Pertimbangkan 5 Hal ini Ketika Pindah Kerja
wolipop
Kamis, 28 Jul 2011 13:14 WIB
Jakarta
-
Walau sudah memiliki pekerjaan tetap, tak jarang seseorang masih 'rajin' mengirimkan lamaran ke tempat lain. Motifnya macam-macam, ada yang ingin meningkatkan kesejahteraan, tidak suka dengan tempat kerja sekarang, atau ingin mengembangkan karir yang lebih tinggi.
Dilansir ehow, survei dari sebuah situs pencari kerja mencari tahu tentang faktor apa yang membuat seseorang betah bertahan di perusahaannya. Hasilnya, 20% menjawab, sikap menghargai dari atasan sangat penting, 17% berpendapat gaji adalah yang utama, dan 62% merasa hal yang paling membuat betah adalah pekerjaan yang dilakukannya sehari-hari.
Apapun alasannya, seringkali kebimbangan datang ketika tawaran pindah sudah di depan mata. Apakah mantap akan pindah atau berusaha tetap bertahan di tempat yang sekarang?
Gaji
Uang memang belum tentu bisa membuat Anda mencintai pekerjaan, tapi tak bisa dipungkiri uang adalah hal yang penting. Untuk menjalani hidup, memenuhi kebutuhan, dan merancang masa depan, Anda tentu perlu uang dalam jumlah tertentu. Jika pekerjaan yang ditawarkan adalah impian Anda, bisa jadi uang bukan pertimbangan utama. Tapi jangan lupa tetap mempertimbangkan rasio tabungan dan pengeluaran Anda dengan gaji yang baru. Sebisa mungkin usahakan ada peningkatan dari pekerjaan yang sebelumnya.
Tak ada salahnya juga melakukan riset kecil-kecilan tentang berapa rentang gaji untuk profesi Anda. Perhatikan juga standar gaji yang berlaku untuk daerah tempat Anda bekerja serta standar gaji pada industri tersebut. Misalnya Anda pindah kerja sebagai akuntan, tetapi di daerah yang berbeda dan industri yang berbeda. Cari tahu standar gaji untuk kondisi Anda tersebut.
Jika pekerjaan yang ditawarkan sangat menarik dan bisa meningkatkan kualitas Anda namun gaji kurang sesuai, jangan putus asa. Coba negosiasi dan yakinkan kalau Anda mempunyai kualitas yang dibutuhkan untuk perkembangan perusahaan.
Selain gaji, jangan lupa perhatikan kompensasi lainnya seperti cuti, fasilitas karyawan, tunjangan, serta asuransi. Sebisa mungkin pilih perusahaan yang juga memberi fasilitas asuransi kesehatan dan fasilitas lainnya untuk kesejahteraan keluarga.
Lingkungan Kantor
Semua perusahaan mempunyai suasana yang beda terkait dengan identitas perusahaannya. Bisa jadi suatu hari Anda senang bekerja di perusahaan yang suasananya santai, interior kantornya berwarna-warni, dan dilengkapi fasilitas yang menyenangkan untuk karyawan. Tapi belum tentu Anda tidak betah bekerja di suasana kantor dengan suasana formal, pakaian resmi, serta gedung yang mewah. Tak ada salahnya mencoba suasana baru. Lingkungan kantor bisa menjadi pertimbangan, tapi bukan termasuk pertimbangan yang paling utama. Yang penting Anda tahu suasana seperti apa yang bisa membuat Anda tidak nyaman bekerja.
Kebudayaan Perusahaan
Kamus besar Merriam-Webster mendefinisikan budaya perusahaan adalah nilai-nilai, sikap, tujuan, dan aktivitas bersama yang mencerminkan karakter perusahaan. Nah, faktor ini penting ketika memutuskan untuk menerima sebuah pekerjaan. Jika Anda tipe pemain yang 'bersih' sedangkan perusahaan baru Anda tipe yang menghalalkan segala cara, mungkin Anda tidak cocok bekerja di tempat tersebut. Jika Anda cukup ketat dalam waktu kerja sedangkan perusahaan baru Anda cenderung sering bekerja dalam waktu yang panjang dan tidak terduga maka sebaiknya Anda pikir-pikir lagi. Pelajari lebih jauh tentang kebudayaan perusahaan yang menawari Anda pekerjaan. Anda bisa mencari tahu lewat orang yang bekerja di tempat tersebut, internet, atau dengan berkunjung ke kantornya.
