Pria Ditinggal Pacar di Hari Pernikahan karena Tak Bisa Jawab Perkalian 2

Vina Oktiani - wolipop Jumat, 07 Mei 2021 12:15 WIB
Wedding in the mountains Mangup in Crimea Foto: Thinkstock
Jakarta -

Memilih pasangan hidup yang tepat untuk dinikahi memang bukanlah perkara yang mudah. Ada yang merasa penting untuk melihat latar belakang, seperti keluarga dan pendidikannya sebelum memutuskan menikah. Bahkan terkadang calon pengantin yang sudah menjelang hari pernikahan bisa saja tiba-tiba berubah pikiran dan memutuskan untuk membatalkannya.

Seperti dikutip dari Timesnownews.com, seorang wanita yang berasal dari India mendadak membatalkan pernikahannya usai mengetahui bahwa calon pengantin prianya tak bisa melafalkan tabel perkalian 2. Karena hal itu, calon pengantin wanita langsung berubah pikiran dan membatalkan pernikahan.

Menurut laporan yang beredar, saat itu calon pengantin pria sudah sampai di lokasi pesta pernikahan. Ketika sampai, sang wanita langsung memberikan tes tersebut untuk mengujinya. Namun sayang calon pengantin pria tak bisa menyelesaikannya. Tanpa berpikir panjang, calon pengantin wanita pun langsung pergi dan mengatakan bahwa pernikahannya batal.

Pihak kepolisian mengatakan bahwa pernikahan itu merupakan hasil dari perjodohan dari kedua belah pihak. Pihak keluarga sendiri sempat mencoba meyakinkan sang calon pengantin wanita, namun dirinya tak mau mendengarkan dan tetap bersikeras memutuskan untuk membatalkannya.

Sang wanita mengatakan bahwa bagaimana mungkin dirinya bisa menikahi seorang pria yang bahkan tidak memiliki kualifikasi pendidikan dasar dan tidak bisa matematika. Tamu undangan yang hadir pada pesta pernikahan itu pun langsung terkejut melihat kejadian tersebut.

Saudara dari pengantin perempuan mengatakan bahwa keluarga pengantin pria memang tidak pernah menceritakan mengenai latar belakang pendidikannya. Sehingga mungkin saja bahwa sang calon pengantin pria bahkan tak pernah bersekolah.

Pada akhirnya kedua belah pihak sama-sama memutuskan untuk berdamai. Keduanya kemudian memutuskan untuk saling mengembalikan hadiah-hadiah pernikahan yang sebelumnya telah diberikan.

(vio/vio)