Liputan Khusus Menikah saaat PPKM

Ini Kekurangan dan Kelebihan Menikah di Tengah PPKM Menurut Para Pengantin

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 23 Agu 2021 09:41 WIB
Niza Sari Pratiwi dan Muhammad Juandi. Foto: Dok. pribadi Niza Sari Pratiwi.
Jakarta -

Selama masa PPKM, bagi pengantin yang ingin menikah wajib menaati peraturan pemerintah. Aturan itu di antaranya pengantin yang berada di wilayah zona 4, tidak boleh mengadakan resepsi, hanya akad nikah saja. Para pengantin yang sudah merasakan menikah di masa PPKM ini berbagi kisahnya. Mereka mengungkap kelebihan dan kekurangan menikah selama PPKM.

Pasangan Niza Sari Pratiwi dan Muhammad Juandi menggelar acara pernikahan pada Sabtu (14/8/2021), di Masjid Bani Umar, Tangerang Selatan, Banten. Ia menuturkan salah satu kelebihan menikah saat PPKM adalah bisa menghemat anggaran pernikahan.

"Kelebihannya acara pernikahannya jadi lebih intimate, saving budget, lebih safe aja karena kita menyediakan antigen untuk keluarga inti yang datang dan para vendor yang bertugas," kata Niza kepada Wolipop, Sabtu (21/8/2021).

Niza Sari Pratiwi dan Muhammad Juandi.Foto keluarga Niza dan Juan saat acara pernikahan. Foto: Dok. pribadi Niza Sari Pratiwi.

Sedangkan kekurangan menikah di masa PPKM, menurut Niza jadi tidak bisa bertemu langsung dengan tamu undangan. Pengantin juga tidak bisa mengabdikan momen bersama kerabat terdekat.

Dine Puspita Sari yang resmi menikah dengan Ariko Pandu Mahendra pada 31 Juli 2021, mengatakan keuntungan menikah di tengah PPKM bisa menjadi cerita tersendiri di masa mendatang. Dia pun merasakan hal baru dari momen tersebut.

"Tidak semua pasangan menikah dengan kondisi seperti ini. Dan ini bisa menjadi cerita keluarga kami nantinya untuk anak-anak kami. Dan yang pasti nggak akan bisa kami lupakan, yang ternyata apapun yang kami rencanakan kalau memang Allah belum mengizinkan ya memang tidak bisa dilakukan. Dan ternyata menikah dengan dihadiri keluarga inti saja pun lebih khidmat banget, rasa kekeluargaannya lebih berasa," ungkapnya panjang lebar.

Sama seperti Niza, Dine mengungkapkan kekurangan menikah selama PPKM yaitu tidak bisa bertemu dengan keluarga dan kerabat dekat yang tidak bisa menyaksikan semua acara pernikahannya. Dia dan suami hanya bisa saling menyapa dengan kerabat secara online.

Dine juga mengatakan pasangan yang menikah saat PPKM harus punya rencana cadangan. Karena bisa saja rencana pernikahan berubah lagi seiring dengan aturan pemerintah yang juga berganti.

"Tetapi jangan sedih, karena menikah bukan karena harus resepsi atau harus ramai-ramai tetapi yang penting sah dan halalnya," ucap Dine.

Pasangan yang menikah di tengah PPKM.Pasangan yang menikah di tengah PPKM. Foto: Dok. pribadi Chairul Umam R.

Berbeda dengan Chairul Umam R yang menikah dengan Zihan Maulida Nashriyah pada 7 Agustus 2021 di Bandung, Jawa Barat. Menurut Umam, tak ada kelebihan yang ia rasakan ketika menikah di tengah PPKM.

"Kalau untuk kelebihan saya kira tidak ada. Karena pada dasarnya hal yang tidak perlu dilakukan, menjadi dilakukan. Lalu malah banyak hambatannya juga. Jadi saya kira untuk kekurangan sangat banyak. Apalagi untuk kami yang memang ingin mengundang banyak teman. Selain itu terbatasnya mengundang tamu, banyak persyaratan yang bukan bagian dari KUA, dan cukup rumit, laporan ke Kecamatan dan satgas yang rumit juga," keluhnya.

(gaf/eny)