Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Hobi Lari, Pasangan Ini Menikah di Tengah Maraton

Arina Yulistara - wolipop
Rabu, 21 Okt 2015 10:11 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Today
Jakarta - Banyak pasangan yang memiliki ide untuk melangsungkan pernikahan unik terkait kesenangan mereka. Seperti pasangan Stephanie Reinhart dan Mark Jockel yang memutuskan menggelar upacara pernikahan di tengah pertandingan lari maraton.

Stephanie dan Mark bertemu saat latihan untuk maraton berbeda sekitar dua tahun lalu. Kemudian keduanya menjadi dekat dan menjalin hubungan serius. Di 2015, mereka memutuskan menikah. Ketika menyiapkan pesta, pasangan dengan selisih usia sepuluh tahun itu berdebat mengenai konsep pernikahan.

Stephanie ingin pernikahan yang sederhana tapi romantis. Sedangkan Mark ingin mempunyai pernikahan besar dikelilingi oleh teman-teman serta keluarganya. Dari kedua keinginan bertolak belakang tersebut, mereka memikirkan jalan terbaik agar harapan masing-masing bisa terwujud.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah mempertimbangkan berbagai hal, pasangan ini memutuskan untuk mengaitkan pernikahan dengan hal yang keduanya senangi yaitu lari. Stephanie dan Mark sepakat untuk menikah saat Chicago Marathon. Namun sebelum benar-benar memutuskan menikah di tengah maraton, mereka sempat bertanya kepada orang-orang terdekat.

"Butuh waktu satu atau dua hari untuk memutuskannya. Tapi saat aku tanya ke semua orang, mereka bilang 'Itu hal paling luar biasa yang pernah saya dengar, kau harus melakukannya'," papar Mark saat diwawancarai oleh People.



Keduanya menggelar acara pernikahan di tengah pertandingan maraton setelah berlari sejauh 8 mil atau 13 kilometer. Tepat di kilometer 13 keduanya bertemu dan jatuh cinta. Pernikahan berlangsung secara sederhana yang dikelilingi teman-teman, keluarga, serta 40 ribu orang di area maraton.

Saat menikah, Stephanie hanya memakai pakaian olahraga warna putih yang dilengkapi rok mini. Sedangkan Mark mengenakan setelan kaos hitam lengkap dengan dasi kupu-kupu dan celana pendek. Upacara berlangsung hanya sekitar empat menit baru kemudian foto bersama.

"Kami memang ingin upacara yang singkat karena kita tahu akan mengambil beberapa foto dan harus menyelesaikan 18 mil (29 kilometer) lagi," tambah Stephanie.

Setelah menikah, pasangan ini juga diberikan stiker bride dan groom dari pihak penyelenggara maraton.

(aln/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads