Liputan Khusus Persiapan Pernikahan
5 Cara Menentukan Tanggal Pernikahan
Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 14 Okt 2016 09:05 WIB
Jakarta
-
Setelah memutuskan untuk menikah, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menentukan tanggal pernikahan. Untuk urusan ini, sebaiknya harus diputuskan dengan bijak bersama pasangan agar tidak salah langkah dalam menentukan persiapan selanjutnya. Lantas, bagaimana caranya?
1. Waktu Persiapan Pernikahan
Dituturkan oleh Friska selaku co-founder The Bride Dept, tanggal pernikahan berpengaruh kepada waktu persiapan dan vendor-vendor di dalamnya. Ada beberapa vendor yang memerlukan waktu untuk mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk pernikahan. Misalnya, vendor undangan membutuhkan waktu tiga hingga empat bulan untuk mencetak undangan dan vendor dekorasi yang memerlukan waktu untuk menyiapkan properti dekorasi.
"Apalagi kalau ingin menikah di tanggal cantik, misalnya tanggal 12 bulan 12, at least harus tahu ketersediaan venuenya, terus makeup artist bisa gak tanggal segitu, dan biasanya jasa vendor jadi lebih mahal karena banyak permintaan," tutur Friska dalam acara Wolipop Women's Lounge di Largo Bistrot, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (8/10/2016).
2. Periode Saat Keduanya Tidak Sibuk
Menentukan tanggal pernikahan juga bisa dilihat dari tanggal-tanggal di mana keduanya tidak sibuk dengan pekerjaannya. "Misalnya pasangan kamu kerja di bagian keuangan, dan akhir tahun biasanya sibuk mau tutup buku. Nggak mungkin kan menikahnya di akhir tahun, jadi pilih tanggalnya harus dipertimbangkan lagi," lanjut wanita 26 tahun itu.
3. Perhatikan Hari Libur Nasional
Salah satu hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih tanggal adalah memerhatikan hari libur nasional. Saat hari libur nasional, banyak orang yang mengambil cuti untuk bepergian karena libur panjang. Sehingga jika menggelar pernikahan di tanggal yang mendekati libur nasional, dikhawatirkan banyak tamu yang berhalangan hadir.
4. Diskusi dengan 2 Pihak Keluarga
Sebelum menentukan tanggal pernikahan, ada baiknya lakukan diskusi dengan keluarga. Siapa tahu di tanggal tersebut, ada acara lain yang memang lebih diutamakan.
"Baiknya juga tanya kedua belah pihak keluarga, mau nikah di tanggal segini semua keluarga bisa hadir nggak? Nanti ternyata tanggal itu ada peringatan kematian keluarga, atau ada sepupu juga yang mau menikah, kalau bisa dirundingkan dulu biar nggak overlap," jelasnya lagi.
5. Hindari Musim Hujan
Untuk pernikahan yang digelar di luar ruangan (outdoor), hindari menggelarnya saat musim hujan. Namun jika memang ingin tetap menggelarnya, siapkan rencana cadangan untuk mengantisipasi hujan yang datang tiba-tiba.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh The Bride Dept pada 2015 silam, bulan November menjadi bulan yang banyak dipilih oleh pasangan dalam menggelar pernikahan. Sebanyak 19,2 persen responden memilih untuk menikah di bulan tersebut. Sedangkan 15,4 persen reponden memilih bulan Oktober dan 15 persen di bulan Agustus dan Desember.
"Bulan yang ramai untuk menikah biasanya setelah idul fitri, mulai dari Agustus sampai Desember. Dari Januari sampai July peminatnya nggak terlalu banyak," tutup Friska. (itn/kik)
1. Waktu Persiapan Pernikahan
Dituturkan oleh Friska selaku co-founder The Bride Dept, tanggal pernikahan berpengaruh kepada waktu persiapan dan vendor-vendor di dalamnya. Ada beberapa vendor yang memerlukan waktu untuk mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk pernikahan. Misalnya, vendor undangan membutuhkan waktu tiga hingga empat bulan untuk mencetak undangan dan vendor dekorasi yang memerlukan waktu untuk menyiapkan properti dekorasi.
