Baru 6 Hari Menikah, Suami Ini Nikahkan Istrinya dengan Pria Lain

Anggi Mayasari - wolipop Jumat, 23 Mar 2018 12:35 WIB
Foto: thinkstock
Pamara - Kebanyakan pasangan tentu tak akan rela jika pujaan hatinya berpaling pada orang lain. Tapi, seorang suami di India ini mencuri atensi karena mengizinkan istrinya untuk menikah lagi dengan pria lain.

Pria yang memiliki nama Basudeb Tappo ini telah menikahi seorang wanita dari desa Debdihi di Jharsuguda pada 4 Maret kemarin. Pernikahan pun telah berlangsung sesuai dengan ritual dan hukum adat khas daerah tersebut.

Setelah enam hari pernikahan berlangsung, ada tiga pria muda yang salah satunya mengaku sebagai sepupu istri Tappo, mengunjungi pasangan ini di Pamara. Ketiganya disambut oleh keluarga Tappo. Sementara itu, dua dari mereka meninggalkan rumah untuk melihat pemandangan desa bersama dengan Tappo. Dan satu pria lainnya yang mengaku sebagai 'sepupu' terlihat bersama dengan istri Tappo.

Menurut Times of India, sekelompok penduduk setempat kemudian mengetahui ada yang tak beres. Mereka pun mulai memukuli pria yang mengaku sebagai 'sepupu' istri Tappo. Rupanya, diketahui bahwa pria tersebut adalah kekasih istri Tappo.

Baca Juga : Kisah Romantis Pasangan yang Baru Foto Pernikahan Setelah 80 Tahun Menikah
Baru 6 Hari Menikah, Suami Ini Nikahkan Istrinya dengan Pria LainFoto: thinkstock

Wanita yang baru menikah ini juga mengaku bahwa mereka adalah sepasang kekasih. Namun, karena keluarganya menentang hubungan asmara mereka, sang keluarga menikahkannya dengan Tappo.

Baca Juga : Wanita Batalkan Pernikahan Saat Akad Karena Baru Tahu Calon Suami Botak

Melihat peristiwa tersebut, pria berusia 28 tahun ini menyarankan agar istrinya menikahi kekasihnya. Ia kemudian menghubungi keluarga istrinya untuk meyakinkan mereka tentang rencananya tersebut.

"Kehidupan tiga orang akan hancur seandainya saya tidak melakukan ini. Ini adalah satu-satunya solusi. Sekarang kita semua bisa bahagia," kata Tappo.

Sikap yang dilakukan Tappo yang rela menikahkan istrinya dengan kekasihnya itu pun mendapat apresiasi luas. "Ketika kami mengetahui keputusan Tappo, kami merasa bahwa itu adalah hal yang paling tepat untuk dilakukan dalam situasi seperti ini. Jadi seluruh penduduk desa mendukung pernikahan kedua istrinya," kata Gajendra Bagh, Kepala Desa Pamara.

(agm/agm)