The Fabulist 2015
8 Pernikahan Unik di 2015, Pasangan Burger & King Hingga Runaway Bride
Eny Kartikawati - wolipop
Sabtu, 26 Des 2015 16:05 WIB
Jakarta
-
Bagi Anda yang ingin mengadakan acara pernikahan tak terlupakan, kisah dari delapan pasangan pengantin ini mungkin bisa menjadi inspirasi. Inilah delapan pasangan yang sepanjang 2015 ini mencuri perhatian dengan pernikahan unik mereka.
Burger & King
Joel Burger dan Ashley King merupakan pasangan yang menggelar pernikahan unik pada Juli 2015. Berkat nama belakang mereka yang jika disatukan menjadi serupa dengan nama restoran cepat saji Burger & King, keduanya sukses mendapat biaya pernikahan gratis dari restoran tersebut. Pernikahan pun digelar dengan tema Burger King, dimana kedua mempelai memakai mahkota khas restoran burger itu. Selain itu mempelai pria dan para pendampingnya juga didandani memakai kaos bertuliskan Burger King di balik setelan kemeja dan jas mereka.
Serba Kembar
Saudara kembar identik Dilraj dan Dilker menikah di hari yang sama, waktu yang sama dan tempat yang sama di Gereja St. Xavier, Pulur, Kelara pada November 2015. Pasangannya? Juga berwajah sama, alias kembar identik bernama Reema dan Reena.
Keunikan dari pasangan kembar ini masih belum selesai sampai di sana. Yang lebih mengejutkan, kedua pasangan itu dinikahkan oleh, tak hanya satu melainkan dua pendeta kembar bernama Reji dan Roji.
Pernikahan yang dipenuhi dengan wajah-wajah kembar identik itu juga berlaku untuk pengiring pengantinnya. Ada dua gadis penabur bunga yang juga anak kembar, dan dua anak laki-laki kembar sebagai pengiring.
Menikah Saat Maraton
Pasangan Stephanie Reinhart dan Mark Jockel yang memutuskan menggelar upacara pernikahan unik di tengah pertandingan maraton pada Oktober 2015. Hal itu dilakukan karena Stephanie dan Mark bertemu pertamakali saat latihan untuk maraton berbeda sekitar dua tahun lalu.
Keduanya menggelar acara pernikahan di tengah pertandingan maraton setelah berlari sejauh 8 mil atau 13 kilometer. Tepat di kilometer 13 keduanya dulu bertemu dan jatuh cinta. Pernikahan berlangsung secara sederhana yang dikelilingi teman-teman, keluarga, serta 40 ribu orang di area maraton.
Katering Daur Ulang
Sebuah resepsi pernikahan kurang lengkap rasanya tanpa suguhan katering lezat menggugah selera. Tapi apa jadinya jika hidangan resepsi pernikahan itu adalah makanan daur ulang? Inilah yang pasangan Zoe Chambers dan Charlie Loughlin suguhkan dalam resepsi pernikahan unik mereka di Cambridge, Inggris, September 2015 lalu.
Pasangan yang berbahagia tersebut menghidangkan dua appetizer atau makanan pembuka yang seluruh bahannya berasal dari produk-produk 'buangan' supermarket. Kedua makan tersebut adalah panzanella salad yang terbuat dari tomat, kentang, dan roti sebagai bahan utamanya, lalu mixed vegetables ala Maroko. Meski tak lagi dijual, semua bahannya belum kedaluwarsa sehingga masih aman dikonsumsi.
Menikah di Rumah Pemakaman
Pasangan Chelsea dan Barry Lesnick memilih rumah pemakaman sebagai lokasi pernikahan mereka pada Juli 2015. Pasangan ini memilih untuk mengikat janji setia mereka di rumah pemakaman dan kremasi Brunner Sanden Deitrick di Ohio, Amerika Serikat. Tak lain, lokasi itu adalah bagian dari bisnis keluarga Chelsea selama bertahun-tahun. Dan ketika ayah Chelsea mengajukan ide tersebut, pasangan ini pun tak menolaknya, malah justru menyukainya.
"Kami tidak berpikir itu aneh, karena berhubungan dengan kematian sudah kami lakukan sejak dulu. Itu adalah bisnis keluarga. Tapi ketika kami bicarakan hal ini ke teman atau keluarga Barry, mereka melihatnya sebagai ide yang aneh. Mereka agak skeptis," ungkap Chelsea kepada Huffington Post.
Menikah di Konser Taylor Swift
Ketika Taylor Swift datang ke Philadephia, Juni 2015 lalu untuk rangkaian tur, pasangan bernama Katy Harris dan Chris Eisenmann tahu jika mereka tak hanya akan menikmati konser penyanyi 25 tahun ini. Lebih dari itu, mereka akan saling menyatakan kalimat "I do" alias menikah di konser Taylor Swift.
Ya, pasangan ini memutuskan untuk melangsungkan pernikahan mereka di lapangan parkir Lincoln Financial Field, dekat tempat konser. Bagi sang mempelai wanita, pernikahan tersebut bagaikan mimpi yang terwujud menjadi nyata karena memang dia penggemar berat Taylor Swift. Apalagi setelah pernikahan usai, sang idola mendatanginya untuk memberikan ucapan selamat dan berfoto bersama.
Runaway Bride
Runaway Bride, itulah julukan untuk Ashley Griffeth asal Massachusetts, Amerika Serikat. Namun jangan berpikir Ashley adalah mempelai wanita yang kabur di hari pernikahannya seperti Julia Roberts dalam film Runaway Bride. Ashley justru runaway bride yang sebenarnya karena di hari pernikahannya dia mengikuti lomba lari maraton.
Lomba lari Charles River YMCA Independence Day 5K itu diikuti Ashley tidak seorang diri. Calon suaminya, Brendan Mackoff juga mengikuti lomba yang sama. Hanya saja pasangan unik ini berlari terpisah dengan rombongan yang berbeda pada Juli 2015.
Setelah pada pagi hari mengikuti maraton, sore harinya Ashley dan Brendan pun menggelar pernikahan mereka. Pesta pernikahan keduanya berlangsung meriah meskipun sebelumnya kedua mempelai dan sebagian besar tamu undangan mengikuti maraton di pagi hari.
Cetak Rekor Dunia
Pasangan asal Inggris Amy Ewing dan Alex Simmons yang menikah pada Februari 2015, mencetak rekor dunia sebagai pasangan dengan pengiring pengantin terbanyak. Mereka membawa 130 pengiring pengantin wanita dan 103 pengiring pengantin pria. Rekor sebelumnya untuk pengiring pengantin pria jumlahnya hanya 47 orang. Sedangkan rekor untuk pengiring pengantin wanita sebelumnya adalah 126 orang.
"Kami memang mencari ide yang unik. Kemudian aku sedang melihat rekor dunia di buku rekor Guinness dan aku membaca ada rekor untuk pengiring pengantin pria berjumlah 47 orang di Kanada pada 2003," ujar Abbie.
(eny/eny)
Burger & King
Joel Burger dan Ashley King merupakan pasangan yang menggelar pernikahan unik pada Juli 2015. Berkat nama belakang mereka yang jika disatukan menjadi serupa dengan nama restoran cepat saji Burger & King, keduanya sukses mendapat biaya pernikahan gratis dari restoran tersebut. Pernikahan pun digelar dengan tema Burger King, dimana kedua mempelai memakai mahkota khas restoran burger itu. Selain itu mempelai pria dan para pendampingnya juga didandani memakai kaos bertuliskan Burger King di balik setelan kemeja dan jas mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saudara kembar identik Dilraj dan Dilker menikah di hari yang sama, waktu yang sama dan tempat yang sama di Gereja St. Xavier, Pulur, Kelara pada November 2015. Pasangannya? Juga berwajah sama, alias kembar identik bernama Reema dan Reena.
Keunikan dari pasangan kembar ini masih belum selesai sampai di sana. Yang lebih mengejutkan, kedua pasangan itu dinikahkan oleh, tak hanya satu melainkan dua pendeta kembar bernama Reji dan Roji.
Pernikahan yang dipenuhi dengan wajah-wajah kembar identik itu juga berlaku untuk pengiring pengantinnya. Ada dua gadis penabur bunga yang juga anak kembar, dan dua anak laki-laki kembar sebagai pengiring.
Menikah Saat Maraton
Pasangan Stephanie Reinhart dan Mark Jockel yang memutuskan menggelar upacara pernikahan unik di tengah pertandingan maraton pada Oktober 2015. Hal itu dilakukan karena Stephanie dan Mark bertemu pertamakali saat latihan untuk maraton berbeda sekitar dua tahun lalu.
Keduanya menggelar acara pernikahan di tengah pertandingan maraton setelah berlari sejauh 8 mil atau 13 kilometer. Tepat di kilometer 13 keduanya dulu bertemu dan jatuh cinta. Pernikahan berlangsung secara sederhana yang dikelilingi teman-teman, keluarga, serta 40 ribu orang di area maraton.
