Riset: Wanita Bekerja Pakai Rok Lebih Sukses
wolipop
Senin, 19 Sep 2011 13:14 WIB
Jakarta
-
Apa baju favorit Anda untuk bekerja? Menurut riset terbaru, ketimbang pakai celana panjang, wanita yang bekerja memakai rok lebih sukses dan mendapatkan gaji tinggi.
Seperti dikutip dari Daily Mail, penelitian itu dilakukan oleh para peneliti di University of Hertfordshire, Inggris. Dalam penelitian tersebut, ada 300 orang yang ditanya tentang bagaimana penilaian pertama mereka saat melihat wanita yang memakai busana kerja dengan rok atau celana.
Dari hasil wawancara, ratusan responden itu banyak yang lebih menyukai wanita bekerja dengan rok. Para responden itu kemudian juga diminta memberikan nilai pada delapan penampilan wanita dalam lima kriteria. Kriteria tersebut adalah: percaya diri, sukses, dapat dipercaya, gaji dan fleksibilitas.
Setelah diteliti, peneliti menemukan hanya dalam waktu tiga detik, responden bisa memberikan hasil penilaian mereka. Hasilnya, wanita bekerja yang memakai rok mendapat penilaian positif ketimbang yang bercelana panjang.
"Setelah melihat wajah hanya dalam satu detik, orang bisa membuat penilaian tentang orang lain dan busana kerja. Wanita memang pada umumnya lebih memiliki banyak pilihan gaya untuk bekerja ketimbang pria. Namun mereka harus tetap menjaga identitas, menyeimbangkan profesionalitas dan tetap berpenampilan menarik," urai pimpinan penelitian tersebut Professor Karen Pine.
Soal hasil penelitian timnya, menurut Pine berbeda dengan hasil penelitian sebelumnya yang menyebutkan wanita harus tampil maskulin jika ingin sukses. Lantas kenapa rok lebih mendapatkan imej positif ketimbang celana?
"Rok dianggap bisa menyeimbangkan profesionalitas itu tanpa harus tampil provokatif," jelasnya.
Pine meyakinkan, wanita bisa tampak terlihat profesional dan dianggap serius dengan penampilan yang feminin. "Orang menilai penampilan secara keseluruhan, dari kepala sampai kaki. Dan fakta bahwa busana memegang peranan penting dalam pembentukan kesan pertama tidak bisa diremehkan," katanya lagi.
Hanya saja, Pine memperingatkan, jangan sampai wanita tampil terlalu provokatif, seperti memakai rok mini atau menampilkan belahan dada. Penelitian lainnya pernah menunjukkan busana yang provokatif justru bisa membuat seseorang tidak dianggap profesional.
(eny/eny)
Seperti dikutip dari Daily Mail, penelitian itu dilakukan oleh para peneliti di University of Hertfordshire, Inggris. Dalam penelitian tersebut, ada 300 orang yang ditanya tentang bagaimana penilaian pertama mereka saat melihat wanita yang memakai busana kerja dengan rok atau celana.
Dari hasil wawancara, ratusan responden itu banyak yang lebih menyukai wanita bekerja dengan rok. Para responden itu kemudian juga diminta memberikan nilai pada delapan penampilan wanita dalam lima kriteria. Kriteria tersebut adalah: percaya diri, sukses, dapat dipercaya, gaji dan fleksibilitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah melihat wajah hanya dalam satu detik, orang bisa membuat penilaian tentang orang lain dan busana kerja. Wanita memang pada umumnya lebih memiliki banyak pilihan gaya untuk bekerja ketimbang pria. Namun mereka harus tetap menjaga identitas, menyeimbangkan profesionalitas dan tetap berpenampilan menarik," urai pimpinan penelitian tersebut Professor Karen Pine.
Soal hasil penelitian timnya, menurut Pine berbeda dengan hasil penelitian sebelumnya yang menyebutkan wanita harus tampil maskulin jika ingin sukses. Lantas kenapa rok lebih mendapatkan imej positif ketimbang celana?
"Rok dianggap bisa menyeimbangkan profesionalitas itu tanpa harus tampil provokatif," jelasnya.
Pine meyakinkan, wanita bisa tampak terlihat profesional dan dianggap serius dengan penampilan yang feminin. "Orang menilai penampilan secara keseluruhan, dari kepala sampai kaki. Dan fakta bahwa busana memegang peranan penting dalam pembentukan kesan pertama tidak bisa diremehkan," katanya lagi.
Hanya saja, Pine memperingatkan, jangan sampai wanita tampil terlalu provokatif, seperti memakai rok mini atau menampilkan belahan dada. Penelitian lainnya pernah menunjukkan busana yang provokatif justru bisa membuat seseorang tidak dianggap profesional.
(eny/eny)
Kesehatan
Minuman Ungu yang Bermanfaat! Review Lengkap BITOVIN Cuka Buah Bit untuk Jantung & Penambah Darah
Perawatan dan Kecantikan
Cuma Pakai Alat Ini, Bulu Mata Bisa Terlihat Lebih Panjang dan Terangkat
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Glowing dari Toner Beras! Dua Produk Ini Lagi Banyak Dicari
Perawatan dan Kecantikan
Bulu Mata Badai untuk Bukber! 3 Fake Lashes Ini Bikin Tatapan Auto On Point
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Model Ini Diburu Anggota Kartel Setelah Kematian Gembong Narkoba El Mencho
2
Most Popular: Pesona Elea, Putri Ussy-Andhika Pratama di Pemotretan Lebaran
3
Foto: Momen Kate Middleton Langgar Protokol Kerajaan Demi Peluk Anak-anak
4
Reaksi Putri Beatrice & Eugenie Dilarang ke Royal Ascot karena Kasus Andrew
5
Transformasi Ekstrem Christian Bale Jadi Monster Frankenstein, Makeup 6 Jam
MOST COMMENTED











































