Ini Alasan Anda Bisa Belajar Jadi Pemimpin Lewat Traveling
Daniel Ngantung - wolipop
Selasa, 10 Nov 2015 19:21 WIB
Jakarta
-
Ada banyak cara untuk mengasah diri menjadi pemimpin sejati. Melancong ke suatu tempat salah satunya. Dari melancong, seseorang bisa belajar menghargai perbedaan, bertoleransi, dan berjiwa sosial tinggi. Semunya itu adalah sebagian dari banyaknya karakter seorang pemimpin sejati.
Inilah yang mengilhami Nutrifood dalam menggelar kegiatan tahunannya, Nutrifood Leadership Award 2015. Kegiatan ini bertujuan untuk mengapresiasi para mahasiswa Indonesia yang memiliki jiwa kepemimpinan tinggi dalam bidang pendidikan. Pada tahun ke-10, Nutrifood mengemas kegiatan tersebut dalam sebuah perjalanan bermisi.
Para peserta yang terdiri dari 10 mahasiswa berprestasi di Indonesia diboyong ke dua daerah terpencil di Indonesia untuk menjalankan misi sosial yang berkaitan dengan pendidikan. Terbagi ke dalam kelompok, kelompok pertama bertandang ke Pulau Rote yang terletak di ujung selatan Nusantara. Sementara kelompok kedua menuju Pulau Bintan, pulau terbarat Indonesia. Misi utamanya adalah membangun sebuah taman bacaan di satu sekolah dasar terpilih. Tidak berhenti di situ, mereka juga memanfaatkan talenta-talentanya untuk memberdayakan masyarakat melalui berbagai kegiatan.
"Apa hubungan traveling dengan kepimpinan? Saya percaya pemimpin yang baik adalah mereka yang belajar menghargai perbedaan dan bisa beradaptasi dengan siapa saja yang datang dari latar belakang budaya berbeda. Semuanya itu bisa didapatkan saat kita traveling," ujar CEO Nutrifood Mardi Wu, saat acara pengumuman pemenang Nutrifood Leadership Award 2015 di kawasan Thamrin, Jakarta, Selasa (10/11/2015).
Penulis dan jurnalis Agustinus Wibowo, salah seorang juri dalam kegiatan, juga sependapat dengan Mardi. Pria yang pernaha mengembara menelusuri China sampai Afrika selama lima tahun itu mengatakan, sebuah perjalan adalah sesuatu yang bisa membuat seseorang menjadi pemimpin yang luar biasa.
"Perjalanan menembus batas garis prasangka kita sehingga lebih mudah untuk menghargai perbedaan," kata penulis buku 'Titik Nol' itu.
Menurutnya, seorang pemimpin juga rela berkorban. Ia teringat pengalamannya ketika mengembara di sebuah gurun di Afrika yang sudah empat tahun tidak diguyur hujan. Teriknya sinar matahari disertai suhu panas yang mencapai 50 derajat Celcius membuat penyakit Hepatitis C yang ia idap meradang. Agustinus tumbang saat bertamu di sebuah rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan. Tapi sang tuan murah berjiwa dermawan. Terlepas dari kekurangannya, tuan rumah itu menolong bahkan memberikan pelayanan terbaik. Agustinus tinggal di rumah tersebut selama tiga pekan sampai sembuh total.
"Saya teringat, ia pernah bilang, hidup ini bukan tentang seberapa banyak mengumpulkan tapi seberapa banyak kita berbagi," ujarnya.
Dari Kegiatan yang juga melibatkan travel blogger serta pendiri Taman Bacaan Pelangi Nila Tanzil sebagai jurinya itu, akhirnya terpilihlah dua pemenang utama pilihan juri dan satu pemenang favorit pilihan peserta. Pemenang pertama adalah Panji Aziz Pratama dari Universitas Padjajaran, disusul pemenang runner-up yang diraih Robert dari Institut Teknologi Bandung. Keduanya berhak mendapatkan mentoring program dari CEO Nutrifood selama enam bulan. Adapun Eleny Marsha Claudia terpilih sebagai The Most Favorite Finalist.
