Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kisah Batal Nikah Viral! Calon Suami Menghilang, 1.000 Tamu Pulang

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Kamis, 27 Nov 2025 07:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Bride In Bedroom Having Second Thoughts Before Wedding
Ilustrasi pengantin yang batal menikah. Foto: Getty Images/iStockphoto/monkeybusinessimages.
Malaysia -

Lebih dari seribu tamu terpaksa pulang tanpa menyaksikan ijab kabul pernikahan wanita asal Malaysia ini. Wanita berusia 28 tahun di Kampung Padang Luar ini harus menelan pil pahit setelah calon suaminya mangkir dari akad nikah, menyebabkan kerugian hingga hampir Rp 36 juta.

Impian wanita itu untuk menyandang gelar istri tidak terwujud, lantaran calon suami tidak hadir saat acara akad nikah pada Jumat lalu. Adalah wanita bernama Nor Syafiqah Mohd Sharif (28), yang masih terguncang oleh kejadian tersebut.

Dia mengatakan bahwa acara yang telah dipersiapkan dengan matang di Kampung Padang Luar, Mukim Pelubang, berubah menjadi momen paling memilukan dalam hidupnya. Calon suaminya yang berusia 36 tahun, sudah dikenalnya sejak delapan bulan lalu dan merupakan pegawai di kedai makan miliknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sepanjang perkenalan, hubungan kami berjalan lancar meskipun mendapat tantangan dari keluarga pihak laki-laki," kata Nor Syafiqah dilansir dari Sinar Harian.

ADVERTISEMENT

Wanita asal Malaysia ini mengungkapkan bahwa calon suaminya memberitahu bahwa ayahnya tidak merestui hubungan keduanya. Tetapi calon suaminya itu tetap ingin melanjutkan pernikahan.

"Bahkan, dia menemani saya mencoba baju pengantin dan datang ke rumah sehari sebelum acara untuk menyatakan kesungguhannya melanjutkan akad nikah," ujarnya, yang masih merasa terpukul dengan insiden tersebut.

Nor Syafiqah menuturkan, segala persiapan, termasuk undangan, pelaminan, dan perlengkapan pernikahan, sudah disediakan untuk acara resepsi yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Desember mendatang, tetapi kini semuanya terpaksa dibatalkan. Sebab pada hari akad nikah, calon suaminya itu tak datang.

"Saya mengalami kerugian hampir sekitar RM12.000 (sekitar Rp 36 Juta), untuk semua persiapan pernikahan ini. Semua itu berasal dari tabungan saya sendiri," ucap Nor.

"Saya sudah tidak memiliki ibu dan ayah, hanya bergantung pada kasih sayang abang dan kakak, karena saya adalah anak bungsu dari lima bersaudara," katanya dengan nada sedih.

Nor Syafiqah menjelaskan, pada Jumat pagi, pesan WhatsApp yang ia kirimkan hanya dibalas dengan tanda blue tick tanpa ada tanggapan sama sekali. Imam Kariah Lubuk Batu atau pemimpin spiritual dan agama di sebuah masjid di Malaysia, yang dijadwalkan menikahkan mereka berdua sudah hadir, tetapi pengantin pria tidak kunjung muncul.

Lebih dari 1.000 tamu, termasuk anggota keluarga dan kerabat, hadir ke acara akad nikah yang sudah dilengkapi dengan tenda, pelaminan, busana pengantin, serta katering makanan. Namun, Nor Syafiqah terpaksa menyampaikan bahwa pernikahan tidak dapat berjalan sesuai rencana.

"Saya malu dan hanya mengurung diri di kamar. Sore harinya barulah saya berganti pakaian dan keluar menemui para tamu," jelasnya.

"Saya mendapat informasi bahwa dia tidak hadir karena takut dimarahi ayahnya, tetapi saya sendiri tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi," tambahnya.

Nor Syafiqah, yang pernah menikah sebelumnya dan memiliki seorang putri berusia lima tahun, tidak menyangka akan mengalami pengalaman pahit seperti ini.

"Saya sudah membuat laporan polisi di Ibu Pejabat Polis Daerah (IPD) Kubang Pasu karena merasa tertipu. Saya juga telah menemui pengacara untuk tindakan selanjutnya," pungkasnya.

Simak juga Video Dear Gen Z: Checklist Wajib Sebelum Kamu Beli Rumah!

(gaf/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads