Viral Pernikahan Virtual Pengantin di Yogyakarta, Fakta Sebenarnya Ternyata...

Gresnia Arela Febriani - wolipop Rabu, 13 Mei 2020 11:14 WIB
virtual wedding Pernikahan virtual viral. Foto: Dok. Alleyaweddingcenter
Jakarta -

Di masa pandemi virus Corona seperti ini, pasangan yang hendak menggelar acara pernikahan tidak boleh membuat acara resepsi guna mencegah penyebaran virus Corona. Akhirnya pasangan pun melakukan sejumlah trik, salah satu cara untuk menyiasatinya adalah dengan mengadakan virtual wedding.

Virtual wedding yang satu ini menghebohkan jagad Twitter. Pernikahan virtual yang diunggah akun Twitter @goenrock menampilkan pasangan pengantin di Yogyakarta menggelar akad dan resepsi secara virtual.

"Virtual wedding di Jogja. Resepsi & shooting di studio dengan dikelilingi green screen. Background langsung di-replace live dan di-streamingkan. 🏻," tulisnya pada Selasa (12/5/2020).

Video yang berdurasi 1,09 menit itu mendapatkan 19 ribu likes, 9 ribuan retweet dan lebih dari 1.000 komentar warganet. Ada yang takjub dan ada yang mengkritik karena melihat ada lebih dari 10 orang di dalam ruangan

"Wow bisa wedding beach atau bahkan menika dimana saja!" kata akun @irvalestari.

"Anggaran dekorasi, catering, souvenir, aman terjaga," tulis @ikiiw_

"Tp kapasitasnya kayaknya melebihi aturan psbb ya mas, max 10 org dalam ruangan. Eh tapi mungkin di Jogja beda ya aturannya. Menawi lepat nyuwun ngapunten," ucap akun @vinodii.




Setelah ditelusuri, video yang telah beredar itu ternyata digelar oleh GM Production Indonesia yang merupakan salah satu event organizer (EO) dan perusahaan penyewaan perlengkapan pernikahan di Yogyakarta. Video virtual wedding garapan mereka itulah yang viral dikomentari warganet.

Dikonfirmasi Wolipop, Yopie Kurniawan sebagai Marketing Online Alleya Wedding Center yang tergabung dalam GM Production Indonesia mengungkapkan fakta sebenarnya dari pernikahan virtual yang viral itu. Kata Yopie, virtual wedding yang videonya viral itu ternyata bukan pernikahan nyata hanya sample atau contoh untuk klien alias dummy.

"Ide vendor wedding GM Production Indonesia buat sesuatu yang baru di pandemi COVID-19, ini hanya dummy pernikahan virtual aja buat sample ke klien kami. Akhirnya berkumpul beberapa vendor Yogya dan buat simulasi ini. Itu hanya sampel virtual aja dengan durasinya 2,5 jam untuk syutingnya," kata Yopie kepada Wolipop, Selasa (12/5/2020).

Pernikahan virtual viral.Pernikahan virtual viral. Foto: Dok. Alleyaweddingcenter

Kepada Wolipop, Direktur GM Productio Indonesia Yurry Apreto, juga mengungkapkan video pernikahan virtual garapan timnya yang viral. Menurut Yurry, mereka membuat dummy video pernikahan virtual ini untuk menyiasati industri pernikahan yang sedang mati suri.

"Selama masa Pendemi Corona ini banyak bisnis yang mengalami pembatalan atau rescedule, penurunan omset dan PHK karyawan. Dalam industri Wedding organizer dibutuhkan sebuah terobosan dimana tetap berpedoman kepada aturan social distancing pemerintah tetapi secara bisnis tetap berjalan agar roda perekonomian bisa berputar. Solusinya adalah virtual wedding. Dimana Wedding dapat dikemas secara Virtual via Live streaming via Youtube, Live Instagram atau Zoom wedding live," papar Yurry.

Konsep pernikahan virtual yang dibuat tim Yurry memang menggunakan green screen. Pernikahan virtual ini lebih menghemat budget karena pengantin tidak perlu menggunakan dekorasi.

"Dimana dekorasi akan dilakukan secara virtual dan tinggal memilih templatenya. Pengatin akan berdiri di pelaminan virtual dan akan melihat semua tamu undangan via LED 3x4 meter yang akan berisi 1.000 tamu undangan yang akan di bagikan link oleh WO. Acara akan dimulai dengan sambutan oleh pihak keluarga mempelai via virtual, doa dan acara adat bisa dilaksanakan dengan panduan WO," jelasnya.

Untuk acara salam-salaman, Yurry menceritakan bahwa aktivitas tersebut akan digantikan dengan acara sapaan dari pihak mempelai via monitor yang sudah disediakan. "Sehingga mempelai dan keluarga bisa saling interaksi secara digital. Untuk uang kasih sayang bisa dimunculkan running text yang berisi informasi rekening kedua mempelai. Lalu catering dan souvenir, kita bisa sediakan antaran langsung ke rumah masing-masing. Undangan bekerja sama dengan pihak Grab atau Gojek untuk pengantarannya," ucap Yurry.

Yurry menegaskan virtual wedding ini bisa menjadi salah satu cara agar roda perekonomian industri wedding organizer tetap berjalan. Dia pun bersyukur karena konsep pernikahan virtualnya ini ada beberapa klien yang tertarik.

Bagaimana, apa kamu yang akan menikah juga tertarik membuat pernikahan virtual seperti ini?



Simak Video "Bikin Baju dari Tas Louis Vuitton dan Gucci, Wanita Filipina Viral"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)