Electronic Insomnia: Penyakit Baru Pekerja Kantoran
wolipop
Rabu, 09 Nov 2011 13:10 WIB
Jakarta
-
Pekerjaan yang menumpuk atau stres di tempat kerja bisa saja menjadi penyebab rasa lelah yang berkepanjangan. Para dokter melaporkan keluhan seperti ini semakin banyak dialami pasien. Mereka menyebutnya sebagai gejala kelelahan konstan.
Seperti dikutip dari Daily Mail, pasien-pasien ini menyebut dirinya terkena sindrom 'TATT' (Tired All The Time) atau kelelahan sepanjang waktu. Namun fakta yang ditemukan pada pasien-pasien ini cukup unik. Hanya 1 dari 5 pasien yang mengeluhkan TATT, benar-benar menderita sebuah penyakit fisik, sisanya dinyatakan sehat dan tidak menderita penyakit apapun.
Beberapa pasien kecewa mendengar penjelasan dokter bahwa mereka tidak menderita penyakit apapun. Mereka pun mencoba mencari jawaban melalui internet maupun membaca referensi dari artis yang mengalami keluhan yang sama. Beberapa di antara mereka juga mencoba beralih ke pengobatan alternatif untuk menyembuhkan rasa lelah mereka.
Seorang pakar kesehatan mempunyai penjelasan sederhana tentang keluhan-keluhan ini. Para pekerja modern tersebut hanya mengalami 'electronic insomnia' atau susah tidur karena terlalu banyak terekspos dengan gadget (perangkat elektronik). Electronic Insomnia menyebabkan para pekerja ini kurang tidur, sehingga efek yang dirasakan adalah kelelahan sepanjang waktu.
Untuk mengobati keluhan ini cukup mudah, yaitu dengan mematikan gadget Anda menjelang waktu tidur, baik smartphone, laptop, maupun TV. Dengan begitu, kuantitas tidur Anda akan meningkat dan tidur Anda pun lebih berkualitas.
Profesor Adrian William dari London Sleep Center berkata: "gaya hidup orang-orang modern menyebabkan kelelahan konstan, ini bukan penyakit baru yang aneh. Menggunakan telepon dan komputer di kamar tidur merupakan penyebab umum dari masalah tidur. Aturan standarnya, kamar tidur hanya untuk tidur dan seks." Ia juga menyarankan untuk menyingkirkan TV dan komputer dari kamar tidur agar terhindar dari gangguan tidur.
Keluhan kelelahan konstan ini nampaknya menjadi sebuah keluhan global. Jadi, jika mengalami gejala seperti tersebut di atas, jangan langsung meminum obat. Cobalah untuk mengamati diri anda sendiri; apakah sering kerja lembur? menghabiskan akhir pekan untuk tidur sepanjang hari?
Jika memang demikian, ada baiknya Anda tidur secukupnya selama 8 jam setiap hari. Untuk tidur yang lebih berkualitas, jangan lupa matikan semua alat elektronik Anda dan gantilah kegiatan browsing sebelum tidur dengan membaca buku. Maka Anda akan merasa segar sepanjang hari dan terhindar dari penyakit diabetes tipe 2, hepatitis maupun penyakit jantung.
(fer/eny)
Seperti dikutip dari Daily Mail, pasien-pasien ini menyebut dirinya terkena sindrom 'TATT' (Tired All The Time) atau kelelahan sepanjang waktu. Namun fakta yang ditemukan pada pasien-pasien ini cukup unik. Hanya 1 dari 5 pasien yang mengeluhkan TATT, benar-benar menderita sebuah penyakit fisik, sisanya dinyatakan sehat dan tidak menderita penyakit apapun.
Beberapa pasien kecewa mendengar penjelasan dokter bahwa mereka tidak menderita penyakit apapun. Mereka pun mencoba mencari jawaban melalui internet maupun membaca referensi dari artis yang mengalami keluhan yang sama. Beberapa di antara mereka juga mencoba beralih ke pengobatan alternatif untuk menyembuhkan rasa lelah mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengobati keluhan ini cukup mudah, yaitu dengan mematikan gadget Anda menjelang waktu tidur, baik smartphone, laptop, maupun TV. Dengan begitu, kuantitas tidur Anda akan meningkat dan tidur Anda pun lebih berkualitas.
Profesor Adrian William dari London Sleep Center berkata: "gaya hidup orang-orang modern menyebabkan kelelahan konstan, ini bukan penyakit baru yang aneh. Menggunakan telepon dan komputer di kamar tidur merupakan penyebab umum dari masalah tidur. Aturan standarnya, kamar tidur hanya untuk tidur dan seks." Ia juga menyarankan untuk menyingkirkan TV dan komputer dari kamar tidur agar terhindar dari gangguan tidur.
Keluhan kelelahan konstan ini nampaknya menjadi sebuah keluhan global. Jadi, jika mengalami gejala seperti tersebut di atas, jangan langsung meminum obat. Cobalah untuk mengamati diri anda sendiri; apakah sering kerja lembur? menghabiskan akhir pekan untuk tidur sepanjang hari?
Jika memang demikian, ada baiknya Anda tidur secukupnya selama 8 jam setiap hari. Untuk tidur yang lebih berkualitas, jangan lupa matikan semua alat elektronik Anda dan gantilah kegiatan browsing sebelum tidur dengan membaca buku. Maka Anda akan merasa segar sepanjang hari dan terhindar dari penyakit diabetes tipe 2, hepatitis maupun penyakit jantung.
(fer/eny)
Kesehatan
Pantau Suhu Tubuh Saat Campak Merebak! 2 Termometer Ini Bikin Cek Demam Lebih Praktis di Rumah
Olahraga
Jangan Ngaku Runner Kalau Belum Punya 3 Perlengkapan Ini
Kesehatan
Kolesterol Tinggi Diam-Diam Mengancam? Ini 2 Suplemen Andalan untuk Jantung Lebih Aman
Elektronik & Gadget
Jangan Sampai Momen Saat Mudik Terlewat, Tripod Ini Jadi Peralatan Wajib untuk Mengabadikan Kebersamaan Keluarga!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Potret Aaliyah Massaid-Kesya Levronka di Ultah Mahalini, Kompak Pakai Daster
2
Potret Kemesraan Vidi Aldiano dan Sheila Dara yang Kini Tinggal Kenangan
3
Sleep Anxiety Bikin Susah Tidur? Ini 9 Cara Mengatasinya Agar Tidur Nyenyak
4
Pacar Baru Emma Watson Berstatus Miliarder, Dapat dari Mana Kekayaannya?
5
Potret Kemesraan dr Richard Lee Bareng Istri Sebelum Ditangkap Polisi
MOST COMMENTED











































