ADVERTISEMENT

Pria Lamar Pacar di Acara Wisuda Jadi Kontroversi, Kampus Sampai Minta Maaf

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 23 Des 2022 17:37 WIB
Lamaran Viral di Acara Wisuda Foto: Facebook
Jakarta -

Banyak pria berusaha untuk membuat prosesi lamarannya kepada sang kekasih menjadi momen paling spesial dan tidak terlupakan. Tapi gesture romantis seorang pria saat meminta pacar untuk jadi istri di sebuah acara wisuda baru-baru ini malah jadi kontroversi. Dikritik netizen dan feminis, pihak kampus bahkan sampai ikut berkomentar dan membuat permintaan maaf.

Seorang wisudawati membuat heboh di acara wisudanya di Universitas La Trobe, Australia. Dalam video yang viral terlihat bahwa di tengah-tengah momen kelulusan, wanita bernama Stephanie Bail itu tiba-tiba didatangi kekasihnya di panggung kemudian dilamar. Meski tampak mendapat banyak dukungan dan tepukan hangat, setelahnya momen itu menimbulkan kontroversi karena si pria dianggap mencuri momen penting dalam hidup si wanita.

Lamaran tersebut menjadi perbincangan setelah dikomentari seorang feminis, Clementine Ford. Dalam sebuah unggahan video di Facebook, ia berpendapat pria tersebut bersikap egois karena membuat pencapaian si wanita jadi terlupakan. Ia pun mengajak agar para pria untuk tidak mengganggu momen berdaya seorang wanita dan membiarkan mereka bersinar sendiri.

Lamaran Viral di Acara WisudaLamaran Viral di Acara Wisuda Foto: Facebook

"Berhenti mencuri momen wanita. Mereka bukan milikmu. Itu adalah momen di mana dia lulus. Kita tidak tahu seperti apa kondisi universitasnya, kita tahu seperti apa sulitnya, tapi dia melakukannya sendiri,"

"Mengapa pria melihat situasi di mana wanita mencapai sesuatu sendiri di mana mereka akan menerima pujian dan kekaguman dan mereka berpikir 'Aku akan membuat momen ini beralih kepadaku. Aku akan membuat dia ingat selalu hari di mana dia lulus adalah hari aku melamarnya'" katanya.

Selain Clementine Ford, banyak netizen juga berpikiran sama. "Ini ,embuatku sangat marah. Aku bekerja sangat keras untuk gelarku dan jika pasanganku melakukan ini aku akan marah dan hubungan kita berakkhir," "Ini membuatku marah. Aku harap dia mendapat banyak uang," "Melihat pria melakukan ini membuatku marah. Mereka seperti terancam dengan pencapaian wanita," tulis netizen.

Jadi kontroversi, Universitas La Trobe ikut menjadi sasaran kritik karena dianggap membiarkan momen itu merusak perayaan Stephanie dan wisudawan lain. Universitas kemudian menghapus video dan meminta maaf. "Kami membuat kesalahan hari ini. Upacara kelulusan kami adalah tentang merayakan pencapaian mahasiswa dan momen itu mempengaruhi pencapaian dari para mahasiswa," tulisnya.

Meski banyak orang mengkritik tunangannya, Stephanie sendiri mengaku tidak merasa demikian. "Aku merayakan kelulusan dan bertunangan dengan cinta dalam hihdupku. Selagi aku mengapresiasi kekhawatiran kalian, aku tidak mengapresiasi diperbincangkan, aku juga tidak mengapresiasi asumsi liar mengenaiku dan pasanganku," kata Stephanie.

(ami/ami)