90% Orang Mengalami 'Serangan Panik Baterai Lemah', Apakah Itu?
Hestianingsih - wolipop
Senin, 23 Mei 2016 09:14 WIB
Jakarta
-
Ketergantungan pada smartphone atau gadget lainnya telah melahirkan suatu 'gangguan mental' baru. Bukan gangguan akut atau parah yang harus mendapat penanganan dokter, namun cukup merugikan diri sendiri dan mungkin juga orang lain.
Pernahkah Anda merasa panik ketika sedang berada di luar rumah dan melihat indikator baterai pada smartphone sudah menunjukkan 20 persen, atau kurang dari 10 persen? Rasanya ingin cepat-cepat mencari stop kontak, pulang ke rumah agar bisa mengisi ulang baterai (jika tidak membawa charger portable) karena takut 'mati gaya' seolah sedang 'tersesat' di pulau tak berpenghuni.
Kepanikan saat melihat peringatan 'low battery' di layar smartphone, memang tidak sedikit terjadi pada orang-orang. Istilah untuk gangguan ini pun lahir, yakni 'serangan panik baterai lemah'.
Menurut survei yang dilakukan LG, 90 persen orang mengalaminya setiap hari. Perusahaan elektronik asal Korea Selatan ini telah melakukan survei terhadap ribuan orang di Amerika Serikat dan menemukan bahwa sebagian besar orang tidak hanya mengalami stres ketika persentase baterainya tinggal 20 persen tapi juga berbagai 'gejala' lainnya.
Dikutip dari Women's Health, ada lima gejala yang menandakan Anda terkena 'serangan panik baterai lemah':
- Sebanyak 39 persen akan nekat meminta bantuan orang yang tidak dikenalnya untuk mengisi ulang baterai. Dengan kata lain, mereka tak sungkan meminjam charger atau charger portable kepada orang lain.
- Ada 22 persen orang yang akan masuk ke restoran atau kafe, memesan makanan/minuman agar bisa meminjam listrik untuk mengisi ulang baterai ponsel mereka.
- 35 persen akan diam-diam 'meminjam' charger orang lain
- 33 persen absen datang ke gym hanya untuk mengisi ulang baterai agar smartphone nya menyala kembali
- 23 persen bertengkar dengan kekasih atau pasangan karena tidak menjawab telepon atau membalas pesan teks.
Dari situs resminya, LG memasukkan gejala-gejala tambahan seperti mengatur smartphone pada 'airplane mode' untuk menghemat baterai, mata menjelajah ke seluruh ruangan yang Anda masuki untuk menemukan keberadaan stop kontak dan mengalami sindrom FOMO (Fear of Missing Out) karena smartphone habis baterai. Apakah Anda pernah mengalami salah satu gejala di atas? (hst/hst)
Pernahkah Anda merasa panik ketika sedang berada di luar rumah dan melihat indikator baterai pada smartphone sudah menunjukkan 20 persen, atau kurang dari 10 persen? Rasanya ingin cepat-cepat mencari stop kontak, pulang ke rumah agar bisa mengisi ulang baterai (jika tidak membawa charger portable) karena takut 'mati gaya' seolah sedang 'tersesat' di pulau tak berpenghuni.
Kepanikan saat melihat peringatan 'low battery' di layar smartphone, memang tidak sedikit terjadi pada orang-orang. Istilah untuk gangguan ini pun lahir, yakni 'serangan panik baterai lemah'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Women's Health, ada lima gejala yang menandakan Anda terkena 'serangan panik baterai lemah':
- Sebanyak 39 persen akan nekat meminta bantuan orang yang tidak dikenalnya untuk mengisi ulang baterai. Dengan kata lain, mereka tak sungkan meminjam charger atau charger portable kepada orang lain.
- Ada 22 persen orang yang akan masuk ke restoran atau kafe, memesan makanan/minuman agar bisa meminjam listrik untuk mengisi ulang baterai ponsel mereka.
- 35 persen akan diam-diam 'meminjam' charger orang lain
- 33 persen absen datang ke gym hanya untuk mengisi ulang baterai agar smartphone nya menyala kembali
- 23 persen bertengkar dengan kekasih atau pasangan karena tidak menjawab telepon atau membalas pesan teks.
Dari situs resminya, LG memasukkan gejala-gejala tambahan seperti mengatur smartphone pada 'airplane mode' untuk menghemat baterai, mata menjelajah ke seluruh ruangan yang Anda masuki untuk menemukan keberadaan stop kontak dan mengalami sindrom FOMO (Fear of Missing Out) karena smartphone habis baterai. Apakah Anda pernah mengalami salah satu gejala di atas? (hst/hst)
Olahraga
Siap Main Basket Lebih Serius? Lengkapi Outfit dan Bola yang Berkualitas & Tahan Lama
Elektronik & Gadget
Speaker Party Portable Biar Momen Kumpul Ramadan Lebih Seru dengan JBL PartyBox Encore
Home & Living
Cucian Nggak Perlu Numpuk, Mesin Cuci 2 Tabung 8 Kg Ini Bikin Urusan Rumah Lebih Ringan
Pakaian Wanita
Kaos Basic Katun Breathable, Anti Gerah Dipakai di Rumah Saat Cuaca Panas
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Mesin Canggih Ini Bisa 'Memandikan' Manusia dalam 15 Menit, Harganya Rp6 M
Bantal Ini Dirancang Khusus untuk Tempat Berteriak, Diklaim Bisa Redakan Stres
Kumpulan Caption Estetik IG Bahasa Inggris yang Keren
Studi: Digital Detox Bikin Otak 10 Tahun Lebih Muda, Begini Caranya
7 Cara Mengatasi Kecanduan Smartphone Demi Kesehatan Mental
Most Popular
1
Orientasi Seksualnya Sempat Disorot, Rob Jetten Resmi Jadi PM Belanda Termuda
2
Boneka Oranmama Sold Out karena Monyet Punch, Harganya Melonjak di E-commerce
3
Lily Collins akan Perankan Audrey Hepburn dalam Biopik Penuh Drama
4
Drakor The Art of Sarah Heboh Mirip Skandal Penipuan dari Kisah Nyata
5
Sinopsis Wonder Woman di Bioskop Trans TV Hari Ini
MOST COMMENTED











































