Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Riset: Suami Dekat dengan Mertua, Risiko Cerai Menurun

Eny Kartikawati - wolipop
Jumat, 30 Nov 2012 08:07 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Urusan dengan mertua seringkali menyebabkan pasangan bertengkar hingga pernikahan retak. Namun menurut penelitian yang dilakukan di AS, risiko cerai pada pasangan bisa menurun jika suami dekat dengan mertuanya.

Urusan dengan mertua seringkali menyebabkan pasangan bertengkar hingga pernikahan retak. Penyebabnya pun beragam mulai dari mertua yang sulit menerima pasangan sampai suka ikut campur urusan rumah tangga.

Apakah memang permasalahan dengan mertua ini selalu membuat pasangan menikah bermasalah? Penelitian yang dilakukan Psikolog Terri Orbuch mencoba mencari tahu jawaban pertanyaan itu. Dia memulai risetnya sejak 1986 dengan melibatkan 373 pasangan. Ratusan pasangan itu diikuti kehidupannya sejak tahun pertama pernikahan mereka dan terus dipantau hingga tahun-tahun berikutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari riset Terri selama 26 tahun itu ditemukan, risiko cerai pada pasangan menikah menurun 20% ketika suami punya hubungan yang dekat mertua. Sebaliknya, risiko cerai meningkat 20% jika istri dekat dengan mertua.

Pada Wall Street Journal, Terri menjelaskan soal penelitiannya itu. Menurutnya hasil risetnya itu dipengaruhi perbedaan gaya suami dan istri mendekatkan diri dengan mertua.

"Wanita senang membangun hubungan dekat dengan mertua mereka, tapi wanita melihat hal itu bisa membuat mertua menjadi ikut campur. Sementara pria lebih hidupnya lebih fokus memenuhi kebutuhan keluarga dan tidak terlalu mengambil hati dengan tindakan para mertua," jelas Terri.

Perbedaan pandangan itu disebabkan karena bagi wanita, hubungan pernikahan sangat penting. Identitas mereka sebagai ibu dan istri adalah pusat dari kehidupan mereka. "Mereka menginterpretasikan apa yang dikatakan dan dilakukan mertua ke dalam identitas mereka sebagai pasangan dan orangtua," tambahnya.

Berkaca pada hasil penelitiannya itu, Orbuhc pun memberikan saran pada para orangtua. Bagi Anda yang memiliki anak laki-laki, diharapan menyadari sikap menantu perempuan mereka yang tak ingin mertua tidak terlalu ikut campur. Begitu juga orangtua dari anak perempuan seharusnya berusaha lebih terbuka untuk mendekatkan diri dengan menantu laki-laki mereka. Para istri, seharusnya juga menjaga batasan dengan mertua. Sedangkan suami harus berusaha untuk ikut mengurus dan memperlakukan mertua dengan baik.

(eny/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads