Turis Pakai Sandal Jepit di Kota Ini Bisa Didenda hingga Rp 51 Juta
Sandal jepit atau flip-flop kerap menjadi pilihan turis saat berjalan-jalan di kawasan wisata. Alas kaki ini memang praktis, nyaman, dan terlihat casual sehingga cocok dikenakan saat liburan.
Namun jika kamu berencana berlibur ke Cinque Terre National Park di Italia, jangan harap bisa bebas memakai alas kaki, terutama sandal jepit. Kota kecil uang indah ini memberlakukan aturan baru yang cukup ketat.
Pengunjung dilarang memakai sandal jepit selama musim panas ini. Turis yang kedapatan memakai sandal jepit atau alas kaki yang dianggap tidak sesuai saat menjelajahi jalur pendakian berisiko, bisa dikenai denda sangat besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kawasan pesisir yang terletak di Riviera Italia ini memang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan dunia karena pemandangan laut biru yang memukau dan desa-desa cantiknya. Namun, otoritas taman nasional setempat kini semakin serius menegakkan aturan keselamatan bagi para pengunjung.
Menurut laporan Travel + Leisure, aturan tersebut sebenarnya mulai diberlakukan pada 2019. Saat itu, pihak taman nasional mengingatkan wisatawan untuk mengenakan alas kaki yang tepat saat mendaki karena banyak jalur yang licin dan berpotensi membahayakan keselamatan.
"Jalur-jalur ini cukup sulit, bahkan dalam beberapa kasus mirip dengan jalur pendakian gunung," kata Direktur Taman Nasional Cinque Terre, Patrizio Scarpellini, seperti dilansir People.
Pemandangan laut dari desa Manarola, salah satu dari lima kota di wilayah Cinque Terre di pesisir Italia. Pemandangan ini menangkap rumah-rumah berwarna-warni di tepi tebing di provinsi La Spezia, Liguria, dengan latar belakang hari musim panas yang cerah dengan langit biru dan awan putih. Manarola dikenal karena keindahan pemandangan dan arsitektur tradisionalnya, menjadi tujuan wisata terkenal yang mew exemplifies pesona khas Riviera Italia. Foto: Getty Images/serts |
"Karena itu, sangat penting menggunakan sepatu yang tepat!" tegasnya.
Sebagai bagian dari penerapan aturan tersebut, wisatawan yang mengenakan sandal jepit, sandal bertali, atau alas kaki serupa saat berada di jalur pendakian bisa didenda hingga €2.500 atau sekitar Rp 51 Juta.
Pihak pengelola taman nasional pun telah memasang berbagai poster peringatan di area wisata. Informasi mengenai aturan ini juga akan muncul saat pengunjung membeli tiket masuk secara online.
Seorang wisatawan wanita duduk di pagar pembatas, memandang garis pantai Cinque Terre yang menakjubkan. Rumah-rumah berwarna cerah yang bertengger di tebing dan laut yang berkilauan menciptakan latar belakang yang indah, Vernazza, Italia. Foto: Getty Images/fokkebok |
Selain mengingatkan soal alas kaki, wisatawan juga dianjurkan memilih jalur pendakian yang sesuai dengan kemampuan mereka. Pengunjung disarankan membawa tabir surya, topi, sepatu hiking, makanan, dan perlengkapan penting lainnya.
"Kebijakan ini bertujuan meningkatkan pengalaman pengunjung sekaligus menjamin keselamatan dengan menghindari persimpangan berbahaya dan kemacetan di jalur yang sempit dan curam," jelas pihak pengelola.
(hst/hst)











































