Kiat Memiliki Keuangan Sehat Usai Menikah
wolipop
Senin, 28 Mar 2011 12:36 WIB
Jakarta
-
Setelah menikah, ada beberapa pasangan yang merasa keuangannya justru 'sakit'. Berikut ini tips untuk Anda agar keuangan pasca menikah tetap sehat.
Mohammad B. Teguh, Independent Financial Planner yang bekerja di Quantum Magna Financial menyarankan hal pertama yang harus dilakukan adalah berdiksusi dengan pasangan. "Setelah menikah berapa total pendapatan berdua. Dari total itu minimal 10 persen ditabung, kalau bisa 30 persen bagus banget," jelasnya saat berbincang dengan wolipop di Jakarta.
Menurut Teguh, sebaiknya pendapatan Anda dan suami digabungkan, jika memang sama-sama bekerja. "Toh hidup berdua juga kan, kecuali pendapatan prianya sudah cukup," tuturnya.
Apapun pilihannya, komunikasi adalah kunci untuk mendapatkan keuangan yang sehat. Dengan komunikasi, pasangan tersebut tahu apa yang harus dilakukan dengan pendapatan mereka. Misalnya berapa persen yang dikeluarkan untuk kebutuhan sehari-hari, berapa yang akan ditabung dan berapa yang bisa diinvestasikan.
"Kalau punya cicilan utang, tidak boleh lebih dari 30-35% total pendapatan berdua. Pengeluaran untuk lifestyle sebaiknya tidak lebih dari 20%," sarannya.
Dalam menentukan sehat atau tidaknya keuangan Anda, menurut Teguh ada tiga indikator yang dipakai:
1. Rasio Cicilan
Cicilan yang dimiliki tidak boleh lebih dari 30-35%. Cicilan juga sebaiknya yang produktif seperti rumah.
"Cicilan mobil bisa dikatakan produktif kalau mobilnya dipakai untuk ke kantor," ujar pria yang berkantor di Kuningan, Jakarta Selatan itu.
2. Rasio Likuiditas
Maksud poin kedua ini adalah total aset lancar yang dimiliki seperti emas, saham atau reksadana dibandingkan dengan pengeluaran. Total aset tersebut minimal empat kali pengeluaran Anda selama sebulan.
"Kenapa empat kali, untuk back up. Misalnya tiba-tiba ada sesuatu yang terjadi dengan kita, atau perusahaan tempat kita bekerja tutup. Dengan aset itu, kita masih bisa hidup selama empat bulan dengan gaya yang sama," urai Teguh.
3. Rasio Tabungan
Seperti sudah dijelaskan di atas, tabungan juga wajib dimiliki untuk berjaga-jaga kalau sesuatu terjadi pada keuangan Anda. Uang yang ditabung minimal 10% dari total pendapatan.
Jika salah satu dari tiga indikator tersebut tidak terpenuhi apa yang terjadi?
"Artinya rapornya merah. Sama seperti kita check-up kesehatan, kalau ada salah satu unsur yang tidak terpenuhi, berarti ada yang salah dengan kesehatan kita," tandas Teguh.
(eny/hst)
Mohammad B. Teguh, Independent Financial Planner yang bekerja di Quantum Magna Financial menyarankan hal pertama yang harus dilakukan adalah berdiksusi dengan pasangan. "Setelah menikah berapa total pendapatan berdua. Dari total itu minimal 10 persen ditabung, kalau bisa 30 persen bagus banget," jelasnya saat berbincang dengan wolipop di Jakarta.
Menurut Teguh, sebaiknya pendapatan Anda dan suami digabungkan, jika memang sama-sama bekerja. "Toh hidup berdua juga kan, kecuali pendapatan prianya sudah cukup," tuturnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau punya cicilan utang, tidak boleh lebih dari 30-35% total pendapatan berdua. Pengeluaran untuk lifestyle sebaiknya tidak lebih dari 20%," sarannya.
Dalam menentukan sehat atau tidaknya keuangan Anda, menurut Teguh ada tiga indikator yang dipakai:
1. Rasio Cicilan
Cicilan yang dimiliki tidak boleh lebih dari 30-35%. Cicilan juga sebaiknya yang produktif seperti rumah.
"Cicilan mobil bisa dikatakan produktif kalau mobilnya dipakai untuk ke kantor," ujar pria yang berkantor di Kuningan, Jakarta Selatan itu.
2. Rasio Likuiditas
Maksud poin kedua ini adalah total aset lancar yang dimiliki seperti emas, saham atau reksadana dibandingkan dengan pengeluaran. Total aset tersebut minimal empat kali pengeluaran Anda selama sebulan.
"Kenapa empat kali, untuk back up. Misalnya tiba-tiba ada sesuatu yang terjadi dengan kita, atau perusahaan tempat kita bekerja tutup. Dengan aset itu, kita masih bisa hidup selama empat bulan dengan gaya yang sama," urai Teguh.
3. Rasio Tabungan
Seperti sudah dijelaskan di atas, tabungan juga wajib dimiliki untuk berjaga-jaga kalau sesuatu terjadi pada keuangan Anda. Uang yang ditabung minimal 10% dari total pendapatan.
Jika salah satu dari tiga indikator tersebut tidak terpenuhi apa yang terjadi?
"Artinya rapornya merah. Sama seperti kita check-up kesehatan, kalau ada salah satu unsur yang tidak terpenuhi, berarti ada yang salah dengan kesehatan kita," tandas Teguh.
(eny/hst)
Elektronik & Gadget
Smartwatch Powerful! HUAWEI WATCH FIT 4 Series Bisa Tahan 10 Hari & Punya GPS Akurat
Perawatan dan Kecantikan
Jerawat Bandel Hilang Semalaman? Ini 2 Acne Patch yang Wajib Kamu Coba!
Elektronik & Gadget
Kerja di Tempat Ramai Tapi Tetap Fokus? Rahasianya Ternyata Hanya dengan TWS Ini
Perawatan dan Kecantikan
Tetap Glowing di Tengah Jadwal Super Padat? Ini Rahasia Maskeran Anti Kusam
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
TikTok Viral Verificator
Viral Tren Gen Z Nikah di KUA Tanpa Resepsi, Sorenya Langsung Healing Bareng
TikTok Viral Verificator
Viral Tradisi Adat Unik, Pengantin Diarak Keliling Kampung Naik Burung Raksasa
Viral Heboh Kebun Binatang Mini di Pernikahan, Tamu Bisa Foto Bareng Hewan
Viral Kisah Pilu Pengantin Baru: Istri Hilang Ingatan Setelah 3 Bulan Menikah
The Real Cinta Sejati, Kisah Kakek 82 Tahun Tempuh 12 Jam Demi Istri di ICU
Most Popular
1
Potret Rina Nose Liburan ke Melbourne Bareng Suami, Memukau Usai Oplas Hidung
2
Pangeran Harry Pernah Chat Genit dengan Reporter, Pesannya Kini Terungkap
3
6 Gaya Carmen Hearts2Hearts di Blue House, Pose Bareng Presiden Korsel & RI
4
Dakota Johnson Ungkap Gagal Casting Film karena 'Terlalu Sopan'
5
Foto Rumah Nana eks After School, Perdana Ditunjukkan Usai Insiden Perampokan
MOST COMMENTED











































