Viral! 10 Tahun Cerai, Pasangan Ini Menikah Lagi Demi Wujudkan Impian Anak
Viral kisah haru pasangan yang memutuskan untuk menikah kembali setelah hampir sepuluh tahun bercerai. Penyatuan ini bukan sekadar tentang cinta lama yang bersemi kembali, melainkan wujud nyata dari doa dan impian dua putra mereka yang sejak kecil merindukan kehadiran orang tua yang utuh dalam satu rumah.
Pasangan Mohd Razip (50 tahun) dan Juliana (46 tahun) resmi kembali menjadi suami istri setelah melangsungkan akad nikah sederhana di Masjid Bandar Labis, Johor, Malaysia, pada 27 Desember 2025. Kisahnya menjadi viral setelah dibagikan ke media sosial baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasangan ini kembali bersatu setelah 10 tahun berpisah. Foto: Dok. Harian Metro. |
Pernikahan viral tersebut menjadi momen paling emosional bagi kedua anak mereka, Muhammad Adam Hariz (19 tahun) dan Muhammad Adam Sufian (17 tahun). Keduanya akhirnya melihat penantian panjang mereka berujung bahagia.
Meski sempat berpisah baik-baik pada tahun 2016 karena perbedaan prinsip, Mohd Razip mengaku bahwa selama masa kesendiriannya, ia selalu memprioritaskan perasaan anak-anak di atas keinginannya untuk mencari pendamping baru. Menurut Mohd Razip, perpisahan mereka pada 2016 terjadi secara baik-baik setelah tidak ada lagi kesepahaman.
Namun hubungan sebagai orang tua kepada anak-anak tidak pernah terputus. Dia juga mengakui tidak mudah untuk membuka hati menerima wanita lain karena memikirkan perasaan anak-anak.
"Saya banyak pikirkan anak dan pernah suatu hari, saya duduk bersama dengan anak kedua dan saja tanya apa impiannya. Jawabnya, ingin mama dengan papa bersatu. Jujurnya 'hancur' selepas berpisah namun saya terima ia sebagai ujian Allah SWT dan masih berhubung dengan istri waktu itu berkaitan urusan anak. Kami tidak ada komunikasi jika tiada keperluan," katanya.
Dorongan keluarga, terutama adik ipar, turut memainkan peranan dalam menyatukan kembali pasangan itu. Namun, Mohd Razip mengakui ada perasaan malu dan trauma masa lalu.
"Saya ingin rujuk dengan istri tapi jujur ada takut dan fobia tapi ditakdirkan istri yang sejak awal melangkah dengan hasratnya sebelum menunaikan ibadah umrah pada April tahun lalu. Dia tanya saya mau atau tidak, saya jawab mau cuma minta dia fokus dengan ibadah dan bincang hal itu selepas dia pulang dari Tanah Suci," kenangnya dikutip dari Says.
"Sebenarnya, saya pun ada ke Tanah Suci sebelum itu dan berdoa di sana untuk hubungan kami. Mungkin doa itu diijabah hingga akhirnya kami bersatu kembali sebagai suami istri. Dalam arti kata lain, saya sudah terima takdir hidup bersendirian tapi dalam usia sekarang, Allah SWT takdirkan saya bertemu jodoh dengan orang yang sama. Lebih indah, manis dan mudah sebenarnya kerana kami pernah hidup bersama dulu," katanya lagi.
Sementara itu, Juliana mengakui langkah pertama untuk kembali menikah dengan mantan suaminya bukanlah sesuatu yang mudah. Namun impian anak-anak menjadi kekuatan utama untuk mengesampingkan ego dan membuka pintu hati.
"Bila ingin (rujuk) dengan suami, memang ada perasaan janggal dan seperti orang asing tapi anak sulung jadi perantara sebelum kami disatukan. Itu tak mudah untuk kembali bersama tapi karena anak dan dengan kasih sayang jadi itu sebab saya pertimbangkan keputusan rujuk dengan suami. Sehingga kini, rasa seperti mimpi dan kagok lagi walau kami sudah sah sebagai suami istri tapi pengalaman lalu mendewasakan. Kini, kami lebih matang, akan belajar dari khilaf dan sentiasa muhasabah diri kerana usia sekarang adalah fase ingin tenang. Harapannya pernikahan kali kedua ini bahagia sampai ke surga," katanya.
(gaf/eny)












