(dng/aln)
Inilah yang mengilhami Nutrifood dalam menggelar kegiatan tahunannya, Nutrifood Leadership Award 2015. Kegiatan ini bertujuan untuk mengapresiasi para mahasiswa Indonesia yang memiliki jiwa kepemimpinan tinggi dalam bidang pendidikan. Pada tahun ke-10, Nutrifood mengemas kegiatan tersebut dalam sebuah perjalanan bermisi.
Para peserta yang terdiri dari 10 mahasiswa berprestasi di Indonesia diboyong ke dua daerah terpencil di Indonesia untuk menjalankan misi sosial yang berkaitan dengan pendidikan. Terbagi ke dalam kelompok, kelompok pertama bertandang ke Pulau Rote yang terletak di ujung selatan Nusantara. Sementara kelompok kedua menuju Pulau Bintan, pulau terbarat Indonesia. Misi utamanya adalah membangun sebuah taman bacaan di satu sekolah dasar terpilih. Tidak berhenti di situ, mereka juga memanfaatkan talenta-talentanya untuk memberdayakan masyarakat melalui berbagai kegiatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penulis dan jurnalis Agustinus Wibowo, salah seorang juri dalam kegiatan, juga sependapat dengan Mardi. Pria yang pernaha mengembara menelusuri China sampai Afrika selama lima tahun itu mengatakan, sebuah perjalan adalah sesuatu yang bisa membuat seseorang menjadi pemimpin yang luar biasa.
"Perjalanan menembus batas garis prasangka kita sehingga lebih mudah untuk menghargai perbedaan," kata penulis buku 'Titik Nol' itu.
Menurutnya, seorang pemimpin juga rela berkorban. Ia teringat pengalamannya ketika mengembara di sebuah gurun di Afrika yang sudah empat tahun tidak diguyur hujan. Teriknya sinar matahari disertai suhu panas yang mencapai 50 derajat Celcius membuat penyakit Hepatitis C yang ia idap meradang. Agustinus tumbang saat bertamu di sebuah rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan. Tapi sang tuan murah berjiwa dermawan. Terlepas dari kekurangannya, tuan rumah itu menolong bahkan memberikan pelayanan terbaik. Agustinus tinggal di rumah tersebut selama tiga pekan sampai sembuh total.
"Saya teringat, ia pernah bilang, hidup ini bukan tentang seberapa banyak mengumpulkan tapi seberapa banyak kita berbagi," ujarnya.
Dari Kegiatan yang juga melibatkan travel blogger serta pendiri Taman Bacaan Pelangi Nila Tanzil sebagai jurinya itu, akhirnya terpilihlah dua pemenang utama pilihan juri dan satu pemenang favorit pilihan peserta. Pemenang pertama adalah Panji Aziz Pratama dari Universitas Padjajaran, disusul pemenang runner-up yang diraih Robert dari Institut Teknologi Bandung. Keduanya berhak mendapatkan mentoring program dari CEO Nutrifood selama enam bulan. Adapun Eleny Marsha Claudia terpilih sebagai The Most Favorite Finalist.
(dng/aln)
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singka
Fashion
Hijab Sering Melorot? 3 Rekomendasi Ciput Ini Bikin Hijab Lebih Nempel dan Nyaman Dipakai Seharian
Fashion
Lebih Bebas Gerak! Pilih Bra Tank Tanpa Kawat yang Tepat Agar Aktivitas Harianmu Jadi Lebih Nyaman
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Benda yang Layak Dibeli untuk Oleh-oleh saat Traveling
Penumpang Pesawat Ramai-Ramai Pakai Piama di Bandara, Ada Apa?
5 Rekomendasi Kegiatan Seru Liburan Bertema 'Nature Escape' di Singapura
5 Bangunan Ikonik Mewah di Dunia, Salah Satunya Taj Mahal
Tradisi Unik Idul Adha di Berbagai Negara, Indonesia Hingga Palestina
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
2
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
3
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
4
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
5
Potret Inka Williams Model Bali Pacar Channing Tatum, Beda Usia Jadi Sorotan
MOST COMMENTED











































