Supaya Tetap Harmonis Setelah Punya Anak
wolipop
Senin, 19 Des 2011 17:16 WIB
Jakarta
-
Kehidupan pernikahan membuat Anda dan pasangan menjadi begitu dekat. Sampai akhirnya, kehadiran anak 'memaksa' Anda untuk mengenyampingkan waktu bersama pasangan demi fokus mengurus si kecil.
Hal tersebut memang tak sepenuhnya salah, namun keintiman suami-istri harus tetap terjalin demi keharmonisan rumah tangga. Seperti yang dikutip dari ezinearticle, berikut ini empat cara yang bisa membuat hubungan pernikahan dan masalah anak tetap seimbang.
1. Mampu Mengontrol Stres
Walau membawa kebahagiaan pada sang orangtua, anak juga bisa memberikan tekanan pada hubungan pernikahan. Salah satu cara tepat mengatasi tekanan tersebut adalah dengan melakukan komunikasi yang efektif.
Ketika membicarakan cara membesarkan si kecil, Anda dan pasangan harus memiliki paham yang sama. Mencari 'jalan tengah' bersama mengenai cara mendidik si kecil, tentu dapat meningkatkan keharmonisan pernikahan serta mengurangi stres.
2. Istirahat & Relaksasi
Orang yang mengurus anak seharian penuh akan mudah lelah daripada mereka yang bekerja dengan dua pekerjaan sekaligus. Hal ini karena anak-anak membutuhkan pengawasan serta perhatian yang konstan. Membesarkan anak merupakan pekerjaan tiada akhir.
Sesekali menitipkan anak kepada kakek dan neneknya adalah pilihan tepat. Anak-anak senang, dan Anda pun bisa memiliki waktu bersama yang 'hilang' dengan pasangan. Tak perlu berlibur, menikmati sore sambil mengobrol dengan pasangan adalah cara melepaskan stres sekaligus meningkatkan keintiman.
3. Jangan Lupakan waktu Berkencan
Sebelum kehadiran anak, Anda dan pasangan sering menghabiskan akhir pekan untuk berkencan. Pergi menonton film terbaru atau hanya sekedar makan malam di restoran, menjadi kegiatan sederhana namun romantis. Namun kini, kegiatan tersebut perlahan tergantikan dengan acara menemani si kecil pergi les balet atau pertemuan orang tua murid di sekolah.
Kencan membantu menjaga komunikasi antara Anda dan pasangan tetap berjalan dengan lancar. Tak perlu makan malam mewah, pergi berdua untuk berbelanja keperluan rumah tangga pun bisa menjadi kegiatan kencan yang mengasyikan.
4. Merayakan Tanggal Penting
Ketika anak lahir, Anda pun dibuat sibuk olehnya. Namun ada saat-saat penting bagi pasangan untuk berada jauh dari anak dan fokus pada kehidupan pernikahannya. Misalnya pada saat ulang tahun pernikahan atau hari Valentine. Terkadang, waktu spesial itu menjadi lebih istimewa ketika Anda bisa menghabiskannya hanya dengan pasangan.
(eya/eya)
Hal tersebut memang tak sepenuhnya salah, namun keintiman suami-istri harus tetap terjalin demi keharmonisan rumah tangga. Seperti yang dikutip dari ezinearticle, berikut ini empat cara yang bisa membuat hubungan pernikahan dan masalah anak tetap seimbang.
1. Mampu Mengontrol Stres
Walau membawa kebahagiaan pada sang orangtua, anak juga bisa memberikan tekanan pada hubungan pernikahan. Salah satu cara tepat mengatasi tekanan tersebut adalah dengan melakukan komunikasi yang efektif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Istirahat & Relaksasi
Orang yang mengurus anak seharian penuh akan mudah lelah daripada mereka yang bekerja dengan dua pekerjaan sekaligus. Hal ini karena anak-anak membutuhkan pengawasan serta perhatian yang konstan. Membesarkan anak merupakan pekerjaan tiada akhir.
Sesekali menitipkan anak kepada kakek dan neneknya adalah pilihan tepat. Anak-anak senang, dan Anda pun bisa memiliki waktu bersama yang 'hilang' dengan pasangan. Tak perlu berlibur, menikmati sore sambil mengobrol dengan pasangan adalah cara melepaskan stres sekaligus meningkatkan keintiman.
3. Jangan Lupakan waktu Berkencan
Sebelum kehadiran anak, Anda dan pasangan sering menghabiskan akhir pekan untuk berkencan. Pergi menonton film terbaru atau hanya sekedar makan malam di restoran, menjadi kegiatan sederhana namun romantis. Namun kini, kegiatan tersebut perlahan tergantikan dengan acara menemani si kecil pergi les balet atau pertemuan orang tua murid di sekolah.
Kencan membantu menjaga komunikasi antara Anda dan pasangan tetap berjalan dengan lancar. Tak perlu makan malam mewah, pergi berdua untuk berbelanja keperluan rumah tangga pun bisa menjadi kegiatan kencan yang mengasyikan.
4. Merayakan Tanggal Penting
Ketika anak lahir, Anda pun dibuat sibuk olehnya. Namun ada saat-saat penting bagi pasangan untuk berada jauh dari anak dan fokus pada kehidupan pernikahannya. Misalnya pada saat ulang tahun pernikahan atau hari Valentine. Terkadang, waktu spesial itu menjadi lebih istimewa ketika Anda bisa menghabiskannya hanya dengan pasangan.
(eya/eya)
Kesehatan
Rahasia Kulit Cerah Saat Lebaran, Rekomendasi Body Scrub Ini Harus Kamu Pakai dari Sekarang!
Kesehatan
Kenapa Banyak Orang Mulai Konsumsi Vitamin E? Ini Penjelasan dan Rekomendasi Produknya
Perawatan dan Kecantikan
Punya Masalah Bau Badan dan Keringat Berlebih? Ini Cara Mengatasinya dengan Mudah
Perawatan dan Kecantikan
Review Parfum HMNS Philea! Ini Alasan Banyak Orang Menjadikannya Signature Scent
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Verificator
Viral Beda Dari Yang Lain! Ada Tiang Pole Dance di Resepsi Pernikahan Ini
Calon Pengantin Wajib Tahu, Tren Gaun Pernikahan Terbaru dari NY Bridal Market
Kisah Wanita Bersumpah Melajang Seumur Hidup, 2 Minggu Kemudian Dinikahi Bule
Viral Pernikahan Crazy Rich India, Wedding Cake-nya Berbentuk Chandelier
TikTok Viral Verificator
Tak Disangka, Viral Wanita Ini Hamil Bareng Ibu dan Kini Urus 4 Adik Sendiri
Most Popular
1
Beda Gaya Berkaftan Ashanty, KD & Geni Faruk, 3 Nenek di Ultah Ameena
2
Romantis Banget! Potret Lengket Timothee Chalamet & Kylie Jenner di BAFTA 2026
3
Potret Manon KATSEYE Diduga Dapat Perlakuan Rasis Usai Diumumkan Hiatus
4
Foto: Fashion War di Karpet Merah BAFTA Awards 2026, Siapa Terbaik?
5
Makan 3 Kali versus 5 Kali Sehari, Mana yang Lebih Sehat?
MOST COMMENTED











































