ADVERTISEMENT

Viral Kisah Nikah Setelah Taaruf, Cerai 8 Hari Kemudian, Ini Saran Psikolog

Gresnia Arela Febriani - wolipop Jumat, 20 Mei 2022 17:30 WIB
Kisah wanita yang diceraikan oleh suaminya usai 8 hari menikah. Kisah viral wanita yang baru menikah delapan hari diceraikan oleh suaminya. Foto: Dok. Instagram @kasyiru__.
Bandung -

Belum lama ini beredar unggahan yang membuat heboh warganet di media sosial. Unggahan itu tentang kisah wanita yang diceraikan padahal baru menikah delapan hari.

Ialah Eka Siti Rufaidah yang membagikan ceritanya lewat akun Instagram @kasyiru__. "Ini tentang perjalanan ku, qadarullah aku menikah pada tanggal 6 Maret 2022. Namun pada tanggal 14 Maret 2022 dia menceraikan aku. Ya, aku hanya dinikahi 8 hari," tulis keterangan video Instagram @kasyiru__.

Wanita yang berasal dari Bandung, Jawa Barat ini kemudian melanjutkan mengunggah kisahnya lewat Thread Twitter @EkaRufaedah. Dalam unggahannya itu Eka mengaku tak pernah membayangkan jika pernikahannya hanya berjalan sangat singkat.

"Alasannya? Sangat sepele. Berawal dari pakaian ku tidak sengaja mengenai nasi yang akan dia makan," ungkap Eka.

Eka mengungkapkan awal pertemuannya dengan suaminya melalui taaruf. Saat itu dia menerima sebuah CV melalui email pada 26 Februari 2022. Esok harinya, keduanya mulai bertemu.

Pada pertemuan pertama mereka, Eka membawa seorang teman. Sedangkan suaminya mengajak kedua orangtua beserta adik-adiknya. Saat pertemuan pertama itu, Eka langsung diajak menikah. Lebih lengkap kisah viralnya KLIK DI SINI.

Taaruf dan Penyesuaian Dalam Pernikahan

Dari kisah Eka terungkap, dia menikah dengan suaminya melalui proses taaruf. Belum saling mengenal lebih dalam, mereka menikah. Eka baru mengetahui suaminya menderita OCD setelah mereka menikah. Tak disangkanya efek OCD itu membuat sang suami memiliki sederet aturan dalam hidup, termasuk urusan mencuci beras.

Menurut Psikolog Klinis Dewasa, Alfath Hanifah Megawati, M.Psi. penyesuaian dalam pernikahan tidak selalu mudah. Dan dia menyarankan jangan memutuskan bercerai di tengah konflik memanas.

"Karena pertimbangan yang dilakukan pasti secara emosional saja, sehingga tidak benar-benar baik untuk kita dan pasangan. Jika terdapat konflik yang sangat memanas, sebaiknya ambil jarak untuk saling merasa tenang, lalu setelah sedikit tenang diskusikan kembali masalahnya dan bagaimana solusinya," ungkap psikolog yang akrab disapa Ega, kepada Wolipop lewat WhatsApp, Rabu (18/5/2022).

Ega menuturkan kedua pasangan suami istri sebaiknya belajar untuk bernegosiasi. Jika, proses diskusi berdua tidak menemukan titik terang, coba diskusikan lagi di lain waktu.

"Namun, jika sudah berkali-kali diskusi tapi tidak ada juga penyelesaiannya, maka tunjuk mediator yang cukup netral dan bijaksana untuk menengahi. Mediator bisa dari pihak keluarga atau professional seperti psikolog atau konselor pernikahan," pungkasnya.

(gaf/eny)