Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Pangkas 27 Kg, Suami-Istri Langsing Bersama Berkat Pole Dancing

Eny Kartikawati - wolipop
Selasa, 22 Jan 2013 18:37 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Daily Mail
Jakarta - Salah satu cara membuat hubungan pernikahan tidak membosankan adalah dengan mencoba satu kegiatan baru bersama. Pasangan menikah asal Inggris ini pun melakukannya dengan melakoni pole dancing. Manfaatnya tak hanya membuat pernikahan lebih berwarna, tapi juga sukses memangkas berat badang keduanya.

Steve Hind dan istrinya Lisa asal Runcorn, Cheshire, Inggris sukses menurunkan berat badan mereka setelah menekuni hobi baru yaitu pole dancing. Setelah rajin menari di tiang, bobot Steve turun 27 kg, sedangkan Lisa memangkas 39 kg berat tubuhnya.

Lisa mengisahkan bagaimana awalnya mereka tertarik mencoba pole dancing. Suatu hari mereka melintasi sebuah studio menari saat berjalan kaki menuju rumah setelah sebelumnya pergi untuk makan kari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di sana ada pengumuman tentang kelas pole dancing. Steve bilang dia tertarik ikut. Aku pikir dia bercanda dan mulai tertawa. Lalu aku sadar kalau dia tidak bercanda, jadi kami pun masuk dan melihat seperti apa kelasnya," kisah Lisa pada Daily Mail.

Lisa dan Steve sebenarnya memang ingin mencoba berolahraga. Tapi datang ke pusat kebugaran bukanlah hal yang mereka sukai. Mereka ingin melakukan kegiatan yang bisa dilakoni bersama-sama.

Pasangan berusia 48 dan 27 tahun itu pun kemudian mendaftar kelas pole dancing. Awalnya mereka kesulitan mengikuti tarian, namun lama-kelamaan menjadi terbiasa dan menyukai tarian tersebut. Setelah menguasai gerakan dasar, mereka kini sudah bisa melakukan gerakan-gerakan yang lebih kompleks.

Pole dancing ditambah rutin latihan kardio sukses membuat Lisa dan Steve memangkas berat badan mereka. Sebelum mulai menari, berat Lisa 101 kg, kini menjadi 62 kg. Sedangkan Steve yang sebelumnya berbobot 95 kg turun menjadi 68 kg.

"Setelah dua minggu aku merasakan perbedaannya. Perutku tidak terlalu besar lagi. Kami pun senang dan memutuskan untuk menari setiap malam selama seminggu," tutur Lisa.

Lisa dan Steve sangat senang bisa melakukan kegiatan bersama-sama yang berdampak positif pada diri dan pernikahan mereka. Keduanya menjadi lebih berenergi dan punya hal positif untuk dilakoni besama.

Padahal sebelum ikut kelas pole dancing, gaya hidup pasangan yang sudah menikah selama enam tahun itu jauh dari sehat. Mereka sering keluar rumah untuk makan malam di restoran. Keduanya tidak bisa tidak mendatangi McDonalds sehari saja.

"Semuanya terjadi sangat cepat, aku tidak pernah punya kesempatan berpikir untuk menurunkan berat badan, tapi aku tetap merasa nyaman," kata wanita yang sehari-harinya ibu rumah tangga itu.

Titik balik hidup mereka terjadi saat Natal 2011 lalu. Steve merasa dirinya sudah terlalu gemuk, terutama di bagian perut. Teman-temannya di kantor pun kerap mengolok-olok perutnya.

"Aku melihat Lisa juga menjadi lebih gemuk. Aku cinta dia apa adanya. Tapi kami sadar kami sudah banyak berubah," kata Steve.

Kini setelah menjadi lebih langsing berkat pole dancing, Lisa dan Steve akan mencoba sesuatu yang baru lagi dalam hidup mereka. Keduanya akan mengikuti kompetisi pole dancing antar pasangan.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads