanita yang menempati jabatan eksekutif mengaku kerap menyalahkan dan membuat rekan kerjanya malu saat ada kesalahan dalam kerja. Perilaku kasar dan bullying itu, kemungkinan disebabkan tingkat stres yang tinggi dalam pekerjaan.
Hampir 90% responden mengatakan bahwa mereka mengalami peningkatan stres. Lebih dari 60% nya memiliki kemampuan manajemen yang rendah karena kecemasan mereka yang tinggi pula.
Mike Fisher, direktur dari asosiasi tersebut mengatakan bahwa banyak wanita yang menduduki jabatan tinggi di kantornya kini mengalami masalah psikologis.
"Alasan utama meningkatnya kemarahan karena ketidakmampuan mereka untuk mengatasi stres. Wanita cenderung memerhatikan hal-hal detail dibandingkan pria. Jadi mereka mudah kesal dan khawatir terhadap perkara-perkara kecil," jelas Mike.
Mike menambahkan, "Mereka mudah marah dan kesal tiba-tiba, bahkan melontarkan kritikan pedas dan berbuat curang. Tindakan itu bisa diinterpretasikan rekan kerja lainnya sebagai bullying."
(hst/hst)
Dilansir Daily Mail, para ahli menyatakan adanya peningkatan wanita yang menduduki jabatan tinggi, namun diiringi juga dengan meningkatnya bullying di antara para pekerja dan karyawan. Berdasarkan survei yang dilakukan British Association of Anger Management, satu dari lima bos wanita mengaku pernah membentak atau berkata-kata kasar di tempat kerja.
Sementara itu, sebanyak 10% wanita yang menempati jabatan eksekutif mengaku kerap menyalahkan dan membuat rekan kerjanya malu saat ada kesalahan dalam kerja. Perilaku kasar dan bullying itu, kemungkinan disebabkan tingkat stres yang tinggi dalam pekerjaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mike Fisher, direktur dari asosiasi tersebut mengatakan bahwa banyak wanita yang menduduki jabatan tinggi di kantornya kini mengalami masalah psikologis.
"Alasan utama meningkatnya kemarahan karena ketidakmampuan mereka untuk mengatasi stres. Wanita cenderung memerhatikan hal-hal detail dibandingkan pria. Jadi mereka mudah kesal dan khawatir terhadap perkara-perkara kecil," jelas Mike.
Mike menambahkan, "Mereka mudah marah dan kesal tiba-tiba, bahkan melontarkan kritikan pedas dan berbuat curang. Tindakan itu bisa diinterpretasikan rekan kerja lainnya sebagai bullying."
(hst/hst)
Olahraga
Sering Repot Bawa HP Saat Lari? Tas Pinggang Running Belt Ini Bikin Jogging Lebih Praktis!
Olahraga
2 Alat Gym dan Yoga Murah Bikin Latihan di Rumah Lebih Efektif, Ada Favorit Ibu Hamil!
Olahraga
3 Alat Yoga Simpel Ini Bisa Bikin Latihan di Rumah Lebih Maksimal!
Olahraga
Olahraga Tanpa Gerah! 2 Atasan Wanita Ini Nyaman untuk Gym, Yoga, dan Jogging
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
7 Tips Skincare Saat Mudik Naik Motor, Glowing Meski Kena Debu dan Matahari
2
Demi Moore Tampil Super Ramping di Red Carpet, Netizen Ramai Bahas Ozempic
3
Most Pop: Istri Walkot New York Rama Duwaji Disindir Pakai Crop Top Saat Bukber
4
Tren 'Cute Female Lead' di Drachin, Zhao Lusi Jadi Ikonnya
5
Sinopsis Phantom Lawyer, Drakor Yoo Yeon Seok Jadi Pengacara Spesialis Hantu
MOST COMMENTED











































