ADVERTISEMENT

Sensasi Mewah Berkemah di Sandat Glamping Tents Ubud, Bali

Intan Kemala Sari - wolipop Selasa, 22 Sep 2015 08:49 WIB
Foto: Intan Kemala Sari, Sandat Glamping/Wolipop
Jakarta -

Berkemah menjadi salah satu kegiatan yang sering dilakukan untuk para pecinta aktivitas outdoor. Seiring dengan perkembangan zaman dan gaya hidup, kini berkemah dikemas dengan gaya eksklusif yang sering disebut dengan glamping.

Glamping merupakan singkatan dari glamourous camping, sebuah tren baru di kalangan kaum urban yang berarti berkemah dengan fasilitas senyaman hotel. Konsep yang diusung glamping adalah tetap bisa menikmati keindahan alam dengan nyaman tanpa harus dipersulit oleh berbagai perlengkapan berkemah pada umumnya.

Dalam acara Marina FUNtastic Camp yang diadakan hari Jumat, (18/9/2015) lalu, Wolipop berkesempatan untuk mengunjungi salah satu tempat glamping bernama Sandat Glamping Tents yang berada di Ubud, Bali. Berlokasi di Jalan Subak Sala, Gianyar, jarak waktu yang ditempuh sekitar 1,5 jam hingga 2 jam dari kota Denpasar.

Untuk menuju ke sana, Wolipop harus melewati jalanan bebatuan yang berkelok-kelok karena lokasinya tepat berada di tengah-tengah sawah. Namun hal itu akan terbayarkan saat tiba di lobi dan menikmati pemandangan sekitar yang didominasi oleh tanaman hijau.

Berjalan menyusuri jalan setapak, terdapat ruang makan dan bar yang didesain dengan unik dan apik. Mengusung konsep eco-friendly, ruang makan didesain dengan dinding-dinding dari kayu rotan dan bambu yang dihiasi oleh pepohonan hijau di sekelilingnya. Dekorasi unik berupa dinding putih yang dipenuhi kaca dan tangga-tangga mirip seperti terasering menjadi satu hal yang menarik atensi.

Sandat Glamping Tents yang berdiri sejak 2013 itu memang menawarkan lokasi berkemah yang mengedepankan privasi. Maka dari itu, hanya tersedia delapan kamar yang masing-masing terbagi menjadi lima tenda dan tiga lumbung. Wolipop memilih untuk menginap di lumbung yang terbuat dari kayu-kayu kokoh dan beratapkan jerami.

Lumbung tersebut terdiri dari dua lantai. Lantai pertama untuk bersantai menikmati pemandangan yang dilengkapi dengan kursi-kursi, sedangkan lantai kedua berisikan tempat tidur. Yang berbeda adalah kamar mandi terletak secara terpisah di bagian belakang lumbung dengan beratapkan langit-langit.

Masuk ke lantai dua, Wolipop disambut dengan suasana kamar yang asri dengan dinding dari rangkaian kayu rotan yang dibuat melengkung. Tempat tidurnya dilengkapi kelambu di keempat sisinya ditambah lagi dengan lampu temaram, menjadikan suasana kamar terasa lebih romantis.

 

Tepat di depan lumbung, terdapat kolam renang berukuran kecil yang disediakan khusus untuk para pengunjung sebagai salah satu fasilitas. Kolam renang ini bisa digunakan bersamaan dengan penghuni lumbung-lumbung lainnya. Sedangkan bagi pengunjung yang menginap di tenda, fasilitas kolam renang terdapat di setiap tenda sehingga privasi tetap terjaga.

Tidak kalah menarik dengan lumbung, tenda yang disediakan Sandat Glamping Tents ini berbentuk mirip seperti tenda safari yang dialasi oleh lantai kayu. Tempat tidurnya berhiaskan kelambu yang diletakkan ditengah-tengah tenda seakan menjadi penyekat antara kamar tidur dan kamar mandi yang hanya ditutupi oleh tirai. Tenda ini juga dilengkapi dengan perabotan kayu yang diukir dengan sentuhan khas Bali, menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmat seni.

Layaknya hotel berbintang, 'perkemahan' ini juga menawarkan beberapa fasilitas lain, yakni free wi-fi, welcome drink, sarapan pagi, dan pijatan tradisional khas Bali. Seolah mendukung gaya hidup 'back to nature', glamping ini tidak menyediakan peralatan elektronik seperti telepon dan televisi di setiap kamarnya. Jika ingin meminta bantuan petugas glamping, Anda dapat membunyikan lonceng yang terdapat di masing-masing kamar.

Secara keseluruhan, Sandat Glamping Tents bisa menjadi 'pelarian' bagi Anda yang ingin 'menyatu' dengan alam tanpa terusik dengan hingar-bingar perkotaan. Suasana di sekelilingnya yang merupakan hamparan sawah milik penduduk lokal dan lokasi yang jauh dari pusat kota dapat membuat pikiran relaks sekaligus menenangkan jiwa.

Apabila Anda ingin menginap di sini, lumbung atau tenda di Sandat Glamping Tents dapat dipesan seharga USD 190 atau Rp 2,7 jutaan per malam pada waktu-waktu yang tidak terlalu ramai (low season) dan USD 220 atau Rp 3,1 jutaan per malam pada high season. Semua transaksi dilakukan dalam mata uang dolar Amerika.

(itn/kik)