ADVERTISEMENT

TikTok Viral Verificator

Viral Mitos Kesandung Mayit, Saat Pernikahan Bersamaan dengan Orang Meninggal

Gresnia Arela Febriani - wolipop Selasa, 29 Nov 2022 06:00 WIB
Wanita ini membagikan keponakannya yang ingin menggelar akad nikah, kemudian ada jenazah melintas di depan lokasi pernikahan. Video viral di media sosial. Foto: Dok. TikTok @phudji.
Malang -

Beredar video di TikTok tentang pengantin yang melakukan tradisi untuk melawan mitos sandung watan atau kesandung mayit. Tradisi dilakukan sebab pernikahan pengantin tersebut digelar bersamaan dengan tetangganya meninggal dunia.

Dalam adat Jawa momen di mana pernikahan atau suatu hajat digelar bersamaan dengan orang meninggal disebut sandung watan atau kesandung mayit. Dalam video yang viral terlihat pengantar jenazah lewat di depan lokasi acara akad nikah.

Video pengantar jenazah lewat di depan lokasi acara akad nikah ini viral setelah diunggah oleh akunTikTok @phudji. Dalam unggahannya, dia kemudian memperlihatkan momen pengantin wanita melakukan tradisi menendang sebuah tongkat dari bambu di depan rumah lokasi akad nikahnya.

"Skenario Tuhan manusia bisa apa," tulis akun TikTok @phudji.

Wanita ini membagikan keponakannya yang ingin menggelar akad nikah, kemudian ada jenazah melintas di depan lokasi pernikahan.Wanita ini membagikan keponakannya yang ingin menggelar akad nikah, kemudian ada jenazah melintas di depan lokasi pernikahan. Foto: Dok. TikTok @phudji.

Unggahan video yang memperlihatkan pengantin menendang bambu karena mengalami sandung watan atau kesandung mayit tersebut sudah ditonton lebih dari 9,7 juta Views dan mendapatkan beragam komentar dari warganet. Sebagian netizen berharap hal serupa tidak mereka alami. Ada juga yang menjelaskan soal mitos kesandung watang.

"Ini yang dinamakan kesandung watang, pihak pengatin harus menyerahkan bumbon dapur lengkap ke keluarga almarhum atau almarhumah kalau di desa saya," ucap pengguna TikTok @sitihana666.

"Ya Allah jauhkanlah rumah tangga nya dari segala macam musibah🤲🤲 mengingat acara nikahan ku dulu pas ada orang meninggal dan rumah tangga ku hancur-hancuran😭," curhat akun @cinzeenameilin.

"Kalau di daerahku ada orang meninggal lewat di tempat hajatan biasanya yang punya hajat harus ngasih tumpeng ke orang yang berduka untuk selametan," ujar akun @nindacu🌈/ ig : nindaacu

"Kalau ditempat aku kalau kita pas hajatan ada orang meninggal mau lewat begitu pengantin nya disuruh menanam pohon pisang dimuka rumah," saut akun @mama hazir.

"Biasanya kalau bareng gitu insya Allah pengantin diberi rizki melimpah oleh Allah," timpal akun @bukan publik figur.

"Sebetulnya gak ada hubungannya nya antara si mayat dan mempelai....tapi sebagai orang yang bersosialisasi sebaik nya saling menghormati terutama pada keluarga yang berduka," kata akun @mamaunie.

"Subhanallah..apa pun semua yang terjadi semua atas izin Allah...intinya kita sebagai manusia senantiasa berdoa berharap dan dapat kebaikan," timpal akun @reyhan210520.

@phudji

♬ suara asli - Didik Fabregas - DidikFabregas

Konfirmasi Wolipop


Wolipop sudah menghubungi Puji Astutik yang mengunggah video viral di TikTok. Ia mengatakan acara pernikahan yang digelar bersamaan dengan orang meninggal itu merupakan acara keponakannya sendiri yang digelar di Malang, Jawa Timur pada November 2022.

"Yang nikahan itu keponakan aku sebelum akad nikah. Tunggu jenazah berangkat baru dimulai akad nikah. Pengantin sedang prepare make up. Pas kebetulan tetangga selang tiga rumah itu meninggal,"ungkap Puji kepada Wolipop lewat pesan singkat.

"Orang Jawa kalau nikahan barengan sama orang meninggal itu namanya sampir mayit. Jadi pengantin kalau mau lanjutin acara harus ada syaratnya, yaitu sandung watang sebelum yang meninggal lewat," tambah Puji.

Puji kemudian menjelaskan keponakannya melakukan tradisi sandung watan karena pernikahannya digelar bersamaan dengan tetangga yang meninggal. Pengantin menendang bambu dan melempar beras kuning.

"Yang dilempar itu beras kuning sama uang logam. Kalau orang Jawa bilang. Itu buat buka jalan buat si jenazah pergi ke makam," jelasnya.

(gaf/eny)