Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Liputan Khusus Cincin Kawin

Ini Bentuk Cincin Kawin yang Banyak Disukai Pasangan di Indonesia

Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 13 Mar 2015 10:01 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Upacara pernikahan belumlah lengkap jika tidak ada prosesi pertukaran cincin sebagai simbol kekuatan cinta yang bermakna untuk saling melengkapi. Maka tak heran jika banyak pasangan sangat selektif memilih cincin kawin yang akan dikenakannya seumur hidup.

Cincin kawin kini hadir dalam bentuk dan model yang beragam, mulai dari yang polos, berbentuk unik hingga dipenuhi taburan batu permata. Di Indonesia sendiri, para pasangan yang akan melangsungkan pernikahan kini memiliki selera baru dalam memilih cincin kawin. Seperti apa?

Dituturkan oleh Ali dan Tika Damarsatya, penjual perhiasan di kawasan Blok M, dulu orang-orang biasanya memilih emas kuning sebagai cincin pernikahan. Namun kehadirannya kini sedikit tergeser oleh cincin emas putih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak yang bilang kalau cincin emas putih lebih modis dan enak dilihatnya. Lagipula kalau berlian digabungkan emas putih, sinarnya lebih berkilau. Beda dengan emas kuning yang malah kelihatan redup," tutur Ali saat berbincang dengan Wolipop di Toko Mas Singgalang, Blok M Square, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2015).

Sedangkan Tika yang sehari-harinya bekerja di Toko Mas Mirah Jaya berpendapat, cincin emas putih lebih digemari oleh pasangan muda. Tetapi pemilihan ini juga dipengaruhi oleh warna kulit.

"Kalau kulitnya putih dan terang, mereka cocok pakai emas putih dan kuning. Kalau kulitnya kekuningan, pakai emas putih bagus karena lebih bersih. Yang kulitnya agak gelap lebih cocok pakai emas kuning," jelas ibu satu anak ini.

Demi menghemat biaya, ada beberapa pasangan yang lebih memilih sirkon, yaitu batu berlian imitasi yang diletakkan di atas cincin pernikahan.

"Kalau sirkon harga batunya nggak dihitung. Jadi kalau beli cincin emas pakai mata sirkon, ya kita hitungnya cincinnya aja. Banyak kok yang seperti itu sekarang," ujar wanita lulusan STP Trisakti itu.

Sirkon dan batu berlian asli memang sedikit sulit dibedakan secara kasat mata oleh orang awam. Tetapi perbedaan yang paling mendasar adalah sirkon memantulkan sinar yang lebih redup dan tidak berkilau.

Untuk model cincin, wanita 27 tahun ini mengatakan setiap pasangan memiliki seleranya masing-masing. Namun kebanyakan pasangan saat ini lebih menyukai bentuk cincin sederhana yang minim ukiran dengan batu berlian bermata satu.

Peletakan batu juga disejajarkan dengan ketebalan cincin sehingga tidak terlalu menonjol. Cincin dengan model seperti ini biasanya dikenakan oleh para pria agar terlihat lebih maskulin.

(int/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads