Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Mengatur Siklus Haid dengan Aplikasi Khusus Masalah Kewanitaan 'Hawa'

Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 28 Agu 2015 06:16 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Menstruasi tak teratur? Beberapa wanita merasa khawatir dengan jadwal mensturasi mereka yang tidak tepat setiap bulan. Untuk memudahkan para wanita mengatur jadwal menstruasi ada banyak aplikasi di android atau iOS yang bisa membantu mereka. Namun sebagian besar aplikasi itu berbahasa Inggris.

Menjawab kebutuhan akan aplikasi khusus kewanitaan berbahasa Indonesia itu, Hawa pun hadir. Hawa memiliki fitur unik yakni bisa mencatat tanggal menstruasi penggunanya. Dengan fitur tersebut, wanita bisa mencantumkan tanggal mentruasi setiap bulan untuk mengetahui apakah siklus haidnya teratur atau tidak.

Dokter Irma Irwinda, SpOG, mengatakan siklus yang normal antara 21 hingga 35 hari dari awal pertama haid sampai tanggal menstruasi bulan selanjutnya. Bila kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari maka bisa disebut tidak normal. Dengan aplikasi Hawa, wanita bisa menghitung sendiri apakah siklusnya teratur atau tidak. Bukan hanya itu, media sosial ini juga dapat mengingatkan wanita tiga hingga dua hari menjelang jadwal haid agar tidak mengonsumsi minuman atau makanan yang bisa berpengaruh terhadap menstruasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah diriset, Hawa menjadi media sosial pertama yang punya fitur unik fokusnya memang ke menstruasi. Setelah masukin jadwal haid nanti dua atau tiga hari sebelum masa haid akan ada pemberitahuan agar jangan minum telalu dingin atau banyak makan pedas, setiap orang tipsnya berbeda-beda tergantung data diri yang mereka isi di awal. Tips itu tentu dari pakarnya dan sudah melalui riset," tutur Nada Rusli selaku public relations dari Hawa saat ditemui di Bunga Rampai, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2015).

Nada menambahkan, selain siklus menstruasi, para wanita juga bisa mengatur program untuk memiliki anak atau menghindari kehamilan. Dalam media sosial ini, wanita yang tidak berani atau malu cerita dengan orang lain mengenai masalah wanita yang dialaminya bisa membuat 'thread' dalam forum yang disediakan untuk bertanya kepada pengguna lain tanpa harus mencantumkan nama.

Setiap pengguna juga bisa berbagi dengan wanita lainnya mengenai tips atau trik mengatasi masalah seputar kewanitaan. Terdapat ahli nutrisi, dokter, hingga selebriti yang sudah menjadi pengguna Hawa. Nada berharap Hawa bisa menjadi solusi untuk wanita memecahkan masalah mereka.

Proses pembuatan Hawa dimulai sejak awal tahun ini karena terinspirasi dari aplikasi serupa yang sudah berkembang di Asia seperti Taiwan, Malaysia, dan beberapa negara lainnya. Namun Hawa baru dijalankan bulan lalu dan kini sudah ada sekitar 300 pengguna. Aplikasi Hawa baru bisa diunduh di Android. Sementara untuk iPhone, baru bisa diunduh sekitar tiga bulan lagi.

(aln/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads