5 Cara Mengatasi Suami yang Suka Mengontrol
wolipop
Selasa, 27 Des 2011 17:09 WIB
Jakarta
-
Suami yang terlalu sering mengontrol biasanya sulit untuk bekerjasama dan selalu mencampuri seluruh aspek kehidupan pernikahannya. Mulai dari keuangan, anak, seks bahkan kehidupan sosial sang istri.
Jika terus terjadi, bukan tidak mungkin suatu hari nanti sang istri tiba-tiba tak tahan lagi. Pernikahan yang awalnya hanya retak bisa berakhir dengan perceraian.
Sebelum terlambat, bagi Anda yang memiliki suami terlalu mengatur masih bisa mencoba menyelamatkan pernikahan Anda. Kenali tanda-tanda suami yang suka mengontrol di sini dan lima cara mengatasinya, seperti yang dikutip dari ehow.
1. Cobalah untuk mengidentifikasi seberapa jauh pasangan kebiasaan mengontrol pasangan. Jika hanya terjadi pada satu kehidupan saja, maka kebiasaan itu bisa lebih mudah diatasi. Ajak dia berdiskusi dan katakan padanya bahwa inti dari sebuah pernikahan adalah kerjasama.
Namun jika pasangan telah terlalu jauh mendominasi kehidupan Anda dan pernikahan, maka pasangan membutuhkan terapi. Hal ini diperlukan agar ia tetap bisa menjalani kehidupan pernikahan bersama Anda dengan cara yang adil.
2. Jangan ragu untuk menolak perintahnya saat pasangan mulai bersikap mengontrol. Bukan mengajarkan untuk tidak patuh terhadap suami, tetapi sikap seperti itu dapat menjelaskan padanya bahwa Anda pun memiliki 'suara' dan 'kekuatan' yang sama dengannya.
Beritahu padanya bahwa Anda pun bisa dipercaya untuk membawa pernikahan kepada tujuan yang baik. Mengalah atau membalasnya dengan amarah hanya membuat segalanya menjadi lebih buruk.
3. Ajak pasangan untuk mau berkonsultasi kepada terapis. Sikap suka mengontrolnya itu, bisa berakar dari rasa rasa marah karena sikap orangtuanya yang galak terdahulu atau masa anak-anak yang tidak menyenangkan. Jelaskan alasan mengapa Anda mengajaknya menemui terapis. Ini merupakan hal yang cukup sensitif, jadi Anda harus mencari waktu berbicara yang tepat.
4. Selain membantu pasangan untuk mengatasi sikapnya itu, Anda juga harus bisa menghadapi dampak sikap pasangan yang gemar mengontrol tersebut. Cobalah untuk memperbaiki kerusakan emosional, perbarui 'kekuatan' Anda dan buang pikiran bahwa pasangan adalah seorang diktator yang menakutkan. Semakin Anda merasa tertekan dan mengalah terhadapnya, maka pasangan akan semakin mengontrol Anda.
5. Setelah pasangan dan Anda muali bisa memperbaiki perasaan dan sikap masing-masing, cobalah mengubah aturan yang ada pada pernikahan Anda. Hal ini jelas membutuhkan waktu dan usaha keras, pasangan harus mulai bisa mengaturl sifat dominasi serta amarahnya, sedangkan Anda harus tetap 'kuat' menghadapi rasa takut akan amarah pasangan.
(eya/eya)
Jika terus terjadi, bukan tidak mungkin suatu hari nanti sang istri tiba-tiba tak tahan lagi. Pernikahan yang awalnya hanya retak bisa berakhir dengan perceraian.
Sebelum terlambat, bagi Anda yang memiliki suami terlalu mengatur masih bisa mencoba menyelamatkan pernikahan Anda. Kenali tanda-tanda suami yang suka mengontrol di sini dan lima cara mengatasinya, seperti yang dikutip dari ehow.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun jika pasangan telah terlalu jauh mendominasi kehidupan Anda dan pernikahan, maka pasangan membutuhkan terapi. Hal ini diperlukan agar ia tetap bisa menjalani kehidupan pernikahan bersama Anda dengan cara yang adil.