Jarak dengan Tempat Tinggal
Faktor ini tak kalah penting karena ini akan menentukan tingkat stres dan kesehatan Anda. Belum lagi biaya dan waktu yang harus dihabiskan ketika menuju tempat kerja. Bukan berarti Anda tidak bisa bekerja jauh dari tempat tinggal Anda. Cari tahu bagaimana cara yang efektif dari tempat tinggal menuju tempat kerja, berapa biayanya, dan bagaimana situasi perjalanannya?
Perjalanan yang jauh, macet, dan melelahkan bisa membuat Anda mudah stres serta memicu berbagai penyakit. Perhatikan juga berapa biaya yang dihabiskan untuk menuju tempat kerja. Jika faktor jarak tidak mendukung tapi Anda sangat menginginkan pekerjaaan tersebut, tak ada salahnya mencoba mencari alternatif akomodasi yang lebih dekat dengan budget yang sesuai.
Atasan dan Rekan Kerja
Jika Anda bukan yang pertama bekerja dengan bos atau pekerjaan tersebut, pasti ada cara untuk mencari tahu seperti apa suasana kerja sehari-hari di calon kantor Anda. Sebaiknya sebelum memutuskan untuk menerima sebuah pekerjaan, ada baiknya Anda mencari tahu seperti apa sikap calon atasan Anda dan seperti apa sikap umumnya pekerja di sana.
Pada saat wawancara biasanya bisa terlihat sedikit-sedikit seperti apa sikap calon atasan dan teman kerja Anda. Jika Anda tipe pribadi sensitif ada baiknya menghindari bos yang super galak. Teman kerja yang tidak mendukung juga bisa menganggu kenyamanan Anda. Bukan berarti hasil kerja Anda terpengaruh oleh rekan yang tidak kooperatif, tapi rekan kerja yang menyulitkan bisa menganggu kualitas suasana kerja.
Peningkatan Kualitas Diri
Pindah kerja seringkali dianggap sebagai cara untuk meningkatkan kualitas diri. Anda juga perlu mencari tahu lebih jauh apakah ada kesempatan untuk peningkatan jenjang karir, training, atau program pendidikan yang bermanfaat bagi pengembangan wawasan dan kerpibadian. Anda harus sadar kalau dunia kerja terus berkembang sehingga kualitas diri Anda harus terus ditingkatkan. Jangan ragu untuk menanyakan tentang hal ini pada saat wawancara kerja.
Prospek Perusahaan
Seringkali perusahaan baru 'membajak' pekerja yang sudah ahli dengan iming-iming gaji yang menggiurkan. Jika berniat loncat dari perusahaan yang stabil ke perusahaan baru, coba riset lebih jauh tentang perusahaan tersebut. Tak ada salahnya menggali visi, misi, dan rencana si owner tentang perusahaan barunya itu. Bila memungkinkan, cari tahu juga seberapa jauh perusahaan tersebut memiliki investasi dan prospek industri perusahaan tersebut ke depannya.
Intinya, faktor-faktor di atas jika dilihat satu persatu mungkin ada beberapa yang terlihat tidak terlalu penting. Tapi jika faktor-faktor tersebut Anda lihat sebagai kepingan yang disusun menjadi suatu keutuhan Anda akan bisa mendapat gambaran seperti apa suasana kerja di tempat baru Anda nanti. Jangan takut untuk mengambil keputusan, perlu diingat juga, kesempatan bagus biasanya tidak datang berkali-kali.
(kik/kik)
Dilansir ehow, survei dari sebuah situs pencari kerja mencari tahu tentang faktor apa yang membuat seseorang betah bertahan di perusahaannya. Hasilnya, 20% menjawab, sikap menghargai dari atasan sangat penting, 17% berpendapat gaji adalah yang utama, dan 62% merasa hal yang paling membuat betah adalah pekerjaan yang dilakukannya sehari-hari.
Apapun alasannya, seringkali kebimbangan datang ketika tawaran pindah sudah di depan mata. Apakah mantap akan pindah atau berusaha tetap bertahan di tempat yang sekarang?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uang memang belum tentu bisa membuat Anda mencintai pekerjaan, tapi tak bisa dipungkiri uang adalah hal yang penting. Untuk menjalani hidup, memenuhi kebutuhan, dan merancang masa depan, Anda tentu perlu uang dalam jumlah tertentu. Jika pekerjaan yang ditawarkan adalah impian Anda, bisa jadi uang bukan pertimbangan utama. Tapi jangan lupa tetap mempertimbangkan rasio tabungan dan pengeluaran Anda dengan gaji yang baru. Sebisa mungkin usahakan ada peningkatan dari pekerjaan yang sebelumnya.
Tak ada salahnya juga melakukan riset kecil-kecilan tentang berapa rentang gaji untuk profesi Anda. Perhatikan juga standar gaji yang berlaku untuk daerah tempat Anda bekerja serta standar gaji pada industri tersebut. Misalnya Anda pindah kerja sebagai akuntan, tetapi di daerah yang berbeda dan industri yang berbeda. Cari tahu standar gaji untuk kondisi Anda tersebut.
Jika pekerjaan yang ditawarkan sangat menarik dan bisa meningkatkan kualitas Anda namun gaji kurang sesuai, jangan putus asa. Coba negosiasi dan yakinkan kalau Anda mempunyai kualitas yang dibutuhkan untuk perkembangan perusahaan.
Selain gaji, jangan lupa perhatikan kompensasi lainnya seperti cuti, fasilitas karyawan, tunjangan, serta asuransi. Sebisa mungkin pilih perusahaan yang juga memberi fasilitas asuransi kesehatan dan fasilitas lainnya untuk kesejahteraan keluarga.
Lingkungan Kantor
Semua perusahaan mempunyai suasana yang beda terkait dengan identitas perusahaannya. Bisa jadi suatu hari Anda senang bekerja di perusahaan yang suasananya santai, interior kantornya berwarna-warni, dan dilengkapi fasilitas yang menyenangkan untuk karyawan. Tapi belum tentu Anda tidak betah bekerja di suasana kantor dengan suasana formal, pakaian resmi, serta gedung yang mewah. Tak ada salahnya mencoba suasana baru. Lingkungan kantor bisa menjadi pertimbangan, tapi bukan termasuk pertimbangan yang paling utama. Yang penting Anda tahu suasana seperti apa yang bisa membuat Anda tidak nyaman bekerja.
Kebudayaan Perusahaan
Kamus besar Merriam-Webster mendefinisikan budaya perusahaan adalah nilai-nilai, sikap, tujuan, dan aktivitas bersama yang mencerminkan karakter perusahaan. Nah, faktor ini penting ketika memutuskan untuk menerima sebuah pekerjaan. Jika Anda tipe pemain yang 'bersih' sedangkan perusahaan baru Anda tipe yang menghalalkan segala cara, mungkin Anda tidak cocok bekerja di tempat tersebut. Jika Anda cukup ketat dalam waktu kerja sedangkan perusahaan baru Anda cenderung sering bekerja dalam waktu yang panjang dan tidak terduga maka sebaiknya Anda pikir-pikir lagi. Pelajari lebih jauh tentang kebudayaan perusahaan yang menawari Anda pekerjaan. Anda bisa mencari tahu lewat orang yang bekerja di tempat tersebut, internet, atau dengan berkunjung ke kantornya.
Jarak dengan Tempat Tinggal
Faktor ini tak kalah penting karena ini akan menentukan tingkat stres dan kesehatan Anda. Belum lagi biaya dan waktu yang harus dihabiskan ketika menuju tempat kerja. Bukan berarti Anda tidak bisa bekerja jauh dari tempat tinggal Anda. Cari tahu bagaimana cara yang efektif dari tempat tinggal menuju tempat kerja, berapa biayanya, dan bagaimana situasi perjalanannya?
Perjalanan yang jauh, macet, dan melelahkan bisa membuat Anda mudah stres serta memicu berbagai penyakit. Perhatikan juga berapa biaya yang dihabiskan untuk menuju tempat kerja. Jika faktor jarak tidak mendukung tapi Anda sangat menginginkan pekerjaaan tersebut, tak ada salahnya mencoba mencari alternatif akomodasi yang lebih dekat dengan budget yang sesuai.
