Double, Aplikasi Cari Jodoh Mirip Tinder untuk Kencan Ganda

- wolipop Jumat, 13 Feb 2015 16:46 WIB
ist.
Jakarta -

Bagi yang masih single, peluang untuk mencari jodoh lewat aplikasi online semakin bertambah. Setelah Hinge, Grinder dan yang kini sedang cukup populer Tinder, hadir satu lagi aplikasi cari jodoh bernama Double.

Aplikasi smartphone terbaru ini diklaim cocok untuk para single yang ingin mencari pasangan tapi punya kepribadian pemalu. Cara kerja Double mirip dengan Tinder yaitu dengan swipe orang yang menurut Anda tidak menarik, atau tap yang mungkin berpotensi untuk dijadikan teman kencan.

Bedanya, Anda harus melakukannya berdua dengan teman atau sahabat dalam 'pencarian'. Tujuan aplikasi ini agar wanita maupun pria single yang sedang mencari jodoh tidak sendirian. Baik saat chat online dengan calon teman kencan atau saat kopi darat.

Metode ini cenderung lebih aman karena saat kopi darat, Anda tak sendirian dan untuk si pemalu tidak akan merasa canggung. Bagaimana cara kerjanya?

Setelah men-download aplikasi, pengguna harus melakukan pairing terlebih dahulu dengan seorang teman. Begitu pairing berhasil, Anda bisa mulai melakukan 'pencarian' seperti di Tinder, tapi sebagai pasangan teman. Wajah Anda dan teman akan muncul bersamaan dan jika berhasil 'match' dengan pasangan lainnya, maka bisa mulai chatting online dan merencanakan kencan ganda.

Aplikasi yang baru tersedia untuk iPhone ini dikembangkan oleh sebuah tim dari Inggris. Baru resmi dirilis pada Jumat (6/2/2015) di Appstore, Daily Mail melaporkan kalau sudah ada ribuan orang yang men-download versi trial-nya.

Aplikasi ini diklaim lebih aman, karena 'si pencari jodoh' bisa membawa satu temannya yang mungkin juga sedang mencari pasangan atau sekadar menemani untuk memberi dukungan. Selain itu jika ternyata saat pertemuan tidak saling cocok, kesempatan untuk 'kabur' pun lebih mudah dan minim momen canggung.

Double juga bisa dimanfaatkan bagi mereka yang tidak sekadar ingin mencari jodoh, tapi juga memperluas pertemanan. Salah satu penciptanya Gary MacDonough mengatakan bahwa ide pengembangan aplikasi yang --seperti Tinder-- mengambil foto dan informasi penggunanya dari Facebook ini dilatarbelakangi oleh dunia perkencanan yang serba tidak menentu. Rasa canggung, tidak cocok atau bahkan terganggu bisa saja dialami dua orang yang sebelumnya saling tidak mengenal, lalu bertemu secara langsung untuk kencan.

"Double bisa membuat acara kencan jadi lebih menyenangkan, tidak terlalu canggung dan yang terpenting, lebih aman," ujar Gary seperti dikutip dari Daily Mail.

(hst/fer)