ADVERTISEMENT

Perias Pengantin Ungkap Tantangan Dandani Erina Gudono untuk Prosesi Adat

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 08 Des 2022 14:47 WIB
Makeup Pengantin Erina Gudono Kaesang Pangarep dan calon istrinya, Erina Gudono. (Foto: Instagram/@erinagudono)
Yogyakarta -

Hari pernikahan Kaesang dan Erina Gudono sudah semakin dekat. Kendati demikian, calon pengantin wanita masih merahasiakan pilihan untuk paes pernikahannya nanti.

"Sampai sekarang juga masih surprise, mau paes ageng atau yogya putri," kata Mamuk Rahmadona, seorang perias pengantin tradisional, saat ditemui di dekat kediaman Erina di Dusun Purwosari, Mlati, Sleman, Yogyakarta, pada Kamis (8/12/2022).

Makeup Pengantin Erina Gudono(Foto: Instagram/@erinagudono)

Mamuk akan merias Erina untuk rangkaian prosesi pernikahan di Yogyakarta. Mulai dari siraman dan midodareni pada Jumat (9/12/2022), hingga akad nikah dan panggih esok harinya. Sementara di acara Tasyakuran di Pura Mangkunegaran, Solo, Mamuk yang berkolaborasi dengan makeup artist Bennu Sorumba, hanya menangani keluarga Puteri Indonesia Yogyakarta 2022 itu.

Menurutnya, merupakan sebuah hal yang wajar bila seorang pengantin baru memilih tema riasan pada menit-menit terakhir. Namun dengan segala sorotan yang tertuju pada Erina, Mamuk harus lebih siap dari biasanya.

"Tapi tidak apa-apalah. Itu menjadi tantangan yang luar biasa," kata Mamuk yang mengaku melakoni puasa senin-kamis sebagai bentuk persiapan mental.

Mamuk RahmadonaMamuk Rahmadona, perias pengantin tradisional yang mendandani Erina Gudono untuk pernikahannya. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom)

Pria 38 tahun ini menjelaskan, riasan pengantin tradisional khas Yogyakarta sejatinya hanya pengantin paes ageng. Riasan ini lalu terbagi menjadi dua jenis berdasarkan busananya, yakni paes ageng dengan busana dodotan atau basahan, dan paes ageng jangan menir.

"Kalau muslim berkerudung, terlebih riasan gaya yogya putri adalah busana pengembangan. Itu dari busana adat yang ada di keraton, lalu diadapatasi jadi busana pengantin," jelas Mamuk. Untuk jarik, lanjutnya, pengantin khas Yogyakarta menggunakan motif sido asih dan semen.

Erina di mata Mamuk adalah tipe klien yang tidak suka menuntut, tetapi lebih berserah padanya. "Permintaan dari Jeng Erina tidak macam-macam ya karena beliau juga sudah cantik. Apalagi konsep tatanan Jawa sudah memiliki aura tersendiri. Kalau diaplikasikan ke Erina, akan sangat mewah.
Beliau tidak menuntut A dan B, yang penting saya cantik, pantes, elegan. Tanpa kita buat apapun beliau sudah cantik alami," kata pria yang sudah menekuni profesi rias pengantin tradisional sejak 2008 itu.



Simak Video "Teka-teki Hilangnya Kaesang Pangarep dari Twitter Kini Terjawab"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)