Viral Verificator
Viral Caping, Calon Pengantin Peduli Lingkungan Lepas Bibit Ikan ke Sungai
Ada pemandangan menarik di Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, baru-baru ini. Bukannya sibuk dengan urusan administrasi semata, para calon pengantin justru terlihat antusias turun ke tepi sungai untuk melepaskan bibit ikan ke alam liar.
Aksi ini merupakan bagian dari program Caping (Calon Pengantin Peduli Lingkungan), sebuah gerakan yang mengajak pasangan muda untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan bagi ekosistem bahkan sebelum mereka resmi mengikat janji suci.
"Alhamdulillah.. Terima kasih kepada Calon Pengantin KUA Godean telah turut serta dalam #pelestarianlingkunganhidup 🌱🐠🐦 melalui program #ekoteologi @kemenag_ri dan program #CAPING (Calon Pengantin Peduli Lingkungan) @kemenag_sleman di lingkungan KUA Godean.. Semoga menjadi amal ibadah dan bermanfaat bagi alam dan sesama.. Semoga keberkahan senantiasa mengiringi kehidupan kita semua.. Amin.. 🤲🤲🤲 #capingsleman #capingkuagodean," tulis akun Instagram KUA @kuagodean.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program ini merupakan wujud nyata dari konsep ekoteologi yang diusung oleh Kementerian Agama RI, di mana nilai-nilai spiritualitas disatukan dengan tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Melalui akun media sosialnya, KUA Godean memberikan apresiasi kepada para pasangan yang telah berkontribusi dalam menebar benih kehidupan tersebut. Postingan aksi calon pengantin tersebut sudah ditonton lebih dari 1,9 juta kali dan mendapatkan banjir komentar warganet.
"Well yg di release ikan native ya pak/bu jangan asal lepas" aja nila / lele / mujaer bukan ikan asli indonesia jd pelepasan spesies ini bisa berdampak utk ekosistem lokal di wilayah kita," ujar akun Instagram @justtttddoit__.
"Pak/Bu Kus sebaiknya tebar yg asli Indonesia aja ikannya yaaa, gurami, wader, betok, tawes, patin. Wader sekarang dah jarang ditemui juga," saut akun @pawsglider.
"Mending gini daripada tepuk sakinah 😅," timpal akun @asmararindu8.
Konfirmasi Wolipop
Aksi calon pengantin peduli lingkungan bisa memberikan inspirasi. Foto: Dok. Instagram @kuagodean. |
Kepala KUA Godean, Abdul Rochim (46 tahun), menjelaskan bahwa aksi yang viral di media sosial tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan implementasi dari program Caping (Calon Pengantin Peduli Lingkungan) yang digagas Kemenag Kabupaten Sleman.
Menurut pria yang akrab disapa Rochim ini, gerakan tersebut merupakan turunan dari Asta Protas (Delapan Program Prioritas) Menteri Agama RI, khususnya dalam hal Penguatan Ekoteologi.
"Oleh karena itu banyak hal yang bisa dilakukan oleh KUA sebagai Garda Terdepan Kemenag di tingkat Kecamatan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Salah satunya mengajak Calon Pengantin melalui program CAPING," ungkap Rochim saat dikonfirmasi oleh Wolipop.
Aksi calon pengantin peduli lingkungan bisa memberikan inspirasi. Foto: Dok. Instagram @kuagodean. |
Ia merinci bahwa terdapat tiga aksi utama dalam program ini, yaitu menanam bibit tanaman keras atau produktif, menebar benih ikan di sungai, hingga melepas burung perkutut jawa ke alam bebas. Kegiatan ini biasanya dilakukan terintegrasi dengan jadwal Bimbingan Perkawinan (Bimwin) pra-nikah.
Rochim menekankan bahwa tujuan besar dari Caping adalah memberikan edukasi dan membangun kesadaran bagi pasangan baru agar tidak hanya peduli pada urusan domestik, tetapi juga kelestarian alam. Selain aksi fisik seperti melepas ikan, mereka juga didorong untuk bijak dalam pengelolaan sampah dan penggunaan energi.
"Diharapkan program ini mampu berkontribusi terhadap keberlangsungan alam yang ASRI (Aman, Sejuk, Rindang, dan Indah) sebagaimana salah satu tagline program Kemenag dalam mengimplementasikan program Ekoteologi," pungkas pria yang berdomisili di Sleman tersebut.
Dengan langkah kecil ini, KUA Godean berharap para pengantin baru dapat membawa semangat pelestarian lingkungan ke dalam kehidupan rumah tangga mereka yang baru.
(gaf/eny)














































