Demi Jahit Kebaya Kahiyang Ayu, Ini Pengorbanan Bu Mojo

Daniel Ngantung - wolipop Sabtu, 25 Nov 2017 14:11 WIB
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Dahnila Nasution, pemilik Mojo Kebaya, setidaknya boleh bernapas lega setelah kebaya merah buatannya akhirnya dipakai oleh Kahiyang Ayu saat prosesi Mata Ni Horja hari ini, Sabtu (25/11/2017) pagi. Kebaya merah itu adalah karyanya yang terakhir untuk Kahiyang selama mengikuti prosesi adat sejak pekan lalu.

Demi Jahit Kebaya Kahiyang Ayu, Ini Pengorbanan Bu MojoFoto: Andhika Prasetia/detikcom


Tidak tanggung-tanggung, Bu Mojo, begitu sapaan akrabnya, menyiapkan lima kebaya. Ia mendapat mandat langsung dari Ade Hanifah Siregar, ibu mempelai pria Bobby Nasution.

Selain Kahiyang, penjahit asal Medan itu juga diminta membuat kebaya bernuansa hijau untuk ibu Bobby dan keluarganya pakai saat resepsi besok.

Demi Jahit Kebaya Kahiyang Ayu, Ini Pengorbanan Bu MojoFoto: Andhika Prasetia/detikcom


Sejak pagi tadi Bu Mojo sudah berada di lokasi acara, tepatnya di kediaman keluarga Bobby di Bukit Hijau Regency, Medan, untuk membantu Kahiyang bersiap. Setelah semuanya selesai, Bu Mojo segera bertolak ke Jakarta untuk menengok anaknya yang baru melahirkan.

"Senin saya ke Jakarta karena besok masih harus memakaikan baju ibu dan dua kakak Bobby," kata Bu Mojo kepada Wolipop melalui pesan singkat, Sabtu siang.

Ketika Wolipop menemuinya beberapa hari lalu di kawasan Centre Point Medan, Bu Mojo menceritakan memang mengaku belum sempat menjenguk anaknya yang baru melahirkan di Jakarta. Ini menjadi pengorbanan Bu Mojo demi mempercantik kliennya itu.

Waktunya benar-benar tercurah untuk menyiapkan kebaya Kahiyang. Bagi Bu Mojo, bisa membuatkan Kebaya untuk Kahiyang adalah sebuah tanggung jawab yang besar. Dibantu timnya, Bu Mojo benar-benar fokus mengerjakan pesanan ibunda Bobby.

"Anak baru lahiran di Jakarta, tapi saya belum nengok karena mau menyelesaikan kebaya Kahiyang dulu," ujar Bu Mojo kala itu.

Tentang pengalamannya mendandani Kahiyang, Bu Mojo mengaku sudah tak gugup lagi seperti saat pertama kali melakukannya tempo hari. "Pertama ya (gugup), sekarang sudah nggak lagi karena Mbak Kahiyang baik," kata Bu Mojo

Tak ada persiapan khusus yang dilakukan Bu Mojo semalam sebelum memakaikan kebaya pengantin untuk putri orang pertama Indonesia. "Alhamdulillah, bisa tidur nyenyak," tambah perempuan kelahiran Pematangsiantar, 19 November 1964, itu. (dtg/kik)