Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

TikTok Viral Verificator

Bukan Pedang Pora, Viral Prosesi Kirab Pengantin 'Cangkul Pora' di Cilacap

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Jumat, 20 Feb 2026 11:31 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Prosesi kirab pengantin pacul pora di Cilacap, mendadak viral di media sosial.
Prosesi kirab pengantin pacul pora di Cilacap, mendadak viral di media sosial. Foto: Dok. TikTok @umartuu.
Cilacap -

Media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh sebuah video kirab pengantin unik. Jika biasanya prosesi wedding gate atau pedang pora identik dengan jajaran pedang milik personel militer, pernikahan di lingkungan pesantren ini justru menampilkan pemandangan yang mengundang tawa sekaligus decak kagum.

Dengan iringan asap dry ice yang dramatis, pasangan pengantin ini melangkah mantap di bawah barisan cangkul, palu, hingga sekop yang diangkat tinggi-tinggi oleh rekan-rekan mereka.

"POV: pernikahan santri bagian pembangunan pondok," tulis keterangan akun TikTok @umartuu dalam unggahan yang kini mendadak viral tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Dalam video berdurasi 23 detik itu memperlihatkan kreativitas para santri yang memberikan penghormatan terakhir kepada rekan sejawatnya sebelum menempuh hidup baru. Alih-alih menggunakan seragam dinas, para "pagar bagus" ini tampil apa adanya dengan atribut khas pekerja bangunan pesantren.

"Bedil = nooo Pacul, sekop = yesss. #santrilucu #videolucu #viral #santrinikah #nikahanviral," tulis keterangan video akun TikTok @umartuu.

Prosesi kirab pengantin pacul pora di Cilacap, mendadak viral di media sosial.Prosesi kirab pengantin pacul pora di Cilacap, mendadak viral di media sosial. Foto: Dok. TikTok @umartuu

Postingan suasana kirab pengantin itu langsung viral dan sudah ditonton lebih dari 1,6 juta kali di TikTok. Warganet ada yang penasaran dan memberikan ucapan selamat.

"Sakinah, mawaddah, wamacul💃🏻," ucap pengguna TikTok @latteyyu.

"Ini ceritanya pengantin prianya mandor?" penasaran akun @tewee🍓.

"Eh tapi menurutku ini keren loo, normalisasi bangga dengan apapun profesi kita. sekarang berapa banyak sih anak muda yang mau jadi petani, atau anak kecil yang berkeinginan jadi petani.
jadi dengan banyaknya trend² kaya gini, semoga kedepannya banyak anak muda yang bangga berprofesi sebagai petani. Kaka kamu hebat untuk buat trend ini di hari pernikahanmu," kagum akun @Dialektika.


Konfirmasi Wolipop

Wolipop menghubungi pengunggah video sekaligus saksi mata keseruan tersebut, Umar Toyib 'Ubaidillah. Pemuda berusia 23 tahun asal Cilacap, Jawa Tengah, yang saat ini tengah menempuh pendidikan pascasarjana tersebut membagikan cerita di balik layar pernikahan unik yang digelar pada Senin (9/2/2026) itu.

"Untuk pernikahan yang terdapat pada video TikTok saya yang viral dilakukan pada tanggal 9 Februari 2026 tepatnya pada hari Senin. Adapun tempatnya lokasi pernikahan terdapat di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah," ungkap Umar kepada Wolipop.

Umar menjelaskan bahwa pemilihan alat-alat bangunan sebagai pengganti pedang bukan lah tanpa alasan. Hal ini merupakan simbol profesi dan pengabdian sang mempelai pria selama di pesantren.

"Untuk tema atau adat yang diaplikasikan pada akad pernikahan tersebut menggunakan konsep pacul pora karena pengantin pria kebetulan santri di Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islami 2 Andalusia di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Santri tersebut kebetulan di pesantrennya menjadi ketua bidang pembangunan pondok pesantren," jelasnya lebih lanjut.

Meski terlihat sangat spontan dan jenaka, ide "Pacul Pora" ini ternyata datang dari sosok senior di lingkungan pondok mereka. Umar menyebutkan bahwa barisan cangkul dan sekop tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada mempelai.

"Adapun untuk ide dari momentum pernikahan tersebut termasuk dari ada apa kegiatan yang viral berupa pacul pora, kemudian ada kegiatan yang lainnya itu merupakan usulan dari namanya Ustaz Agus Hilmi. Beliau menjadi koordinator di pesantren kami. Ide tersebut tidak lain dari beliau yaitu Ustad Agus Hilmi," tutup Umar.

(gaf/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads