Riset: Pertengkaran Kunci Langgengnya Pernikahan
wolipop
Selasa, 31 Jan 2012 18:05 WIB
Jakarta
-
Tidak selamanya pertengkaran rumah tangga berdampak negatif. Menurut penelitian terbaru, beda pendapat antara sang suami dan istri justru bisa jadi kunci utama sebuah pernikahan yang langgeng.
Penelitian dari India menjelaskan bahwa berdebat setiap seminggu sekali tanpa menggunakan kekerasan fisik memiliki efek positif bagi kelanggengan pernikahan. Para peneliti menemukan, 44 persen pasangan menikah percaya bahwa pertengkaran dapat membantu menjaga agar 'jalur' komunikasi tetap efektif dan terbuka.
Temuan yang dilakukan oleh situs percintaan Shaadi dan lembaga riset pasar IMRB tersebut, semakin menjelaskan hasil penelitian sebelumnya. Penelitian di Amerika mengungkapkan, pertengkaran atau membahas masalah dengan benar dapat membuat hubungan jadi bebas stres.
Walau begitu, William Doherty, seorang profesor di University of Minnesota mengatakan bahwa ia tidak membenarkan sebuah perkelahian karena bisa membuat hubungan menjadi tak sehat. Baginya, ada pertengkaran yang bermanfaat, ada pula yang berbahaya. Namun tidak pernah berdebat juga bisa merusak hubungan.
"Apa yang telah terungkap dalam penelitian, pertengkaran bukan mengenai kemarahan tapi bagaimana mereka menangani masalah," ujar Doherty, seperti yang dikutip dari Daily Mail.
Menurut pakar perkawinan lainnya, yang seringkali membahayakan kehidupan rumah tangga adalah keengganan pasangan untuk membahas permasalahan. Oleh karena itu, pertengkaran disebut-sebut sebagai cara terbaik untuk menanganinya, daripada menyembunyikan masalah.
"Paling tidak mereka mencoba mengatakan kepada pasangannya. Terkadang ada juga kasus 'pertengkaran hebat' dan kita harus lebih tenang saat itu terjadi. Tapi tetap saja itu lebih baik ketimbang mereka hanya duduk diam. Itu lebih menghancurkan," kata Bernie Slutsky, konselor pernikahan di Minnesota, Amerika.
Bahkan menurut Bernie, melakukan perdebatan di depan anak merupakan hal yang baik. Tentunya, perdebatan itu dilakukan dengan rasa hormat dan bijaksana, sehingga anak-anak bisa mengambil 'pelajaran' dari pertengkaran orangtuanya.
Melakukan perdebatan di depan anak, juga bisa menjadi strategi yang tepat untuk dapatkan pertengkaran yang sehat. Sang suami dan istri 'terpaksa' harus menahan diri agar tidak saling menyalahkan atau bersikap defensif.
(eya/eya)
Penelitian dari India menjelaskan bahwa berdebat setiap seminggu sekali tanpa menggunakan kekerasan fisik memiliki efek positif bagi kelanggengan pernikahan. Para peneliti menemukan, 44 persen pasangan menikah percaya bahwa pertengkaran dapat membantu menjaga agar 'jalur' komunikasi tetap efektif dan terbuka.
Temuan yang dilakukan oleh situs percintaan Shaadi dan lembaga riset pasar IMRB tersebut, semakin menjelaskan hasil penelitian sebelumnya. Penelitian di Amerika mengungkapkan, pertengkaran atau membahas masalah dengan benar dapat membuat hubungan jadi bebas stres.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang telah terungkap dalam penelitian, pertengkaran bukan mengenai kemarahan tapi bagaimana mereka menangani masalah," ujar Doherty, seperti yang dikutip dari Daily Mail.
Menurut pakar perkawinan lainnya, yang seringkali membahayakan kehidupan rumah tangga adalah keengganan pasangan untuk membahas permasalahan. Oleh karena itu, pertengkaran disebut-sebut sebagai cara terbaik untuk menanganinya, daripada menyembunyikan masalah.
"Paling tidak mereka mencoba mengatakan kepada pasangannya. Terkadang ada juga kasus 'pertengkaran hebat' dan kita harus lebih tenang saat itu terjadi. Tapi tetap saja itu lebih baik ketimbang mereka hanya duduk diam. Itu lebih menghancurkan," kata Bernie Slutsky, konselor pernikahan di Minnesota, Amerika.
Bahkan menurut Bernie, melakukan perdebatan di depan anak merupakan hal yang baik. Tentunya, perdebatan itu dilakukan dengan rasa hormat dan bijaksana, sehingga anak-anak bisa mengambil 'pelajaran' dari pertengkaran orangtuanya.
Melakukan perdebatan di depan anak, juga bisa menjadi strategi yang tepat untuk dapatkan pertengkaran yang sehat. Sang suami dan istri 'terpaksa' harus menahan diri agar tidak saling menyalahkan atau bersikap defensif.
(eya/eya)
Makanan & Minuman
Pecinta Pedas Wajib Coba! Camilan dari MAICIH Bisa Jadi Andalan Saat Santai dan Bikin Auto Nagih
Perawatan dan Kecantikan
Rambut Rontok Parah Bikin Minder? Saatnya Coba Suplemen Rambut Rontok yang Diformulasikan Khusus dari Dalam!
Olahraga
Kurangi Pegal dan Kram Saat Lari dengan Insole Empuk yang Lebih Supportive
Home & Living
Cara Ampuh Membersihkan Wajan Stainless Gosong ala Certified Cleaner Rany Soetanto
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Pasangan Artis China Batal Nikah, Calon Istri Ogah Belajar Bahasa Inggris
TikTok Viral Verificator
Viral Pernikahan Beda Usia 40 Tahun, Reaksi Pengantin Wanita Disorot
TikTok Viral Verificator
Habis Akad Langsung Rebahan! Viral Pasangan yang Pilih Nikah Simpel di KUA
Viral Verificator
Nikah di KUA Demi DP Rumah, Viral Pasangan Ini Bulan Madu Motoran ke Puncak
Viral Verificator
Viral Beda Dari Yang Lain! Ada Tiang Pole Dance di Resepsi Pernikahan Ini
Most Popular
1
Pengakuan Jujur Atlet Es Skating Bertanding Saat Menstruasi: Sulit & Menakutkan
2
7 Warna Baju yang Harus Dihindari Kulit Sawo Matang, Bikin Wajah Jadi Kusam
3
7 Potret Byun Yo Han, Aktor Menikah dengan Tiffany SNSD Berawal dari Cinlok
4
6 Drama Korea Terbaru Rating Tinggi, Romantis hingga Kriminal Seru
5
Gaya Istri Gubernur Kaltim Viral Usai Mobil Dinas Rp 8,5 M Suaminya Disorot
MOST COMMENTED











































