Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Pria Ini Lamar Kekasih dengan Permainan Berburu Harta Karun Keliling Dunia

wolipop
Rabu, 04 Mar 2015 13:41 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Amy Linville
Jakarta - Lamaran yang dilakukan pria bernama Brett Arnold ini sungguh berbeda dengan pria lainnya. Jika pada umumnya pria melamar dengan mengajak makan malam atau menggunakan flashmob, Brett memilih melibatkan kekasihnya, Amy Linville, dalam permainan berburu harta karun. Sang kekasih diminta Brett berkeliling sejumlah tempat di dunia dan mencari petunjuk untuk menemukan sebuah harta istimewa. Seperti apa?

Petunjuk

Sebagai pecinta travelling, Brett benar-benar total dalam mempersiapkan lamaran untuk kekasihnya, Amy. Dia bukan hanya mengeluarkan energi tapi juga tabungannya demi membawa sang kekasih datang ke berbagai negara. Permainan mencari harta karun ini pun dimulainya dengan memberikan kekasihnya sebuah petunjuk. Dia meminta Amy untuk mendaki salah satu gunung di Colorado. Di puncak gunung, sudah ada sebuah tas dengan petunjuk berikutnya. "You leave tomorrow @7.00 a.m." demikian petunjuk yang tertulis di secarik kertas yang ditemukan Amy di dalam tas.

Tidak Percaya

Saat itu Amy tidak yakin dengan petunjuk yang ditemukannya itu. Dia merasa Brett sedang mengerjainya. Dan pria tersebut akan datang ke gunung yang sama untuk menemuinya. Namun ternyata pria 30 tahun itu tak datang juga. Amy pun pulang dan begitu sampai dia menemukan tas ransel berpergiannya sudah menunggunya. Ada juga selembar tiket perjalanan ke Tokyo, tiket kereta Jepang Rail Pass dan sebuah peta menuju rumah seorang teman.

"Aku masih tidak percaya dengan semua itu. Apalagi aku punya pekerjaan, pesta Natal dan berbagai rencana. Tapi kemudian aku tahu kalau dia sudah menghubungi atasanku sejak sebulan lalu dan mengatur semuanya. Dia juga memberitahukan semua orang terdekatku kalau aku tidak bisa hadir di pesta Natal," ujar Amy seperti dikutip BuzzFeed.

Jepang

Amy pun terbang ke Jepang sesuai petunjuk di kertas yang diberikan Brett. Saat sampai di apartemen teman mereka di Tokyo, dia menemukan ada petunjuk berikutnya tertempel di pintu kulkas. Pada kertas tersebut tertulis petunjuk berikutnya ada di teman kecilnya, Kassie, yang kini tinggal di Okinawa, Jepang. Memang sudah bertahun-tahun lamanya mereka tidak bertemu. Selain itu dia juga diminta Brett untuk jalan-jalan ke sejumlah tempat di Jepang.

Barcelona

Setelah puas berada di Jepang selama tujuh hari, sesuai petunjuk berikutnya yang dititipkan Brett pada teman masa kecilnya, Amy harus terbang ke Barcelona. Dia diminta mendatangi sebuah bar untuk mendapatkan petunjuk yang lain. Namun ternyata bar tersebut tutup karena Natal. Akhirnya petunjuk dikirimkan Brett pada Amy via email. Dari email tersebut diketahui wanita 28 tahun yang juga hobi travelling itu harus mendatangi sebuah kota di pesisir pantai yaitu San Sebastian.

Keindahan

"Di San Sebastian, Brett memberiku kamar hotel dengan pemandangan terindah yang pernah aku lihat. Aku juga diinstruksikan bahwa petunjuk selanjutnya akan diantar ke kamarku pada Hari Natal pukul 3 sore," katanya. Dan petunjuk berikutnya datang sesuai yang sudah dijanjikan Brett. Pada kertas petunjuk itu Amy diinstruksikan untuk mendatangi sebuah semenanjung yang terletak di seberang tempat dia menginap.

Sedih

Pada hari itu, Amy sedikit kurang bersemangat untuk mengikuti instruksi Brett. "Aku tahu aku seharusnya bahagia karena jalan-jalan mengelilingi dunia, tapi hari itu aku merasa sedikit sedih. Apalagi aku tahu Brett di rumah merayakan Natal bersama keluarga. Dia mengirimiku pesan teks dan kami sempat berkomunikasi lewat Face Time," ujar Amy.

Amy sempat kesulitan menemukan tempat untuk petunjuk berikutnya seperti arahan Brett. Sang pria memintanya mencari lokasi seperti pada foto yang dia berikan. Lokasi tersebut akhirnya dia temukan setelah bertanya pada seorang pria Spanyol. Pria tersebut memintanya memanjat sebuah bukit. Saat sedang memanjat dan tinggal beberapa langkah lagi sampai, barulah Amy sadar Brett juga sedang mendaki juga.

Lamaran

Menemukan Brett sedang mendaki bukit yang sama dengannya, padahal awalnya mengira sang kekasih ada di Colorado, Amerika Serikat, Amy pun shock. "Aku pun bertanya padanya apakah masih ada petunjuk lain atau dia justru petunjuknya...Brett bilang, petunjuknya ada bersamanya," cerita Amy. Pada saat itu Brett mengeluarkan sebuah cincin dari kantung celana dan melamar Amy.

"Dia bertanya apakah aku bersedia menjalani petualangan lain bersamanya dan aku bilang, 'tentu saja!'" ujarnya.

Rencana

Brett merencanakan lamaran yang luar biasa istimewa ini selama empat tahun. Namun pria tersebut baru benar-benar mengatur perjalanan untuk Amy delapan bulan sebelum wanita itu lulus kuliah. Pasangan yang sudah delapan tahun bersama itu akan menikah pada Oktober 2015 di Florida. "Dia adalah orang yang paling aku kagumi, partner jalan-jalanku dan juga kompasku," kata Amy. So Sweet....
(eny/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads