Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

5 Langkah Melanjutkan Hidup Setelah Batal Nikah

wolipop
Selasa, 09 Agu 2011 17:14 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Bayangan indah menikah dengan kekasih, tiba-tiba harus pupus karena berbagai alasan. Perasaan terpuruk dan sedih tentunya tak bisa dihindari. Bagaimana untuk bangkit lagi setelah itu?

Walau sudah direncanakan secara matang, batal menikah memang mungkin saja terjadi. Selalu saja ada faktor X yang bisa merusak rencana dan membuat mimpi indah yang sudah terbayang tiba-tiba hilang di depan mata.

Seperti pernah diberitakan wolipop sebelumnya, berikut beberapa hal yang harus dilakukan setelah Anda resmi memutuskan untuk batal nikah. Setelah selesai mengurus hal-hal lain, kini saatnya fokus pada diri sendiri. Bagaimana caranya untuk bangkit setelah gagal mengikat hubungan cinta dengan kekasih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bangkit dari Kesedihan
Jangan terlalu lama bersedih. Sedih yang berlebihan juga tidak akan bisa mengubah keadaan. Berhenti menyalahkan diri sendiri dan belajar mulai hadapi kenyataan. Sadarilah kalau perjalanan hidup Anda masih panjang dan tidak berhenti sampai di sini. Jika Anda gagal membina rumah tangga dengannya, berarti memang mungkin bukan dia yang terbaik untuk Anda. Mulailah bersosialisasi secara aktif dan jalani hidup dengan semangat baru. Sedih berlama-lama hanya akan membuat Anda semakin terpuruk tanpa memberikan solusi apapun terhadap masalah Anda.

Jangan Menyangkal Kenyataan
Hadapilah kenyataan kalau memang rencana pernikahan dan hubungan Anda bersama si dia sudah berakhir. Kenali benar-benar keadaan Anda secara rasional. Apa yang menyebabkan batalnya rencana pernikahan, apakah masih ada kemungkinan rencana pernikahan dilanjutkan? Dalam hati Anda pasti Anda tahu jawabannya walau secara sadar sering menyangkalnya. Pupusnya harapan memang bisa menyebabkan sedih, marah, depresi, dan menyembunyikan kenyataan tersebut bahkan pada diri Anda sendiri. Tak ada gunanya berpura-pura jika Anda sebenarnya sadar kalau semuanya sudah berakhir. Hadapi kenyataan dan rencanakanlah masa depan baru untuk Anda. Anggap kejadian ini sebagai pelajaran hidup yang akan membuat Anda lebih kuat.

Perhatikan Diri Anda
Terlalu terpuruk dalam kesedihan seringkali Anda lupa merawat diri. Coba lihat di cermin seperti apa diri Anda sekarang. Minum banyak air, olahraga, tidur yang cukup, serta makan makanan yang sehat setiap hari. Kebiasaan tersebut dapat pelan-pelan membantu meningkatkan mood positif dalam diri. Usahakan juga untuk bisa tertawa setiap hari. Tonton film komedi, baca buku humor, atau sekadar bercanda bersama keluarga atau teman juga bisa membantu memperbaiki perasaan Anda.

Jangan Berlebihan
Tak perlu bersikap berlebihan dengan menghancurkan semua barang-barang kenangan Anda. Membakar atau mengubur benda kenangan hanya memberi ketenangan sementara. Sebaiknya simpan dulu barang-barang tersebut hingga Anda cukup tenang dan bisa menghadapinya. Tak perlu juga serta merta memblock tunangan Anda dari twitter atau menghapus akun facebook-nya dari daftar teman Anda. Fokus dulu kepada diri Anda sendiri, jangan melakukan hal-hal bodoh yang nantinya Anda sesali.

Kembalikan Cincin Pertunangan
Jika Anda menggunakan cincin ketika lamaran atau bertunangan, sebaiknya kembalikan cincin tersebut. Tapi jika cincin tersebut hanya berupa hadiah ulang tahun atau pemberian biasa, Anda tak perlu mengembalikannya.

Bersosialisasi
Terlibat dalam kegiatan baru atau menghabiskan waktu bersama teman-teman dekat dan keluarga merupakan cara yang cukup efektif untuk mengembalikan mood positif Anda. Jangan terlalu mengurung diri, libatkanlah diri Anda secara aktif dalam berbagai kegiatan dan temui orang-orang yang bisa membuat Anda nyaman. Tak perlu membahas isu soal batalnya pernikahan Anda, cukup bicarakan hal-hal lain yang bisa membuat Anda senang.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads