Ini 3 Tipe Orang yang Suka Selfie, Anda Termasuk yang Mana?
Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 16 Jan 2017 11:00 WIB
Jakarta
-
Dengan ponsel pintar, mengambil gambar diri sendiri jadi lebih mudah bahkan menyenangkan. Tak perlu datang ke studio pemotretan atau minta dipotretkan orang, sekarang foto bisa langsung didapat dengan sekali pencet saja. Ber-selfie juga sering dijadikan aktivitas pengusir rasa bosan bahkan kewajiban ketika sedang tampil menarik, apalagi untuk wanita.
Sebagian orang menganggap selfie adalah bentuk dari narsisme manusia zaman sekarang. Ada pula yang berpendapat jika selfie adalah sebuah tindakan feminis untuk mendukung kepercayaan diri dan positivitas tubuh. Namun para peneliti di Brigham Young University punya pendapat yang berbeda lagi. Berdasarkan studi, motivasi selfie ternyata bisa lebih kompleks dari sekadar ingin narsis.
Riset yang dipublikasi dalam jurnal Visual Communication Quarterly itu menemukan bahwa ada tiga jenis pelaku selfie. Mereka adalah komunikator, autobiografer, dan publisis diri sendiri. Penelitian tersebut dilakukan pada 46 partisipan yang ditanya mengenai kebiasaan selfie mereka.
Menurut studi, komunikator adalah orang yang menggunakan selfie untuk terhubung dengan teman-teman atau pengikut di media sosial. Misalnya saja selfie yang beberapa waktu lalu dilakukan oleh produser terkenal Shonda Rimes ketika menggunakan stiker 'I Voted'. Menurut penulis studi, ia menggunakan unggahan itu untuk memulai percakapan dua arah di mana Shonda meminta para pengikut menyuarakan hak mereka untuk memilih presiden.
Sedangkan autobiografer adalah mereka yang menggunakan selfie untuk mendokumentasi kehidupan. Hal ini tentu kerap Anda lakukan. Berdasarkan penelitian, selfie bagi grup ini digunakan sebagai pengingat di mana dan dengan siapa mereka pernah bertemu. Ia pun menjelaskan jika autobiografer ingin fotonya dilihat orang namun tidak menginginkan adanya respon.
Bagaimana dengan tipe publisis? Golongan ini ternyata berisi orang-orang narsis. Contohnya para selebriti yang sering mendokumentasi kehidupan mereka, sebut saja klan Kardashian-Jenner atau Taylor Swift.
"Dan dalam mendokumentasi dan berbagi kehidupan mereka, mereka berharap untuk menampilkan diri mereka sendiri dan cerita mereka dengan kesan yang positif," kata Harper Anderson selaku penulis studi.
Sebagian orang menganggap selfie adalah bentuk dari narsisme manusia zaman sekarang. Ada pula yang berpendapat jika selfie adalah sebuah tindakan feminis untuk mendukung kepercayaan diri dan positivitas tubuh. Namun para peneliti di Brigham Young University punya pendapat yang berbeda lagi. Berdasarkan studi, motivasi selfie ternyata bisa lebih kompleks dari sekadar ingin narsis.
Riset yang dipublikasi dalam jurnal Visual Communication Quarterly itu menemukan bahwa ada tiga jenis pelaku selfie. Mereka adalah komunikator, autobiografer, dan publisis diri sendiri. Penelitian tersebut dilakukan pada 46 partisipan yang ditanya mengenai kebiasaan selfie mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan autobiografer adalah mereka yang menggunakan selfie untuk mendokumentasi kehidupan. Hal ini tentu kerap Anda lakukan. Berdasarkan penelitian, selfie bagi grup ini digunakan sebagai pengingat di mana dan dengan siapa mereka pernah bertemu. Ia pun menjelaskan jika autobiografer ingin fotonya dilihat orang namun tidak menginginkan adanya respon.
Bagaimana dengan tipe publisis? Golongan ini ternyata berisi orang-orang narsis. Contohnya para selebriti yang sering mendokumentasi kehidupan mereka, sebut saja klan Kardashian-Jenner atau Taylor Swift.
"Dan dalam mendokumentasi dan berbagi kehidupan mereka, mereka berharap untuk menampilkan diri mereka sendiri dan cerita mereka dengan kesan yang positif," kata Harper Anderson selaku penulis studi.
(ami/ami)
Olahraga
Dari Smartwatch hingga Headphone, 4 Perlengkapan Ini Bikin Kamu Makin Semangat Lari
Olahraga
Bola Futsal Berkualitas untuk Latihan Rutin Optimal, Proteam Original Striker Size 5
Hobi dan Mainan
Barang Lebih Aman Saat Bepergian, Ini 3 Rekomendasi Tas dan Koper yang Ringkas dan Praktis
Perawatan dan Kecantikan
Hair Oil Jepang Favorit Banyak Orang! &Honey Melty vs Deep Moist untuk Rambut Lebih Lembut & Berkilau!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Mesin Canggih Ini Bisa 'Memandikan' Manusia dalam 15 Menit, Harganya Rp6 M
Bantal Ini Dirancang Khusus untuk Tempat Berteriak, Diklaim Bisa Redakan Stres
Kumpulan Caption Estetik IG Bahasa Inggris yang Keren
Studi: Digital Detox Bikin Otak 10 Tahun Lebih Muda, Begini Caranya
7 Cara Mengatasi Kecanduan Smartphone Demi Kesehatan Mental
Most Popular
1
9 Drama Go Youn Jung, Terbaru Bintangi Can This Love Be Translated
2
Ramalan Zodiak 20 Januari: Libra Lebih Tegas, Scorpio Jangan Menyerah
3
Brooklyn Beckham Curhat Soal Ortu Toxic, Ungkap Sifat Asli Victoria Beckham
4
Potret Yuna ITZY Jadi Adik Park Shin Hye, Tuai Sorotan Kelewat Mirip
5
Ucapan Duka Mengalir untuk Valentino Garavani, Sang Kaisar Fashion Terakhir
MOST COMMENTED











































