Mesin Pembuat Teh Canggih Dijual Rp 150 Juta, Apa Istimewanya?
wolipop
Jumat, 02 Mei 2014 11:16 WIB
Jakarta
-
Selama ini minuman teh dibuat dengan cara yang praktis dan mudah. Mencelupkan kantong teh atau menyeduh daun teh dengan air panas. Namun ternyata membuat teh tidaklah sesederhana itu. Perlu teknik khusus agar terjaga aroma asli teh.
Untuk itu, sebuah perusahaan manufaktur bernama Bkon menciptakan mesin khusus pembuat teh. Mesin tersebut akan dipasarkan dengan harga cukup fantastis, yaitu USD 13.000 atau sekitar Rp 150 juta. Apa istimewanya?
Mesin ini diklaim bisa menciptakan minuman teh dengan rasa yang sempurna. Alat bernama The Craft Brewer ini menggunakan teknologi reverse atmospheric infusion.
Mesin memiliki sebuah tabung, tempat dimana daun teh dan air ditaruh. Lalu alat tersebut akan menyedot udara di sekitar tabung sehingga menjadi hampa udara.
Tekanan udara di dalam tabung akan membuat daun teh naik ke permukaan. Dengan cara ini, diklaim bisa mengeluarkan aroma asli teh yang lebih kuat ketimbang hanya menyeduhnya dengan air panas.
Proses tersebut akan berulang selama 60 hingga 90 detik, dan lamanya ditentukan oleh jenis daun teh. Setiap daun teh dengan aroma yang berbeda, proses pembuatannya juga bisa berbeda. Termasuk suhu air, durasi dan tingkat kekuatan penyedotan udara.
Seperti dikutip dari BBC, mesin ini bisa menyeduh lebih dari 60 cangkir dalam satu jam. Dengan harga semahal itu, mesin ini sepertiny lebih cocok untuk digunakan di cafe atau restoran ketimbang rumah. Lagipula, siapa yang perlu membuat puluhan cangkir teh dalam sehari di rumah?
(hst/eny)
Untuk itu, sebuah perusahaan manufaktur bernama Bkon menciptakan mesin khusus pembuat teh. Mesin tersebut akan dipasarkan dengan harga cukup fantastis, yaitu USD 13.000 atau sekitar Rp 150 juta. Apa istimewanya?
Mesin ini diklaim bisa menciptakan minuman teh dengan rasa yang sempurna. Alat bernama The Craft Brewer ini menggunakan teknologi reverse atmospheric infusion.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tekanan udara di dalam tabung akan membuat daun teh naik ke permukaan. Dengan cara ini, diklaim bisa mengeluarkan aroma asli teh yang lebih kuat ketimbang hanya menyeduhnya dengan air panas.
Proses tersebut akan berulang selama 60 hingga 90 detik, dan lamanya ditentukan oleh jenis daun teh. Setiap daun teh dengan aroma yang berbeda, proses pembuatannya juga bisa berbeda. Termasuk suhu air, durasi dan tingkat kekuatan penyedotan udara.
Seperti dikutip dari BBC, mesin ini bisa menyeduh lebih dari 60 cangkir dalam satu jam. Dengan harga semahal itu, mesin ini sepertiny lebih cocok untuk digunakan di cafe atau restoran ketimbang rumah. Lagipula, siapa yang perlu membuat puluhan cangkir teh dalam sehari di rumah?
(hst/eny)











































