Wanita Ini Batal Nikah di Hari Pernikahan, Alasannya Bikin Geregetan
Anggi Mayasari - wolipop
Kamis, 20 Jul 2017 13:11 WIB
Jakarta
-
Hati siapa tak hancur jika bayangan indah menikah dengan kekasih, tiba-tiba harus pupus tepat di hari istimewa pernikahan. Perasaan terpuruk dan sedih tentunya tak bisa dihindari. Seperti yang dialami oleh wanita asal Thailand ini yang batal menikah ketika semua prosesi pernikahannya sudah siap.
Pernikahan yang dilaksanakan akhir Juni lalu seharusnya menjadi hari yang paling membahagiakan bagi Benjaporn Wareesri. Semua prosesi pernikahan sudah siap. Sedikitnya 100 undangan sudah disebar, catering sudah siap dan lebih dari 50 meja sudah diatur untuk perjamuan makan. Ketika sang mempelai pria, Adirek Chadachan bersama keluarganya datang semua hal manis itu berubah menjadi pilu bagi Benjaporn.
Prosesi anggota keluarga dan pengaturan lainnya berjalan lancar di pagi hari sampai timbul masalah saat menghitung mas kawin. Uang mas kawin yang dibawa oleh Adirek mulai dihitung oleh keluarga mempelai wanita. Sebelumnya disepakati bahwa keluarga wanita meminta uang mahar senilai 100 ribu baht (Rp 39 juta) dan emas senilai 21 ribu baht (Rp 8 juta).
Jumlah mas kawin yang dibawa Adirek dan keluarganya ternyata tak sesuai dengan kesepakatan yang disepakati sebelumnya. Kedua keluarga inipun mengadakan pembicaraan. Keluarga Benjaporn meminta pengantin pria untuk memberikan sisanya Rp 19,5 juta setelah pernikahan. Tapi keluarga mempelai pria bersikeras bahwa mereka telah memberikan semua yang bisa mereka berikan.
Baik dari keluarga Benjaporn dan Adirek pun saling beradu pendapat dan bertentangan perihal uang mahar itu. Perselisihan dan pertengkaran tak dapat dihindari dan terjadi. Hal tersebut membuat sang mempelai pria beserta keluarganya pergi dengan membawa mas kawinnya.
Tak sanggup menahan sedih ditinggal sang kekasih di hari istimewanya ini, Benjapornpun menangis dan pingsan. Menurut bibinya, Thongwai Muangmuntri setelah keponakannya ini sadar kembali, ia membawa Benjaporn ke kantor polisi di distrik Phimai untuk mengajukan keluhan.
"Kami ingin orang itu (Adirek) bertanggung jawab atas tindakannya yang telah membuat malu Benjaporn dan keluarganya. Kami juga ingin mereka membayar semua biaya pernikahan," kata Thongwai dilansir Bangkok Post.
Sang mempelai wanita juga hanya menginginkan pria tersebut membayar semua biaya yang dikeluarkan dan mas kawin tidak lagi menjadi masalah karena pernikahannya telah dibatalkan.Sementara itu, polisi juga akan memanggil mempelai pria untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. (agm/agm)
Pernikahan yang dilaksanakan akhir Juni lalu seharusnya menjadi hari yang paling membahagiakan bagi Benjaporn Wareesri. Semua prosesi pernikahan sudah siap. Sedikitnya 100 undangan sudah disebar, catering sudah siap dan lebih dari 50 meja sudah diatur untuk perjamuan makan. Ketika sang mempelai pria, Adirek Chadachan bersama keluarganya datang semua hal manis itu berubah menjadi pilu bagi Benjaporn.
Suasana rumah Benjaporn di hari pernikahannyaFoto: Dok. Bangkok Post |
Prosesi anggota keluarga dan pengaturan lainnya berjalan lancar di pagi hari sampai timbul masalah saat menghitung mas kawin. Uang mas kawin yang dibawa oleh Adirek mulai dihitung oleh keluarga mempelai wanita. Sebelumnya disepakati bahwa keluarga wanita meminta uang mahar senilai 100 ribu baht (Rp 39 juta) dan emas senilai 21 ribu baht (Rp 8 juta).
Jumlah mas kawin yang dibawa Adirek dan keluarganya ternyata tak sesuai dengan kesepakatan yang disepakati sebelumnya. Kedua keluarga inipun mengadakan pembicaraan. Keluarga Benjaporn meminta pengantin pria untuk memberikan sisanya Rp 19,5 juta setelah pernikahan. Tapi keluarga mempelai pria bersikeras bahwa mereka telah memberikan semua yang bisa mereka berikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak sanggup menahan sedih ditinggal sang kekasih di hari istimewanya ini, Benjapornpun menangis dan pingsan. Menurut bibinya, Thongwai Muangmuntri setelah keponakannya ini sadar kembali, ia membawa Benjaporn ke kantor polisi di distrik Phimai untuk mengajukan keluhan.
Tangis keluarga Benjaporn di Kantor Polisi Foto: Dok. Bangkok Post |
"Kami ingin orang itu (Adirek) bertanggung jawab atas tindakannya yang telah membuat malu Benjaporn dan keluarganya. Kami juga ingin mereka membayar semua biaya pernikahan," kata Thongwai dilansir Bangkok Post.
Sang mempelai wanita juga hanya menginginkan pria tersebut membayar semua biaya yang dikeluarkan dan mas kawin tidak lagi menjadi masalah karena pernikahannya telah dibatalkan.Sementara itu, polisi juga akan memanggil mempelai pria untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. (agm/agm)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Rebutan Uang Duka, Konflik Menantu dan Mertua Berujung Tragis
Kisah Cinta Viral: Wanita 50 Tahun Nikahi Pria 23 Tahun, Kenalan dari TikTok
Viral Verificator
Viral Pengantin Curhat Pakai Makeup Artist Pilihan Keluarga Mertua, Bikin Nangis
Most Pop: Pernikahan Viral Roboh Diterjang Badai, Resepsi Tetap Jalan
Viral Verificator
Bukan Mobil Mewah, Viral Pengantin Ini Sunmori Naik Vespa Usai Akad Nikah
Most Popular
1
Potret George Clooney dan Istri yang Kini Jadi WN Prancis, Disindir Trump
2
7 Foto Mesra Manohara Dengan Pacar Baru YouTuber Asal Denmark
3
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
4
6 Artis Libur Tahun Baru 2026 ke Luar Negeri Bareng Pacar, Makin Lengket
5
Ramalan Zodiak Pisces 2026: Kesempatan Emas Terbuka, Jangan Salah Langkah
MOST COMMENTED












































Suasana rumah Benjaporn di hari pernikahannyaFoto: Dok. Bangkok Post
Tangis keluarga Benjaporn di Kantor Polisi Foto: Dok. Bangkok Post