2. Jangan ragu untuk menolak perintahnya saat pasangan mulai bersikap mengontrol. Bukan mengajarkan untuk tidak patuh terhadap suami, tetapi sikap seperti itu dapat menjelaskan padanya bahwa Anda pun memiliki 'suara' dan 'kekuatan' yang sama dengannya.
Beritahu padanya bahwa Anda pun bisa dipercaya untuk membawa pernikahan kepada tujuan yang baik. Mengalah atau membalasnya dengan amarah hanya membuat segalanya menjadi lebih buruk.
3. Ajak pasangan untuk mau berkonsultasi kepada terapis. Sikap suka mengontrolnya itu, bisa berakar dari rasa rasa marah karena sikap orangtuanya yang galak terdahulu atau masa anak-anak yang tidak menyenangkan. Jelaskan alasan mengapa Anda mengajaknya menemui terapis. Ini merupakan hal yang cukup sensitif, jadi Anda harus mencari waktu berbicara yang tepat.
4. Selain membantu pasangan untuk mengatasi sikapnya itu, Anda juga harus bisa menghadapi dampak sikap pasangan yang gemar mengontrol tersebut. Cobalah untuk memperbaiki kerusakan emosional, perbarui 'kekuatan' Anda dan buang pikiran bahwa pasangan adalah seorang diktator yang menakutkan. Semakin Anda merasa tertekan dan mengalah terhadapnya, maka pasangan akan semakin mengontrol Anda.
5. Setelah pasangan dan Anda muali bisa memperbaiki perasaan dan sikap masing-masing, cobalah mengubah aturan yang ada pada pernikahan Anda. Hal ini jelas membutuhkan waktu dan usaha keras, pasangan harus mulai bisa mengaturl sifat dominasi serta amarahnya, sedangkan Anda harus tetap 'kuat' menghadapi rasa takut akan amarah pasangan.
(eya/eya)
Pakaian Pria
Satu Tas untuk Semua Aktivitas, Rekomendasi Tas Ransel Pria yang Siap Diajak Berpetualang Seharian!
Pakaian Pria
Tiga Pilihan Celana Pria yang Bikin Tampilan Makin Rapi, Proporsional, dan Siap Dipakai dari Kantor sampai Hangout!
Pakaian Pria
Tampil Elegan dan Berkelas di Bulan Ramadan dengan Baju Koko Signature Pilihan Terbaik!
Kesehatan
Punya Luka Susah Kering? Ini Gel Andalan untuk Bantu Percepat Penyembuhan Luka Ringan hingga Kronis!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Verificator
Nikah di KUA Demi DP Rumah, Viral Pasangan Ini Bulan Madu Motoran ke Puncak
Viral Verificator
Viral Beda Dari Yang Lain! Ada Tiang Pole Dance di Resepsi Pernikahan Ini
Calon Pengantin Wajib Tahu, Tren Gaun Pernikahan Terbaru dari NY Bridal Market
Kisah Wanita Bersumpah Melajang Seumur Hidup, 2 Minggu Kemudian Dinikahi Bule
Viral Pernikahan Crazy Rich India, Wedding Cake-nya Berbentuk Chandelier
Most Popular
1
Momen Langka Jessica Alba dan Putri Cantiknya Hadir di Milan Fashion Week
2
7 Foto TikToker Shegan yang Viral, Disebut Lisa BLACKPINK Versi Indonesia
3
Aksi Kemanusiaan, Meghan Markle & Pangeran Harry Temui Korban Luka Bakar Gaza
4
7 Foto Pierce Anak Billy Davidson yang Curi Atensi, Ganteng Bak Oppa Korea
5
Sutradara Boyfriend on Demand Tanggapi Kritik Soal Akting Jisoo BLACKPINK
MOST COMMENTED











































