Viral Pernikahan Simpel Hemat Budget, Tak Sewa MC Hingga Videografer
Pernikahan biasanya identik dengan persiapan panjang, biaya besar, dan berbagai acara yang harus diurus. Namun, pasangan asal China ini memilih cara berbeda. Mereka menggelar pernikahan sederhana tanpa sejumlah tradisi, tetapi tetap menyajikan jamuan mewah untuk para tamu.
Melansir SCMP, pasangan bernama Zhu dan Wang dari Provinsi Zhejiang, China, menjadi perbincangan di media sosial setelah mengadakan pernikahan dengan konsep four no's wedding. Sesuai namanya, mereka menghilangkan empat hal yang biasanya dilakukan saat hari pernikahan, yaitu penjemputan pengantin wanita dari rumah, iring-iringan mobil pengantin, pembawa acara profesional, dan videografer. Mereka juga tidak menggunakan pendamping pengantin pria maupun wanita.
Meski memangkas berbagai prosesi, pasangan yang berusia awal 30 tahun ini tetap mengutamakan jamuan makan. Di kampung halaman Zhu, tepatnya di Ningbo, mereka mengundang ratusan tamu dengan menyediakan 45 meja makan. Biaya yang dikeluarkan mencapai 70.000 yuan atau sekitar Rp 188 juta untuk hidangan seafood dan berbagai makanan istimewa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zhu juga memilih memberikan angpau berisi uang sebesar 200 hingga 300 yuan atau sekitar Rp 538 ribu-Rp 807 ribu kepada setiap tamu sebagai pengganti suvenir berupa rokok yang umum diberikan dalam tradisi pernikahan di China. Sementara itu, sambutan ayah Zhu hanya berlangsung selama 41 detik, berisi ucapan terima kasih dan harapan agar para tamu menikmati hidangan.
Keputusan menyederhanakan pernikahan ini bukan tanpa alasan. Zhu mengatakan bahwa dirinya dan Wang sama-sama introver serta tidak menyukai suasana terlalu ramai. Ia juga tidak ingin merepotkan keluarga dan teman-teman mereka. Berdasarkan pengalamannya menghadiri pernikahan besar, ia melihat bahwa pengantin, orang tua, dan tamu sering kali merasa kelelahan.
Meski awalnya orang tua mereka sempat kurang setuju, keluarga akhirnya menerima keputusan tersebut. Zhu tetap menganggap dokumentasi pernikahan penting, tetapi lebih memilih foto daripada video. Bersama suaminya, ia melakukan pemotretan di Yulong Snow Mountain, Provinsi Yunnan, China, karena tempat itu memiliki makna khusus baginya.
Pernikahan mereka pun menuai beragam tanggapan. Banyak warganet mendukung konsep tersebut karena dianggap lebih praktis dan tidak membebani keluarga. Namun, sebagian orang menilai pernikahan seharusnya dirayakan dengan lebih meriah agar menjadi kenangan yang berkesan.
Kisah Zhu dan Wang menunjukkan bahwa pernikahan tidak harus selalu mewah atau mengikuti semua tradisi. Setiap pasangan berhak menentukan cara merayakan hari istimewanya, selama tetap bermakna dan sesuai dengan keinginan mereka.
(vio/vio)









































