Kesehatan Calon Ratu Norwegia Memburuk, Tiap Hari Pakai Selang Oksigen
Kondisi kesehatan calon Ratu Norwegia, Mette-Marit, dikabarkan semakin memburuk. Sang suami, Pangeran Mahkota Haakon, mengaku khawatir melihat perkembangan penyakit paru-paru yang diidap istrinya dalam beberapa waktu terakhir.
Putri Mahkota Mette-Marit diketahui didiagnosis mengalami pulmonary fibrosis atau fibrosis paru sejak 2018. Penyakit ini menyebabkan jaringan paru-paru mengalami luka dan membuat penderitanya kesulitan bernapas. Hingga kini, kondisi tersebut belum memiliki obat untuk menyembuhkan secara total.
Dalam keterangannya kepada media usai menghadiri penyerahan penghargaan matematika Abel Prize di Oslo pada 26 Mei lalu, Haakon mengatakan kondisi sang istri semakin serius.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Putri Mahkota sakit cukup serius, dan saya rasa kondisinya sedikit memburuk belakangan ini. Jadi saya khawatir dengan kesehatannya," ujar Haakon.
Belakangan, Mette-Marit juga mulai terlihat menggunakan selang oksigen saat tampil di hadapan publik pada 10 April lalu. Pangeran Haakon mengungkapkan bahwa kini istrinya membutuhkan bantuan oksigen setiap hari untuk mendukung aktivitasnya.
Putri Mahkota Mette-Marit of Norway dan Pangeran Mahkota Haakon dari Norwegia (Photo by Ragnar Singsaas/Getty Images) Foto: Getty Images |
"Ia menggunakan oksigen dalam kehidupan sehari-hari, dan itu sedikit membantu," katanya.
Karena kondisi kesehatannya, Mette-Marit kini mengurangi aktivitas kerajaan dan hanya sesekali menghadiri agenda resmi keluarga kerajaan Norwegia. Terlebih setelah wanita 52 tahun itu terseret skandal Epstein.
Dalam wawancara dengan media Norwegia NRK pada 19 Maret, ia mengaku menyesal tidak mengakhiri hubungan pertemanan itu lebih awal. Keduanya diketahui sempat berkomunikasi pada 2011 hingga 2014.
Sebelumnya, pada Desember lalu, Mette-Marit mengungkapkan bahwa dirinya kemungkinan membutuhkan transplantasi paru-paru. Soal kapan operasi itu dilakukan, Haakon mengatakan keputusan sepenuhnya berada di tangan tim dokter.
"Itu tergantung dokter. Mereka yang menentukan kapan waktu yang tepat. Sayangnya, saya rasa kondisinya memang jauh lebih buruk akhir-akhir ini," ujarnya.
Dalam program televisi Year with the Royal Family milik stasiun penyiaran Norwegia, NRK, Mette-Marit juga sempat berbicara jujur mengenai perkembangan penyakitnya.
"Saya selalu berharap penyakit ini bisa dikendalikan dengan obat-obatan, dan sejauh ini perkembangannya sebenarnya cukup lambat. Namun sekarang perkembangannya berjalan lebih cepat dari yang saya dan dokter harapkan," lanjut Mette-Marit.
(kik/kik)












































