'Modern Heritage' Jadi Tren Pernikahan 2019, Seperti Ini Penerapannya
Silmia Putri - wolipop
Senin, 04 Feb 2019 06:39 WIB
Jakarta
-
Pergantian tahun biasanya diiringi oleh perubahan tren, tak terkecuali tren pernikahan. Mulai dari dekorasi pelaminan hingga busana pengantin, memiliki gaya yang berbeda dari tahun ke tahun.
Bridestory, selaku global wedding marketplace merilis tema pernikahan tahun 2019. Tema tersebut bernama 'Modern Heritage', yaitu penyajian acara pernikahan dalam budaya Indonesia dengan sentuhan kekinian. Modern Heritage ini dipamerkan dalam acara Bridestory Fair 2019 bersama sekitar 100 vendor pernikahan mulai dari fotografi, dekorasi, hingga souvenir.
"Sebenarnya kalau pernikahan itu sangat personal ya, masing-masing pengantin punya selera sendiri. Memang pernikahan tradisional, klasik, itu akan selalu ada. Cuma tema ini lebih kita tujukan untuk pengantin millenials yang ingin tetap ada elemen tradisionalnya, tapi nggak mau terlihat kuno, berat, jadi lebih effortless," ungkap Ayunda Wardhani selaku Bridestory VP of Marketing di sela acara Bridestory Fair 2019 di Grand Ballroom Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel.
Pengaplikasian tema ini pun sangat luas, mulai dari pemilihan warna, kain, furniture, hingga desain busana pengantin. Menurut Ayunda, elemen tradisional bisa dipresentasikan menjadi sesuatu yang lebih clean dan simple.
"Misalnya kita bisa pakai corak mega mendung untuk furniture, tapi nggak harus pada bahan kayu jati. Kita bisa memakai bahan lain yang lebih ringan dengan warna yang lebih lembut. Kalau busana pengantin, kita bisa pakai bentuk kebaya tapi disulap menjadi dress," tuturnya.
Tren ini diambil dari data para visitor website Bridestory digabungkan dengan tren global. Pengambilan warna tren ini juga diambil dari tren Pantone, seperti warna living coral yang disebut sebagai tren warna 2019.
"Kalau tahun lalu, temanya kita stardust. Jadi lighting itu mendominasi elemen dekorasi. Jadi kalau tahun lalu lebih ke gelap, sekarang lebih terang. Kemudian kita juga menyesuaikan warnanya kepada tren Pantone," tambah Ayunda.
Penggabungan dekorasi modern dan tradisional disajikan menarik oleh para vendor dekorasi pernikahan di acara Bridestory Fair. Misalnya saja anyaman dari rotan yang digabungkan dengan bunga kering yang populer sejak tahun 2017. Tema ini juga membuktikan bahwa barang-barang tradisional yang dulu dianggap kuno, bisa disulap menjadi lebih menarik.
"Harapannya para pengantin tidak ragu meng-infuse heritage Indonesia ke dalam pernikahan mereka," tutup Ayunda.
(sil/eny)
Bridestory, selaku global wedding marketplace merilis tema pernikahan tahun 2019. Tema tersebut bernama 'Modern Heritage', yaitu penyajian acara pernikahan dalam budaya Indonesia dengan sentuhan kekinian. Modern Heritage ini dipamerkan dalam acara Bridestory Fair 2019 bersama sekitar 100 vendor pernikahan mulai dari fotografi, dekorasi, hingga souvenir.
"Sebenarnya kalau pernikahan itu sangat personal ya, masing-masing pengantin punya selera sendiri. Memang pernikahan tradisional, klasik, itu akan selalu ada. Cuma tema ini lebih kita tujukan untuk pengantin millenials yang ingin tetap ada elemen tradisionalnya, tapi nggak mau terlihat kuno, berat, jadi lebih effortless," ungkap Ayunda Wardhani selaku Bridestory VP of Marketing di sela acara Bridestory Fair 2019 di Grand Ballroom Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tren pernikahan 2019. Foto: Silmia Putri/Wolipop |
Pengaplikasian tema ini pun sangat luas, mulai dari pemilihan warna, kain, furniture, hingga desain busana pengantin. Menurut Ayunda, elemen tradisional bisa dipresentasikan menjadi sesuatu yang lebih clean dan simple.
"Misalnya kita bisa pakai corak mega mendung untuk furniture, tapi nggak harus pada bahan kayu jati. Kita bisa memakai bahan lain yang lebih ringan dengan warna yang lebih lembut. Kalau busana pengantin, kita bisa pakai bentuk kebaya tapi disulap menjadi dress," tuturnya.
Tren pernikahan 2019. Foto: Silmia Putri/Wolipop |
Tren ini diambil dari data para visitor website Bridestory digabungkan dengan tren global. Pengambilan warna tren ini juga diambil dari tren Pantone, seperti warna living coral yang disebut sebagai tren warna 2019.
"Kalau tahun lalu, temanya kita stardust. Jadi lighting itu mendominasi elemen dekorasi. Jadi kalau tahun lalu lebih ke gelap, sekarang lebih terang. Kemudian kita juga menyesuaikan warnanya kepada tren Pantone," tambah Ayunda.
Penggabungan dekorasi modern dan tradisional disajikan menarik oleh para vendor dekorasi pernikahan di acara Bridestory Fair. Misalnya saja anyaman dari rotan yang digabungkan dengan bunga kering yang populer sejak tahun 2017. Tema ini juga membuktikan bahwa barang-barang tradisional yang dulu dianggap kuno, bisa disulap menjadi lebih menarik.
"Harapannya para pengantin tidak ragu meng-infuse heritage Indonesia ke dalam pernikahan mereka," tutup Ayunda.
(sil/eny)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
TikTok Viral Verificator
Viral Momen Dosen Pertanian Mantu, Souvenir Bibit Tanaman Jadi Sorotan
TikTok Viral Verificator
Viral! Pengantin Bagikan Souvenir 100 Anak Ayam Warna-warni, Tuai Kritik
Daftar Tanggal Cantik 2026, Cocok Untuk Lamar Kekasih Hingga Gelar Pernikahan
Istri Ceraikan Suami Usai Lihat Bukti Perselingkuhan Dari Promosi di TikTok
Viral Verificator
Prewedding Unik di Pasar Viral, Netizen Tak Menyangka Hasilnya Seindah Ini
Most Popular
1
Ramalan Shio 2026
Hoki! 5 Shio Ini Diprediksi Sukses di Tahun Kuda Api 2026, Cek Peruntunganmu
2
Viral Influencer Singgung Ukuran Kelamin Mantan Suami, Berujung Digugat
3
8 Gaya Lily Anak Raffi-Nagita, Dress Fendi Hingga Tas Dior Curi Atensi
4
Angelina Jolie Ingin Tinggalkan AS, Berencana Pindah ke Kamboja
5
Kisah Wanita 62 Tahun Hamil Lagi Setelah Anaknya Meninggal, Jadi Kontroversi
MOST COMMENTED












































Tren pernikahan 2019. Foto: Silmia Putri/Wolipop
Tren pernikahan 2019. Foto: Silmia Putri/Wolipop