Tips Liburan Saat Pandemi Agar Terhindar dari Risiko Penularan COVID-19

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 28 Des 2020 19:30 WIB
Blonde woman in isolation at home for virus outbreak Foto: Getty Images/ArtistGNDphotography
Jakarta -

Pandemi Corona masih jadi kekhawatiran. Memakai masker dan menjauhi keramaian pun tetap disarankan. Namun kenyataannya cukup banyak orang yang ingin memanfaatkan musim liburan akhir tahun untuk mencari penyegaran setelah hampir setahun tak banyak bepergian. Jika kamu salah satunya, ketahui dulu tips liburan saat pandemi agar terhindar risiko penularan COVID-19.

Libur panjang di tengah pandemi memang bisa memicu lonjakan kasus positif Covid-19. Maka dari itu, setiap masyarakat dirasa perlu memastikan rencana berlibur agar tak justru terpapar virus corona. "Sebenarnya yang paling ideal adalah liburan di rumah," ujar ahli penyakit dalam, dr Nugraheni Irda, dalam keterangan resmi Primaya Hospital yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (24/2).

Keluar rumah untuk menghirup udara segar dan mencari suasana baru memang tidak dilarang asalkan mengikuti anjuran mengenai social distancing yang masih digalakkan. Jika harus bepergian atau sudah terlanjur merencanakan agenda berlibur, diharapkan kamu bisa mengikuti sejumlah tips liburan akhir tahun saat pandemi berikut ini.

Hindari berlibur di zona merah

Dilansir cnnindonesia.com, kasus positif Covid-19 semakin meningkat di sejumlah provinsi seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatra Utara, Bali, dan Kalimantan Selatan. Sejumlah kota atau kabupaten di dalamnya bahkan berstatus zona merah.

"Hindari wilayah-wilayah tersebut untuk berlibur. Pasalnya, wilayah-wilayah tersebut memiliki banyak destinasi wisata yang menarik sehingga nanti banyak wisatawan yang berkunjung," ujar Nugraheni.

Cek status zona merah pada tempat yang akan dikunjungi. Sebisa mungkin hindari daerah dengan status zona merah untuk mengurangi risiko keterpaparan virus corona.
Pilih area terbuka

Tips liburan saat pandemi lain yang juga disarankan adalah memilih lokasi wisata dengan area terbuka seperti pegunungan, situs-situs budaya, pantai, kebun, berkemah di kaki gunung, dan lain sebagainya.

"Tentunya tempat terbuka lebih baik dibandingkan ruang tertutup dari segi penularan," ujar Nugraheni. Di area terbuka, udara segar terus bergerak dan silih berganti membantu menyebarkan mikro partikel sehingga kepadatan virus berkurang.

Sangat penting untuk selalu menghindari tempat keramaian dan mencari tempat wisata yang selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
Tetap menjaga jarak

Pada dasarnya, aktivitas-aktivitas yang berpotensi menularkan Covid-19 selama berlibur adalah berkumpul, tidak menjaga jarak, kontak dengan banyak orang terlalu lama, dan menggunakan fasilitas publik bersama.

Bagaimana dengan aktivitas berenang, baik di pantai ataupun kolam renang?

"Sebenarnya hal yang paling baik adalah menghindari tempat-tempat seperti ini," ujar ahli penyakit dalam Mohammad Irfan.

Jika harus menggunakan fasilitas publik, lanjut Irfan, yang harus selalu diingat adalah tetap menjaga jarak minimal 1,5 meter dari pengunjung lainnya. "Sebisa mungkin air tidak tertelan atau masuk ke hidung. Segera mandi bersih setelah melakukan aktivitas di dalam air," kata dia.
Selektif mencari tempat makan

Aktivitas makan di restoran tentu tak akan lepas dari agenda berlibur. Irfan menyarankan untuk mencari tempat makan yang bersih dengan pelayan yang menggunakan masker dan menyediakan tempat cuci tangan. Penting juga untuk mencari tempat makan yang mengatur tempat duduk.

Cari juga tempat makan di area terbuka, hindari ruangan ber-AC dan sempit. Selain itu, Irfan juga menyarankan untuk membawa alat makan sendiri yang lebih aman dan bersih.

"Boleh buka masker saat makan, tapi segera gunakan masker kembali setelah makan. Jangan berhadapan langsung dengan orang lain saat makan," imbau Irfan.

Pastikan istirahat dan gizi yang cukup

Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh, pastikan telah beristirahat cukup pada malam hari sebelumnya.

Konsumsi banyak air mineral selama perjalanan dan hindari minuman berpemanis atau bersoda. Membawa suplemen dan obat-obatan yang rutin dikonsumsi juga menjadi tips liburan saat pandemi lain yang patut diperhatikan.

(ami/ami)