Sejarah dan Makna Kue Pengantin, Ada Alasan Kenapa Warnanya Putih

Hestianingsih - wolipop Kamis, 17 Feb 2022 18:00 WIB
royal wedding cake Ilustrasi kue pengantin. Foto: Istimewa
Jakarta -

Kue pengantin merupakan salah satu elemen penting dalam pesta pernikahan, meskipun tidak selalu wajib ada. Seringkali hanya dianggap sebagai pemanis atau bagian dari seremonial, kue pengantin ternyata menyimpan sejarah dan makna yang dalam.

Kue pengantin umumnya diberi frosting putih yang dipercantik dekorasi bentuk bunga di pinggirannya. Ada yang dibuat satu tingkat, ada pula bertingkat-tingkat hingga tinggi menjulang. Jumlah tingkatan pada kue pengantin juga punya makna tersendiri.

Sejarah Kue Pengantin

Tradisi kue pengantin ada sejak zaman Romawi Kuno dan dimaksudkan sebagai simbol kesuburan. Kala itu, kue pengantin tidak berbentuk seperti cake atau taart seperti yang kita tahu sekarang ini. Bentuknya sangat sederhana dan terbuat dari gandum.

"Di zaman Romawi Kuno, bijirin gandum merepresentasikan kesuburan dan ditaburkan ke pasangan yang baru menikah untuk mendatangkan kesuburan," ujar pemilik toko kue pengantin Emily Lael Aumiller, seperti dikutip dari Brides.

Tradisi yang sama juga ada di zaman Yunani Kuno. Mereka percaya bahwa gandum bisa mendatangkan kesejahteraan dan kesuburan. Seiring berjalannya waktu, gandum akhirnya dijadikan tepung dan menjadi bahan utama dalam pembuatan kue.

Kue pengantinIlustrasi kue pengantin. Foto: iStock

"Sebagai simbol kesejahteraan, keluarga pengantin mulai dibuat bertingkat," jelas Emily.

Warna putih pada kue pengantin juga punya arti tersendiri. Pada era Victorian, icing putih yang menutupi kue sangatlah lazim karena mengartikan kesucian dan keperawanan pengantin. Icing putih untuk kue pengantin sendiri pertama kali diciptakan pada 1840 saat Ratu Victoria menikah dan diberi nama 'royal icing'.

Kue pengantinIlustrasi pengantin potong kue pengantin. Foto: iStock

Tradisi Potong Kue Pengantin

Memotong kue penganti setelah kedua mempelai resmi jadi suami-istri juga kerap dilakukan dalam pernikahan bergaya Eropa. Momen ini biasanya sangat krusial diabadikan dalam foto maupun video.

Seperti dilansir The Spruce Eats, tradisi potong kue dipandang sebagai aktivitas yang pertama kali dilakukan pengantin sebagai pasangan menikah. Namun ini merupakan tradisi di zaman modern. Pada era yang lebih lama, pemotongan kue pengantin biasanya hanya dilakukan oleh mempelai wanita karena menyimbolkan hilangnya keperawananan.



Simak Video "Christian Bale Sebut Lebih Gampang Perankan Karakter Villain"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)