"Apalagi kalau ingin menikah di tanggal cantik, misalnya tanggal 12 bulan 12, at least harus tahu ketersediaan venuenya, terus makeup artist bisa gak tanggal segitu, dan biasanya jasa vendor jadi lebih mahal karena banyak permintaan," tutur Friska dalam acara Wolipop Women's Lounge di Largo Bistrot, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (8/10/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menentukan tanggal pernikahan juga bisa dilihat dari tanggal-tanggal di mana keduanya tidak sibuk dengan pekerjaannya. "Misalnya pasangan kamu kerja di bagian keuangan, dan akhir tahun biasanya sibuk mau tutup buku. Nggak mungkin kan menikahnya di akhir tahun, jadi pilih tanggalnya harus dipertimbangkan lagi," lanjut wanita 26 tahun itu.
3. Perhatikan Hari Libur Nasional
Salah satu hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih tanggal adalah memerhatikan hari libur nasional. Saat hari libur nasional, banyak orang yang mengambil cuti untuk bepergian karena libur panjang. Sehingga jika menggelar pernikahan di tanggal yang mendekati libur nasional, dikhawatirkan banyak tamu yang berhalangan hadir.
4. Diskusi dengan 2 Pihak Keluarga
Sebelum menentukan tanggal pernikahan, ada baiknya lakukan diskusi dengan keluarga. Siapa tahu di tanggal tersebut, ada acara lain yang memang lebih diutamakan.
"Baiknya juga tanya kedua belah pihak keluarga, mau nikah di tanggal segini semua keluarga bisa hadir nggak? Nanti ternyata tanggal itu ada peringatan kematian keluarga, atau ada sepupu juga yang mau menikah, kalau bisa dirundingkan dulu biar nggak overlap," jelasnya lagi.
5. Hindari Musim Hujan
Untuk pernikahan yang digelar di luar ruangan (outdoor), hindari menggelarnya saat musim hujan. Namun jika memang ingin tetap menggelarnya, siapkan rencana cadangan untuk mengantisipasi hujan yang datang tiba-tiba.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh The Bride Dept pada 2015 silam, bulan November menjadi bulan yang banyak dipilih oleh pasangan dalam menggelar pernikahan. Sebanyak 19,2 persen responden memilih untuk menikah di bulan tersebut. Sedangkan 15,4 persen reponden memilih bulan Oktober dan 15 persen di bulan Agustus dan Desember.
"Bulan yang ramai untuk menikah biasanya setelah idul fitri, mulai dari Agustus sampai Desember. Dari Januari sampai July peminatnya nggak terlalu banyak," tutup Friska. (itn/kik)
Pakaian Wanita
Sling Bag Compact dengan Bahan Waterproof Ini Praktis dan Punya Desain Gemas!
Olahraga
Olahraga Ringan di Bulan Ramadan Tetap Optimal Jaga Bentuk Tubuh dengan 2 Alat Ini!
Kesehatan
Jaga Keseimbangan Mineral Selama Puasa Ramadan, Himalayan Salt Jadi Solusi Tepat
Pakaian Pria
Upgrade Gaya Harian Kamu dengan 3 Jaket Pria Bergaya Classic-Modern yang Wajib Kamu Punya!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Pernikahan Sat Set ala Gen Z, Paginya Akad Siangnya Langsung ke Bali
TikTok Viral Verificator
Bikin Kaget! Lamaran Viral dengan Mahar Rp 150 Juta Harus Dihitung Satu-Satu
Disneyland Sewakan Haunted Mansion untuk Wedding Venue, Harga dari Rp 420 Juta
Pernikahan Viral! Penghulu Pimpin Akad Nikah Pakai 3 Bahasa Sekaligus
Pasangan Viral Dulu Latihan Nikah di TK, Jadi Suami Istri 20 Tahun Kemudian
Most Popular
1
7 Potret Kamar ART di Rumah Artis, Nyaman atau Sederhana?
2
Kim Kardashian Ungkap Status Hubungannya dengan Kanye West Saat Ini
3
Most Pop: Deretan Foto Andrew Bersama Wanita di Lantai dalam Skandal Epstein
4
Sinopsis Heat, Duel Epik Al Pacino dan Robert De Niro di Dunia Kejahatan LA
5
10 Drama China Happy Ending Terbaru, Bikin Senyum dan Anti Sedih
MOST COMMENTED











































