Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Dibungkus Plastik, Ini Foto Pernikahan Paling Ekstrem

Arina Yulistara - wolipop
Kamis, 25 Agu 2016 08:08 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Hal Kawaguchi
Jakarta - Selain foto pernikahan yang indah dan romantis, apa Anda pernah melakukan hal-hal ekstrem demi mendapatkan foto terbaik? Seperti yang dilakukan pasangan pengantin kali ini, mereka berpose di dalam plastik dan disebut-sebut sebagai foto pernikahan paling ekstrem karena risikonya kematian.

Dikutip dari Mirror, seorang fotografer asal Jepang, Hal Kawaguchi, memiliki ide membuat foto pernikahan unik yakni dibungkus menggunakan plastik. Konsep fotonya pasangan pengantin baru dimasukkan ke dalam plastik besar lalu udara di dalamnya disedot dengan alat vakum udara.

Hal hanya punya waktu selama empat detik untuk memotret. Bila terlambat, risikonya pasangan pengantin itu bisa meninggal karena kehabisan napas.

"Aku sengaja menghisap udara keluar dengan vacum cleaner sampai tidak ada udara yang tertinggal. Ini memberiku waktu hanya empat detik untuk memotret. Aku sengaja melakukan hal itu demi menunjukkan seberapa dekat dan seberapa besar cinta mereka," ujar Hal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika di dalam plastik, pasangan harus menahan napas mereka selama kurang lebih sepuluh detik selama proses pemotretan. Untuk membuat pasangan merasa nyaman selama dibungkus plastik, Hal memberikan gel dingin agar mereka tidak kesakitan ketika plastik merapat ke kulitnya.

Meski berbahaya namun Hal berusaha untuk mengurangi risiko dengan dampingan paramedis. Ia tidak ingin proyek foto pernikahan dalam plastik malah berakhir dengan buruk. Oleh karena itu ia meminta bantuan paramedis membawa tabung oksigen untuk berjaga-jaga.

"Dalam waktu yang terbatas aku tidak bisa motret lebih dari dua kali. Aku tidak ingin mereka dalam bahaya walaupun aku sellau memiliki 'penyelamat' di sampingku," tambahnya.

Foto pernikahan ekstrem ini dilakukan sebagai bentuk proyek seni yang diwujudkan Hal. Sebelum memulai proyek itu, ia memberitahukan kepada para pasangan pengantin baru yang mau menjadi relawan bisa menghubungi dirinya. Ternyata ada saja yang mau melakukan foto berbahaya ini. Setelah proyek ini menjadi perbincangan ternyata banyak pasangan lain yang juga ingin foto dalam plastik walaupun berisiko tinggi.

Hal menuturkan, proyek tersebut bertujuan untuk menunjukkan cinta setiap pasangan. Bagaimana mereka 'menyatu' setelah menikah diperlihatkan melalui proyek foto tersebut.

"Dengan foto-foto ini aku mencoba menunjukkan kekuatan cinta pasangan ketika mereka 'menyatu'. Semakin sedikit jarak yang ada di antara mereka maka semakin kuat cinta mereka. Aku pikir cinta adalah hal yang paling penting di bumi ini. Aku berpikir segala sesuatu yang positif di dunia dimulai dengan cinta," pungkas Hal. (ays/ays)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads