Cara Persiapkan Budget Nikah Untuk Kamu yang Masih Jomblo

Silmia Putri - wolipop Rabu, 17 Okt 2018 18:12 WIB
Mempersiapka biaya pernikahan untuk kamu yang jomblo. Foto: Thinkstock Mempersiapka biaya pernikahan untuk kamu yang jomblo. Foto: Thinkstock

Jakarta - Belum tahu kapan menikah, bukan berarti tidak mempersiapkan biaya pernikahan sejak dini. Sebagaimana kita ketahui bahwa biaya menikah di era ini jauh dari kata murah, apalagi jika menikah di kota besar seperti Jakarta.

Untuk itu, mempersiapkan biaya pernikahan meski belum punya pasangan, tetap harus dilakukan. Hal ini diakui oleh Financial Planner dari AAM Associate, Bareyn Mochaddin, S.Sy., M.H., RPP.

"Sebenarnya jika kamu punya tujuan untuk menikah, meskipun belum punya pasangan ya tetap harus mempersiapkan biayanya. Lebih cepat lebih baik. Tapi jika kamu masih single dan belum tahu kapan menikah, kamu bisa mengumpulkan dana darurat dulu. Siapa tahu kamu tiba-tiba dilamar dan menikah dalam jarak waktu yang dekat. Salah satu kegunaan dana darurat untuk yang single adalah untuk biaya pernikahan dengan keputusan kurang dari satu tahun." tutur Bareyn kepada Wolipop di Gedung Trans TV hari Senin (15/10/2018).

Cara Persiapkan Budget Nikah Untuk Kamu yang Masih JombloBareyn Mochaddin, S.Sy., M.H., RPP. Foto: Silmia Putri/Wolipop

Baca juga: Viral, Chat Wanita Pinjam Uang Buat Pesta Nikah yang Bikin Netizen Geram


Dana darurat menjadi salah satu pos keuangan yang sebaiknya dimiliki setiap orang. Kegunaannya adalah untuk mencukupi kebutuhan yang di luar dugaan, seperti sakit, di-PHK perusahaan, hingga menikah tiba-tiba.

"Biaya pernikahan juga setiap tahunnya naik. Kita harus tahu dulu, pernikahan seperti apa yang kita inginkan. Dengan begitu, kita bisa memperkirakan nih biayanya berapa tahun ini, lalu dihitung sesuai inflasi dan target tahun menikah," tandas Bareyn.

Untuk mempermudah perhitungan, Bareyn memberikan contoh kasus. Misalnya ada seseorang yang masih berusia 20 tahun dan belum punya pasangan tapi sudah memiliki tujuan menikah.

Dia memiliki target menikah di usia 27 tahun. Pernikahan yang ia impikan, misalnya memiliki biaya Rp 100 juta. Dia tidak bisa menabung untuk Rp 100 juta itu sekarang, karena akan ada peningkatan biaya pernikahan saat ia berusia 27 tahun.

Baca juga: Ini Tips dari Pengantin yang Bisa Gelar Pesta Nikah Tak Sampai Rp 50 Juta

"Tarohlah inflasi 10%. Selama tujuh tahun, biaya pernikahan itu akan meningkat jadi Rp 194 juta. Berarti dia harus melakukan perencanaan keuangan untuk mendapatkan uang Rp 197 juta dalam tujuh tahun. Jika menabung secara konvensional, sulit untuk tercapai. Menabung memang tidak disarankan untuk tujuan keuangan jangka panjang," terangnya.

Untuk itu, jika target menikah masih lama, sesorang yang 'jomblo' bisa memilih produk keuangan dengan risiko yang lebih besar seperti membeli saham. Namun, jika takut tiba-tiba menikah dalam waktu dekat, bisa kumpulkan dana darurat terlebih dahulu. Memakai dana darurat untuk biaya menikah juga sah-sah saja.
(sil/sil)