5 Alasan Salah Saat Memutuskan Menikah
wolipop
Kamis, 08 Des 2011 08:03 WIB
Jakarta
-
Banyaknya perceraian yang terjadi, dapat dipicu oleh alasan yang salah saat memutuskan untuk menikah. Menurut para pakar pernikahan, ada lima alasan yang salah, namun paling sering terjadi. Simak kelima alasan tersebut, seperti yang dikutip dari 360divorce.
1. Tertarik Hanya pada Fisik Pasangan
Menurut Michele Weiner Davis, terapis asal Colorado dan penulis buku 'The Sex-Starved Marriage' dan 'The Sex-Starved Wife', "Banyak orang yang bingung antara cinta dengan daya tarik seksual dan ini dapat mengakibatkan pernikahan berumur pendek."
Fisik seseorang jelas akan berubah seiring dengan berjalannya waktu. Daya tarik seksual adalah salah satu faktor yang dapat membuat pernikahan tetap bahagia. Namun daya tarik seksual jelas bukan fondasi dari komunikasi yang kuat serta pernikahan awet.
2. Agar Bisa Jauh dari Keluarga
Banyak pria atau wanita single yang merasa 'terjebak' saat tinggal dengan orangtuanya. Ketika seseorang datang untuk melamarnya, maka mereka pikir inilah kesempatan untuk bisa tinggal jauh dari keluarga. Pada akhirnya mereka pun tak terlalu peduli dengan pasangannya.
"Banyak cara agar bisa tinggal berjauhan dengan keluarga. Membuat komitmen seumur hidup dengan seseorang yang bukan pasangan idaman tentu bukan pilihan terbaik," tambah Michele.
3. Usia
Takut disebut sebagai 'perawan tua' atau adanya tekanan dari keluarga membuat beberapa wanita ingin segera menikah tanpa mempedulikan siapa pasangannya. Menikah karena faktor usia bukan alasan yang tepat. Ketakutan karena tidak bisa menemukan pasangan bisa saja membuat pernikahan berantakan karena belum siapnya mental seseorang.
4. Mengesampingkan Masalah
Jika pasangan mudah marah dan Anda pun kerap kali kehilangan kendali, maka ini merupakan tanda bahwa hubungan yang dijalin belum stabil dan kemungkinan besar tak bisa berujung dengan pernikahan. Sayangnya, banyak orang yang tak peduli akan perilaku kasar ketika masih berstatus pacaran, dan hal itu akan membuat pernikahan berantakan.
"Mereka melihat adanya perilaku yang bermasalah antara dirinya dan pasangan, namun mereka berpikir perilaku tersebut bisa hilang ketika menikah nantinya. Tapi semua itu salah," jelas Barbara Bartlein, penulis buku 'Why Did I Marry You Anyway? Overcoming the Myths that Hinder a Happy Marriage'.
5. Sakit Hati
Sakit hati sering kali menjadi alasan orang untuk menikah. Kehidupan percintaan yang sebelumnya telah hancur, Anda pun segera mencari pengganti si dia. Agar terlihat 'menang', lamaran dari kekasih baru (yang belum terlalu dikenal) pun diterima. Balas dendam jelas bukan alasan yang tepat, karena pernikahan bukanlah 'senjata' untuk mengalahkan sang mantan.
(eya/hst)
1. Tertarik Hanya pada Fisik Pasangan
Menurut Michele Weiner Davis, terapis asal Colorado dan penulis buku 'The Sex-Starved Marriage' dan 'The Sex-Starved Wife', "Banyak orang yang bingung antara cinta dengan daya tarik seksual dan ini dapat mengakibatkan pernikahan berumur pendek."
Fisik seseorang jelas akan berubah seiring dengan berjalannya waktu. Daya tarik seksual adalah salah satu faktor yang dapat membuat pernikahan tetap bahagia. Namun daya tarik seksual jelas bukan fondasi dari komunikasi yang kuat serta pernikahan awet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak pria atau wanita single yang merasa 'terjebak' saat tinggal dengan orangtuanya. Ketika seseorang datang untuk melamarnya, maka mereka pikir inilah kesempatan untuk bisa tinggal jauh dari keluarga. Pada akhirnya mereka pun tak terlalu peduli dengan pasangannya.
"Banyak cara agar bisa tinggal berjauhan dengan keluarga. Membuat komitmen seumur hidup dengan seseorang yang bukan pasangan idaman tentu bukan pilihan terbaik," tambah Michele.
3. Usia
Takut disebut sebagai 'perawan tua' atau adanya tekanan dari keluarga membuat beberapa wanita ingin segera menikah tanpa mempedulikan siapa pasangannya. Menikah karena faktor usia bukan alasan yang tepat. Ketakutan karena tidak bisa menemukan pasangan bisa saja membuat pernikahan berantakan karena belum siapnya mental seseorang.
4. Mengesampingkan Masalah
Jika pasangan mudah marah dan Anda pun kerap kali kehilangan kendali, maka ini merupakan tanda bahwa hubungan yang dijalin belum stabil dan kemungkinan besar tak bisa berujung dengan pernikahan. Sayangnya, banyak orang yang tak peduli akan perilaku kasar ketika masih berstatus pacaran, dan hal itu akan membuat pernikahan berantakan.
"Mereka melihat adanya perilaku yang bermasalah antara dirinya dan pasangan, namun mereka berpikir perilaku tersebut bisa hilang ketika menikah nantinya. Tapi semua itu salah," jelas Barbara Bartlein, penulis buku 'Why Did I Marry You Anyway? Overcoming the Myths that Hinder a Happy Marriage'.
5. Sakit Hati
Sakit hati sering kali menjadi alasan orang untuk menikah. Kehidupan percintaan yang sebelumnya telah hancur, Anda pun segera mencari pengganti si dia. Agar terlihat 'menang', lamaran dari kekasih baru (yang belum terlalu dikenal) pun diterima. Balas dendam jelas bukan alasan yang tepat, karena pernikahan bukanlah 'senjata' untuk mengalahkan sang mantan.
(eya/hst)
Olahraga
Dunlop Padel Protection Tape, Solusi Frame Raket Tetap Mulus & Awet
Elektronik & Gadget
Upgrade Kontenmu dengan TNW A36 / A37 Wireless Microphone yang Bikin Suara Makin Jernih!
Elektronik & Gadget
Rekomendasi Powerbank Mini, Solusi Maksimal. Pilihan Praktis Agar Gadget Selalu Siap Tempur!
Perawatan dan Kecantikan
Tampil Fresh Seharian dengan 3 Bonavie Extrait Parfum Balm yang Wangi Elegan!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
The Real Cinta Sejati, Kisah Kakek 82 Tahun Tempuh 12 Jam Demi Istri di ICU
Kisah Pengusaha Nikahi Pria 30 Tahun Lebih Muda, Disebut Beri Mahar Rp 112 M
Istri Urus Suami yang Lumpuh Bareng Kekasih Baru, Tuai Pro Kontra
Kisah Pengantin Gagal Senyum Usai Botox Jelang Nikah
Tahu Diselingkuhi, Istri Malah Tawarkan Untuk 'Sewa Suami' ke Selingkuhan
Most Popular
1
Foto Rumah Baru Super Mewah Tasya Farasya, Bathtub Seharga Rumah Bikin Takjub
2
Viral Verificator
Viral! Wanita Tempuh 1.615 KM Naik Motor 12 Hari Demi Mudik ke Tangerang
3
7 Cushion Terbaik yang Tahan Lama, Bikin Makeup Tetap Fresh Seharian
4
The Real Cinta Sejati, Kisah Kakek 82 Tahun Tempuh 12 Jam Demi Istri di ICU
5
Ramalan Zodiak 26 Maret: Aries Jangan Emosi, Gemini Lebih Selektif
MOST COMMENTED











































