7 Cara Menjaga Keharmonisan di Masa Awal Pernikahan
Eya Ekasari - wolipop
Rabu, 07 Nov 2012 15:12 WIB
tautan telah disalin
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
dok. Thinkstock
Jakarta -
Saat-saat pasca bulan madu adalah waktu pengantin baru memulai 'perjalanan' rumah tangga yang nyata. Terkadang pondasi hubungan yang belum kokoh membuat jalannya pernikahan menjadi kacau. Beberapa tips dari Helium berikut akan membantu para pengantin baru menjalankan rumah tangganya.
1. Jangan Berhenti Berkencan
Pernikahan bukan berarti Anda harus menghilangkan kebiasaan saat berpacaran dulu. Tetaplah jaga keharmonisan dengan berkencan di akhir pekan. Hal ini akan menjadi ajang saling mengenal lebih dalam, satu sama lain.
2. Jangan Permasalahkan Hal Kecil
Di awal pernikahan adalah masa-masa penyesuaian antara Anda dan pasangan. Tak jarang, mereka yang menikah baru belum terbiasa dengan sikap dan kebiasaan pasangannya. Untuk itu, jangan terlalu mempermasalahkan hal-hal kecil. Kuncinya adalah beradaptasi dan saling pengertian.
3. Jelaskan Ekspektasi Anda
Biasanya konflik terjadi karena salah paham dan salah pengertian. Untuk itu komunikasikan dengan jelas ekspektasi Anda pada suami. Jangan lupa untuk meminta suami melakukan hal yang sama. Dengan ini, Anda bisa mengenal suami lebih jauh lagi.
4. Menerima Kegagalan
Layaknya bayi yang baru belajar jalan, masa-masa di awal pernikahan masih rapuh dan labil. Kegagalan di sana-sini akan terjadi. Namun jangan putus asa. Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Ajak suami Anda untuk terus berusaha mendapatkan rumah tangga yang harmonis dan sempurna.
5. Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Seks
Seks tak diragukan lagi dapat menjadi pintu mediasi konflik suami istri. Tak ada salahnya untuk meningkatkan kuantitas, juga kualitas hubungan seksual Anda dan suami.
6. Meningkatkan Sikap dan Sifat yang Baik
Di masa penyesuaian, biasanya suami akan memberi masukkan mengenai kekurangan-kekurangan Anda. Tak ada salahnya untuk menggunakan masa ini sebagai masa introspeksi diri. Kritikan dari suami juga bisa menjadi cambuk bagi Anda untuk menjadi orang yang lebih baik.
7. Jangan mudah untuk mengucapkan 'Cerai'
Dalam situasi seburuk apapun, jangan pernah mengucapkan kata 'cerai' kecuali Anda benar-benar menginginkannya. Gampang berkata 'cerai' akan membuat nilai pernikahan Anda menjadi berkurang. Pasangan pun akan beranggapan, bahwa Anda tak sesungguhnya menghargai pernikahan yang telah dilakukan.