Katering Daur Ulang
Sebuah resepsi pernikahan kurang lengkap rasanya tanpa suguhan katering lezat menggugah selera. Tapi apa jadinya jika hidangan resepsi pernikahan itu adalah makanan daur ulang? Inilah yang pasangan Zoe Chambers dan Charlie Loughlin suguhkan dalam resepsi pernikahan unik mereka di Cambridge, Inggris, September 2015 lalu.
Pasangan yang berbahagia tersebut menghidangkan dua appetizer atau makanan pembuka yang seluruh bahannya berasal dari produk-produk 'buangan' supermarket. Kedua makan tersebut adalah panzanella salad yang terbuat dari tomat, kentang, dan roti sebagai bahan utamanya, lalu mixed vegetables ala Maroko. Meski tak lagi dijual, semua bahannya belum kedaluwarsa sehingga masih aman dikonsumsi.
Menikah di Rumah Pemakaman
Pasangan Chelsea dan Barry Lesnick memilih rumah pemakaman sebagai lokasi pernikahan mereka pada Juli 2015. Pasangan ini memilih untuk mengikat janji setia mereka di rumah pemakaman dan kremasi Brunner Sanden Deitrick di Ohio, Amerika Serikat. Tak lain, lokasi itu adalah bagian dari bisnis keluarga Chelsea selama bertahun-tahun. Dan ketika ayah Chelsea mengajukan ide tersebut, pasangan ini pun tak menolaknya, malah justru menyukainya.
"Kami tidak berpikir itu aneh, karena berhubungan dengan kematian sudah kami lakukan sejak dulu. Itu adalah bisnis keluarga. Tapi ketika kami bicarakan hal ini ke teman atau keluarga Barry, mereka melihatnya sebagai ide yang aneh. Mereka agak skeptis," ungkap Chelsea kepada Huffington Post.
Menikah di Konser Taylor Swift
Ketika Taylor Swift datang ke Philadephia, Juni 2015 lalu untuk rangkaian tur, pasangan bernama Katy Harris dan Chris Eisenmann tahu jika mereka tak hanya akan menikmati konser penyanyi 25 tahun ini. Lebih dari itu, mereka akan saling menyatakan kalimat "I do" alias menikah di konser Taylor Swift.
Ya, pasangan ini memutuskan untuk melangsungkan pernikahan mereka di lapangan parkir Lincoln Financial Field, dekat tempat konser. Bagi sang mempelai wanita, pernikahan tersebut bagaikan mimpi yang terwujud menjadi nyata karena memang dia penggemar berat Taylor Swift. Apalagi setelah pernikahan usai, sang idola mendatanginya untuk memberikan ucapan selamat dan berfoto bersama.
Runaway Bride
Runaway Bride, itulah julukan untuk Ashley Griffeth asal Massachusetts, Amerika Serikat. Namun jangan berpikir Ashley adalah mempelai wanita yang kabur di hari pernikahannya seperti Julia Roberts dalam film Runaway Bride. Ashley justru runaway bride yang sebenarnya karena di hari pernikahannya dia mengikuti lomba lari maraton.
Lomba lari Charles River YMCA Independence Day 5K itu diikuti Ashley tidak seorang diri. Calon suaminya, Brendan Mackoff juga mengikuti lomba yang sama. Hanya saja pasangan unik ini berlari terpisah dengan rombongan yang berbeda pada Juli 2015.
Setelah pada pagi hari mengikuti maraton, sore harinya Ashley dan Brendan pun menggelar pernikahan mereka. Pesta pernikahan keduanya berlangsung meriah meskipun sebelumnya kedua mempelai dan sebagian besar tamu undangan mengikuti maraton di pagi hari.
Cetak Rekor Dunia
Pasangan asal Inggris Amy Ewing dan Alex Simmons yang menikah pada Februari 2015, mencetak rekor dunia sebagai pasangan dengan pengiring pengantin terbanyak. Mereka membawa 130 pengiring pengantin wanita dan 103 pengiring pengantin pria. Rekor sebelumnya untuk pengiring pengantin pria jumlahnya hanya 47 orang. Sedangkan rekor untuk pengiring pengantin wanita sebelumnya adalah 126 orang.
"Kami memang mencari ide yang unik. Kemudian aku sedang melihat rekor dunia di buku rekor Guinness dan aku membaca ada rekor untuk pengiring pengantin pria berjumlah 47 orang di Kanada pada 2003," ujar Abbie.
(eny/eny)











