Atasan dan Rekan Kerja
Jika Anda bukan yang pertama bekerja dengan bos atau pekerjaan tersebut, pasti ada cara untuk mencari tahu seperti apa suasana kerja sehari-hari di calon kantor Anda. Sebaiknya sebelum memutuskan untuk menerima sebuah pekerjaan, ada baiknya Anda mencari tahu seperti apa sikap calon atasan Anda dan seperti apa sikap umumnya pekerja di sana.
Pada saat wawancara biasanya bisa terlihat sedikit-sedikit seperti apa sikap calon atasan dan teman kerja Anda. Jika Anda tipe pribadi sensitif ada baiknya menghindari bos yang super galak. Teman kerja yang tidak mendukung juga bisa menganggu kenyamanan Anda. Bukan berarti hasil kerja Anda terpengaruh oleh rekan yang tidak kooperatif, tapi rekan kerja yang menyulitkan bisa menganggu kualitas suasana kerja.
Peningkatan Kualitas Diri
Pindah kerja seringkali dianggap sebagai cara untuk meningkatkan kualitas diri. Anda juga perlu mencari tahu lebih jauh apakah ada kesempatan untuk peningkatan jenjang karir, training, atau program pendidikan yang bermanfaat bagi pengembangan wawasan dan kerpibadian. Anda harus sadar kalau dunia kerja terus berkembang sehingga kualitas diri Anda harus terus ditingkatkan. Jangan ragu untuk menanyakan tentang hal ini pada saat wawancara kerja.
Prospek Perusahaan
Seringkali perusahaan baru 'membajak' pekerja yang sudah ahli dengan iming-iming gaji yang menggiurkan. Jika berniat loncat dari perusahaan yang stabil ke perusahaan baru, coba riset lebih jauh tentang perusahaan tersebut. Tak ada salahnya menggali visi, misi, dan rencana si owner tentang perusahaan barunya itu. Bila memungkinkan, cari tahu juga seberapa jauh perusahaan tersebut memiliki investasi dan prospek industri perusahaan tersebut ke depannya.
Intinya, faktor-faktor di atas jika dilihat satu persatu mungkin ada beberapa yang terlihat tidak terlalu penting. Tapi jika faktor-faktor tersebut Anda lihat sebagai kepingan yang disusun menjadi suatu keutuhan Anda akan bisa mendapat gambaran seperti apa suasana kerja di tempat baru Anda nanti. Jangan takut untuk mengambil keputusan, perlu diingat juga, kesempatan bagus biasanya tidak datang berkali-kali.
(kik/kik)
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Badan Lebih Halus dan Cerah Tanpa Scrub Kasar, Saatnya Pakai Toner Glycolic Acid
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Skin Barrier Sehat! 2 Toner Klairs Ini Jadi Andalan Banyak Orang
Hobi dan Mainan
Ramadan Penuh Warna, Serunya Bangun Kreativitas Anak dengan Acrylic Marker Terbaik yang Bikin Karya Makin Hidup!
Pakaian Pria
Upgrade Gaya Lebaran dengan BOSTANTEN Dompet Lipat Pria Bahan Kulit Sapi Asli yang Elegan & Bikin Penampilan Makin Berkelas!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Keuntungan Menjadi Perawat Home Care Dibanding Perawat Rumah Sakit
Mengenal Manfaat Lanyard Id Card dan Rekomendasi Tempat Memesannya
Motivasi Kerja Mulai Pudar? Bangkitkan Lagi dengan 5 Langkah Ini
Mooryati Soedibyo, Pionir Jamu dan Kosmetik Tradisional di Indonesia
Petinju Wanita Nangis Setelah Dipukul 278 Kali, Netizen Salut Semangatnya
Most Popular
1
Potret Alyssa Daguise Olahraga Angkat Beban saat Hamil Besar, Kuat & Bugar
2
Influencer Populer Dijuluki 'Lip King' Meninggal Dunia setelah Operasi Plastik
3
Kelly Osbourne Ngamuk Usai Disebut Terlalu Kurus bak Mayat Hidup
4
Kate Middleton Tampil Dreamy di BAFTA 2026 dengan Gaun Gucci Lama
5
25 Brand Lokal Hadirkan Koleksi Lebaran 2026 di Modest Luxe, Sarinah
MOST COMMENTED











































