Viral Pengantin Pria Ini Harus Lulus Tes Bahasa Inggris IELTS Sebelum Menikah
Momen pernikahan ini viral di media sosial karena syarat yang diberikan calon pengantin wanita untuk calon suaminya. Pengantin pria diberi syarat harus bisa lulus tes bahasa Inggris IELTS sebelum bisa membawa pulang istrinya.
Pria bernama Nhat Ninh (25 tahun) harus berhadapan dengan kuis listening IELTS (International English Language Testing System) singkat yang disiapkan khusus oleh sang istri yang berprofesi sebagai guru bahasa Inggris.
Pada pagi hari 16 Oktober, ia tiba di rumah pengantin wanita di Komun Tam Hung, Vietnam. Pada tahap ini, semuanya berjalan lancar sesuai tradisi Vietnam. Namun, di depan pintu kamar pengantin wanita, kertas, pulpen, headphone, dan kuis bahasa Inggris sudah menunggunya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengantin wanita bilang dia hanya mau ikut kalau aku bisa menjawab benar lebih dari separuh soal kuisnya. Aku sempat sedikit gugup," katanya dilansir dari Vn Express.
Ujian tersebut berisi lima soal listeningIELTS yang hanya bisa didengarkan satu kali di bawah pengawasan calon istri dan enam pengapit pengantin wanita. Ia mendengarkan pertanyaan yang disiapkan sendiri oleh calon istrinya, mencatat jawaban, dan menyelesaikan tes tersebut dalam waktu sekitar tiga menit.
Setelah berhasil menjawab empat dari lima pertanyaan dengan benar, ia diizinkan menyapa mertuanya bersama sang pengantin dan membawanya ke lokasi resepsi.
Mempelai wanita, Quynh Huong, yang berprofesi sebagai guru bahasa Inggris, mengatakan ide ini muncul empat hari sebelum pernikahan untuk membuat momen tersebut lebih berkesan. Ia memilih soal dari buku latihan Cambridge IELTS dan menghabiskan waktu 15 menit untuk mempersiapkan rekaman audionya.
"Aku memintanya bersiap untuk sebuah tantangan, tetapi merahasiakan isinya. Kuisnya dibuat singkat agar tidak mengganggu jalannya acara atau membuat para tamu menunggu," katanya.
Video momen unik ini viral di media sosial. Banyak warganet memuji ide kreatif tersebut karena bisa sekaligus menjadi ajang bagi pengantin pria untuk menunjukkan kemampuannya berbahasa Inggris.
(gaf/eny)











































